Tak Beri Sambutan; Gibran Lebih Pada Pendekatan Pragmatis

Sabtu, 7 Desember 2024 | 11:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WAKIL  Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk memberikan sambutan formal pada pembukaan MTQ VII KORPRI dan Rembuk Tani di Semarang baru-baru ini menarik perhatian publik. Gibran memilih peran melakukan perubahan ketimbang retorika.

Sikap ini, yang tampaknya keluar dari kebiasaan diplomasi dan protokol formal, mencerminkan sebuah pendekatan baru dalam menjalankan peran wakil Presiden.

Langkah tersebut memunculkan berbagai sudut pandang, mulai dari fungsinya sebagai pengganti presiden dalam acara kenegaraan hingga gaya kepemimpinan yang lebih mengedepankan tindakan daripada retorika.

Dengan mengedepankan tindakan nyata, Gibran memberikan pesan bahwa esensi kepemimpinan tidak hanya terletak pada kata-kata, tetapi juga pada aksi yang membawa perubahan.

Jika diterapkan secara konsisten, gaya ini berpotensi memperkuat legitimasi pemerintah dalam memenuhi harapan rakyat. Di tengah dinamika politik dan birokrasi, pendekatan ini menjadi angin segar yang membawa makna baru dalam diplomasi kenegaraan di Indonesia.

Baca Juga:  Kasus Penundaan Transaksi Rekening Botok; Jangan Balik Logika Hukum

Wakil Presiden tidak hanya simbol, tetapi aktor perubahan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Sebagai pendamping kepala negara, wakil presiden sering kali bertindak sebagai pengganti presiden dalam acara-acara tertentu.

Dalam konteks ini, Wakil Presiden Gibran memiliki tanggung jawab simbolis dan substantif untuk merepresentasikan pemerintah pusat. Kehadirannya seharusnya mencerminkan komitmen negara terhadap acara tersebut, termasuk memberikan sambutan yang menginspirasi dan mengarahkan jalannya kegiatan.

Namun, absennya sambutan tidak serta-merta berarti pengabaian fungsi. Fokus pada tindakan langsung, seperti peninjauan stan Rembuk Tani dan penyampaian solusi konkret untuk distribusi pupuk bersubsidi, menunjukkan gaya kepemimpinan yang lebih pragmatis.

Perbandingan dengan kepala negara lain, Secara internasional, kepala negara atau wakil kepala negara umumnya memberikan sambutan dalam kunjungan resmi.

Baca Juga:  Delapan Organisasi Pers Kompak! Santunan Anak Yatim, Donor Darah hingga Lomba Agustusan Siap Digelar

Misalnya, Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau atau Presiden Prancis Emmanuel Macron selalu memanfaatkan platform semacam itu untuk memperkuat pesan kenegaraan.

Namun, ada juga pengecualian, seperti saat Kanselir Jerman Angela Merkel di masa jabatannya memilih menghadiri forum tanpa memberikan pidato, tetapi lebih fokus pada diskusi teknis dan dialog langsung dengan peserta.

Pendekatan ini menunjukkan bahwa pengaruh tidak selalu terletak pada kata-kata, melainkan pada tindakan nyata yang diambil. Di tengah dinamika politik dan birokrasi, pendekatan ini menjadi angin segar yang membawa makna baru dalam diplomasi kenegaraan di Indonesia. Wakil Presiden tidak hanya simbol, tetapi aktor perubahan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.##


Penulis : Anis


Editor : Nara J Afkar


Sumber Berita : UIN Raden Intan

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Pertemuan Tiongkok-India Sepakati Konsensus Delapan Poin
Cangkir Sekali Pakai, Biodegradable tak Aman Buat Manusia
Kontraktor Tiongkok Modern Lanjutkan Warisan Cheng Ho di Indonesia
Pusat Kebudayaan Tionghoa Indonesia Resmi Hadir di Bandung
Gamescom 2026, Pameran Gim Terbesar di Dunia
Terbang ke Moskow, Kepala CIA Bawa Misi Tekan Iran soal Hormuz
PD Pemuda Muhammadiyah Desak APH Berantas Peredaran Senpi Ilegal di Bumi Ragem Tunas Lampung
Menko Polkam Jamin Keamanan Massa Saat Demo Di Gedung DPR Hari ini

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:52 WIB

Pertemuan Tiongkok-India Sepakati Konsensus Delapan Poin

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:46 WIB

Cangkir Sekali Pakai, Biodegradable tak Aman Buat Manusia

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:39 WIB

Kontraktor Tiongkok Modern Lanjutkan Warisan Cheng Ho di Indonesia

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Pusat Kebudayaan Tionghoa Indonesia Resmi Hadir di Bandung

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:27 WIB

Gamescom 2026, Pameran Gim Terbesar di Dunia

Berita Terbaru

Ilustrasi Dialog China-India soal Perbatasan

#indonesiaswasembada

Pertemuan Tiongkok-India Sepakati Konsensus Delapan Poin

Kamis, 27 Agu 2026 - 22:52 WIB


Seorang wanita minum secangkir kopi dengan hiasan latte di atasnya dalam ajang Restaurants Canada Show (RC Show) 2026 di Mississauga, Ontario, Kanada, pada 8 Maret 2026. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Cangkir Sekali Pakai, Biodegradable tak Aman Buat Manusia

Kamis, 27 Agu 2026 - 22:46 WIB

Rombongan Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) yang sempat berkunjung medio Juli 2026 bersama Ketua Umum Dr Teguh Santosa Dibawah Prasati Chen Ho di Kunming

#indonesiaswasembada

Kontraktor Tiongkok Modern Lanjutkan Warisan Cheng Ho di Indonesia

Kamis, 27 Agu 2026 - 22:39 WIB


Tang Wei (Kanan), seniman asal Tiongkok, mementaskan wayang opera Peking klasik berjudul

#indonesiaswasembada

Pusat Kebudayaan Tionghoa Indonesia Resmi Hadir di Bandung

Kamis, 27 Agu 2026 - 22:30 WIB


Para pengunjung memainkan gim Fortnite dalam ajang Gamescom 2026 di Cologne, Jerman, pada 26 Agustus 2026. (Xinhua)

#CovidSelesai

Gamescom 2026, Pameran Gim Terbesar di Dunia

Kamis, 27 Agu 2026 - 22:27 WIB