Tak Ada Tanda Kekerasan, Ini Alasan Orang Tua Rantai Anaknya di Mesuji

Selasa, 21 Oktober 2025 | 05:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MESUJI – Terkait kejadian anak kecil Berinisial S (6) yang di rantai oleh kedua orang tuanya, yang terjadi di Pemukiman Karya Tani Register 45, Kecamatan Mesuji Timur, Kabupaten Mesuji, Kasat Reskrim Polres Mesuji membenarkan adanya kejadian tersebut.

Dalam wawancaranya Kasat Reskrim AKP Muhammad Prenanta Al Ghazali S.T.K., mewakili Kapolres Mesuji AKBP Dr. Muhammad Firdaus S.Ik, M.H., menjelaskan bahwasannya kedua orang tua tersebut memiliki dua anak, anak pertama berinisial S (korban) dan yang satunya memiliki kelainan jantung serta bibir sumbing berumur 2 tahun.

“Kedua orang tua korban melakukan tindakan itu dikarenakan pada hari itu sabtu (18/10/2025), orang tua korban harus membawa anaknya nomor dua yang mengalami kelainan jantung serta bibir sumbing ke Rumah Sakit Harapan Bunda Lampung Tengah untuk kontrol, karena kendaraan yang di gunakan sepeda motor Vixion dan tidak memungkinkan korban di bawa, mengingat korban ini pecicilan atau sangat aktif dalam kesehariannya maka orang tua berinisiatif merantai dengan di bekali 2 Bungkus roti, 1 gelas Air mineral dan 1 gelas Kopi, dengan tujuan membatasi ruang gerak korban selama di tinggal kontrol ke Lampung Tengah dan orang tuanya juga takut jika korban bermain di sungai yang ada di belakang rumah korban tanpa pengawasan,” Jelasnya, Senin (20/10/25).

Baca Juga:  Sekjen DPR RI Menang Praperadilan , Status Tersangka Gugur

Lebih lanjut ungkap AKP Prenanta saat kejadian orang tua korban berangkat ke rumah sakit sekira Pukul 03.00 Wib dan kembali ke rumah sekira Pukul 11.00 Wib, namun pada Pukul 10.30 Wib warga mengetahui hal tersebut dan mendobrak pintu untuk melepaskan rantai yang ada di kaki korban.

“Saat ini Ayah tiri korban telah di amankan di Mapolres Mesuji sedangkan ibu korban di pulangkan, mengingat kondisi anak yang kedua harus dijaga secara intensif serta tidak dapat terkena hawa yang terlalu dingin maupun terlalu panas,” terangnya.

Baca Juga:  Pelaku Curanmor Asal OKI, Dibekuk Tim Polres Mesuji

Sejauh ini Polres Mesuji telah berkoordinasi dengan Dinas PPA Kabupaten Mesuji dan juga Dinas Sosial guna melakukan pendampingan pendampingan, serta telah mengajukan pemeriksaan oleh ahli Psikologi pada hari Selasa (21/10/ 2025), yang akan di dampingi oleh Dinas PPA Provinsi Lampung kepada korban.

“Untuk kondisi korban saat ini sehat dan tidak ada tanda tanda kekerasan di tubuh korban,”pungkas Kasat Reskrim.


Penulis : Nara J Afkar


Editor : Romy Agus


Sumber Berita : Mesuji

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Gubernur Mirza Dorong Parpol Perkuat Ketahanan Pangan
Zulhas Hadiri Rembuk Tani Bicara Soal Pupuk dan Harga Gabah
Satlap Tri Cakti Gagalkan Penyelundupan 1,2 Ton Timah Ilegal
Menteri PPA “Menukar” Korban dari Perempuan ke Laki-Laki. Gile Luh
Maulidah Ketua Fatayat Lampung 2026-2031
JMSI NTB Gelar Temu Strategis dengan Manajemen ITDC
Walikota Metro Ajak Insan Pers Bersinergi
Sekber 3 Konstituen tak Ingin Pimpinan Daerah Berakhir di Penjara

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:30 WIB

Gubernur Mirza Dorong Parpol Perkuat Ketahanan Pangan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:39 WIB

Zulhas Hadiri Rembuk Tani Bicara Soal Pupuk dan Harga Gabah

Sabtu, 2 Mei 2026 - 10:23 WIB

Satlap Tri Cakti Gagalkan Penyelundupan 1,2 Ton Timah Ilegal

Sabtu, 2 Mei 2026 - 07:04 WIB

Menteri PPA “Menukar” Korban dari Perempuan ke Laki-Laki. Gile Luh

Jumat, 1 Mei 2026 - 21:14 WIB

Maulidah Ketua Fatayat Lampung 2026-2031

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Gubernur Mirza Dorong Parpol Perkuat Ketahanan Pangan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:30 WIB

#indonesiaswasembada

Zulhas Hadiri Rembuk Tani Bicara Soal Pupuk dan Harga Gabah

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:39 WIB

#indonesiaswasembada

Satlap Tri Cakti Gagalkan Penyelundupan 1,2 Ton Timah Ilegal

Sabtu, 2 Mei 2026 - 10:23 WIB

#indonesiaswasembada

Menteri PPA “Menukar” Korban dari Perempuan ke Laki-Laki. Gile Luh

Sabtu, 2 Mei 2026 - 07:04 WIB

#indonesiaswasembada

Maulidah Ketua Fatayat Lampung 2026-2031

Jumat, 1 Mei 2026 - 21:14 WIB