Targetkan Predikat LPH Utama, UIN Lampung Siap Menjadi Ekosistem Halal Global

Minggu, 19 Oktober 2025 | 05:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDARLAMPUNG- Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) menargetkan peningkatan kualifikasi Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) menjadi LPH Utama pada pelaksanaan Asesmen Lapangan yang digelar selama dua hari, Sabtu – Minggu, 18 – 19 Oktober 2025.

Rektor UIN RIL Prof. H. Wan Jamaluddin Z., M.Ag., Ph.D. menyampaikan optimisme bahwa asesmen ini menjadi momentum memperkuat kontribusi universitas dalam ekosistem halal nasional dan global.

“UIN RIL merupakan salah satu kampus yang berkontribusi besar dalam penyediaan auditor halal di BPJPH. Kami berharap tahun depan auditor kita dapat memperkuat jaringan halal hingga tingkat dunia,” ujar Rektor dalam sambutannya.

Menurutnya, pembentukan LPH bukan hanya tuntutan administratif dalam transformasi kelembagaan, tetapi juga bagian dari tanggung jawab profetik untuk memastikan kehalalan produk yang dikonsumsi masyarakat.

Baca Juga:  HKA Optimalkan Waktu Respons Patroli demi Keselamatan Pengendara

“Berbicara tentang halal bukan hanya soal peningkatan pendapatan BLU, tetapi juga mandat teologis sebagaimana pesan Nabi Muhammad SAW untuk menjaga kemurnian dan keberkahan dalam kehidupan umat,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Biro AAKK UIN RIL, Dr. H. Abdul Rahman, M.Pd., menjelaskan bahwa asesmen ini berawal dari diskusi internal yang kemudian mendapat dukungan penuh dari pimpinan universitas.

“Dengan dorongan dan arahan Rektor, kita memutuskan untuk segera melakukan asesmen lapangan ini. Harapannya, LPH UIN RIL dapat naik kualifikasi menjadi LPH Utama,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa dengan peningkatan status menjadi LPH Utama, jangkauan sertifikasi halal UIN RIL akan semakin luas dan memberi dampak positif bagi kampus.

Baca Juga:  Gubernur Jatim Bersama JMSI Jatim Bahas Penguatan Media Berkualitas

“InsyaAllah jika menjadi LPH Utama, peluang kita melakukan sertifikasi bagi perusahaan akan lebih besar. Semua program akan semakin baik dan kesejahteraan sivitas akademika juga meningkat,” ujarnya.

Selama ini LPH UIN RIL telah menerbitkan lebih dari 8.000 sertifikat halal sebagai bentuk komitmen dalam pengembangan program halal nasional. Capaian tersebut, menurut Abdul Rahman, menjadi bukti kesungguhan universitas dalam memberikan layanan terbaik bagi bangsa dan negara, sekaligus memperkuat pendapatan BLU melalui sektor layanan halal.


Penulis : Romy Agus


Editor : Desty


Sumber Berita : UIN RIL

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

HIPMI Gelar Munas di Bandar Lampung, Jamal: Semangat Pengusaha Pejuang Harus Terus Dijaga
Blackout Listrik Jawa-Bali; Bahlil: Capek Sinkronisasi Pemenuhan Batubara
Pemerintah Jangan Asal Tetapkan Kawasan Hutan Lindung!
Film Lokal Jadi Hantu, Drazin Merajalela
Puan: Pemadaman Bergilir Rugikan Rakyat
UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Bandar Lampung Resmi Membuka Pelatihan Vokasi Nasional Batch 2 Tahun 2026
Gubernur Jatim Bersama JMSI Jatim Bahas Penguatan Media Berkualitas
Warga Ramaikan Color Run HUT ke-344 Bandar Lampung

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 12:12 WIB

HIPMI Gelar Munas di Bandar Lampung, Jamal: Semangat Pengusaha Pejuang Harus Terus Dijaga

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:06 WIB

Blackout Listrik Jawa-Bali; Bahlil: Capek Sinkronisasi Pemenuhan Batubara

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:02 WIB

Pemerintah Jangan Asal Tetapkan Kawasan Hutan Lindung!

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:01 WIB

Film Lokal Jadi Hantu, Drazin Merajalela

Selasa, 23 Juni 2026 - 07:59 WIB

Puan: Pemadaman Bergilir Rugikan Rakyat

Berita Terbaru

Oplus_131072

#indonesiaswasembada

Blackout Listrik Jawa-Bali; Bahlil: Capek Sinkronisasi Pemenuhan Batubara

Selasa, 23 Jun 2026 - 08:06 WIB

#indonesiaswasembada

Pemerintah Jangan Asal Tetapkan Kawasan Hutan Lindung!

Selasa, 23 Jun 2026 - 08:02 WIB

#indonesiaswasembada

Film Lokal Jadi Hantu, Drazin Merajalela

Selasa, 23 Jun 2026 - 08:01 WIB

#indonesiaswasembada

Puan: Pemadaman Bergilir Rugikan Rakyat

Selasa, 23 Jun 2026 - 07:59 WIB