Laporan : Vini
Dilansir dari Medical News Today, tidur adalah waktu terbaik untuk mendukung kesehatan yang optimal. Bahkan, cukup tidur sama pentingnya dengan berolahraga dan makan makanan yang bernutrisi. Ketika seseorang tidak tidur dengan waktu yang cukup, maka akan muncul beberapa efek begadang yang akan membahayakan kesehatan.
Mengutip kompas.com, berikut adalah beberapa jenis penyakit akibat sering begadang yang tidak boleh disepelekan.
1. Diebetes tipe 2
Salah satu bahaya begadang yang mengintai banyak orang adalah adanya risiko terkena diabetes tipe 2 meskipun tidak secara langsung berkaitan. Menurut salah satu penelitian yang disarikan dari Medical News Today, tikus yang menjadi objek penelitian dan tidur kurang dari 6 jam memiliki level gula darah dan resistensi insulin yang lebih tinggi. Namun, menurut WebMD, kurang tidur bisa memicu kondisi yang sama, khususnya pada wanita yang sering begadang.
2. Hipertensi
Dilansir dari Health, begadang berefek negatif pada kinerja pembuluh darah. Akibatnya, begadang akan menyebabkan tubuh bekerja lebih keras untuk memompa darah ke jantung. Kondisi ini akan memicu beberapa jenis penyakit jantung, seperti hipertensi, serangan jantung dan stroke.
3. Obesitas
Dilansir dari Medical News Today, orang-orang yang sering begadang atau tidur kurang dari 7 jam setiap malam cenderung memiliki indeks massa tubuh (BMI) dan risiko obesitas yang lebih tinggi. Begadang ternyata membuat tubuh memproduksi hormon yang menyebabkan rasa lapar atau hormon ghrelin, retensi garam, dan risiko inflamasi. Kurang tidur juga akan memicu rasa lelah sehingga menyebabkan seseorang tidak bersemangat untuk berolahraga atau makan makanan yang bergizi.
4. Gangguan mental
Kurang tidur juga akan memicu beberapa jenis gangguan mental, khususnya depresi. Dilansir dari Medical News Today, kurang tidur akan membuat tubuh kehilangan kemampuan untuk mengatur dan menstabilkan emosi. Tubuh juga akan cenderung memproduksi hormon kortisol yang merupakan hormon pemicu stres. Kondisi ini kemudian akan menyebabkan munculnya berbagai gejala depresi.
5. Gangguan organ reproduksi
Dilansir dari Verywell Family, tubuh akan memengaruhi hormon yang berkaitan dengan kesehatan organ reproduksi sebagai akibat begadang. Kondisi ini kemudian akan memicu beberapa kondisi kesehatan yang berkaitan dengan organ reproduksi itu sendiri, seperti siklus menstruasi yang tidak teratur, penurunan gairah seksual, hingga kemandulan.
6. Gangguan pernapasan
Dilansir dari Healthline, begadang akan memengaruhi kesehatan sistem pernapasan sehingga memicu beberapa jenis penyakit, seperti obstructive sleep apnea (OSA) yang merupakan gangguan pernapasan saat tidur, selesma, dan flu. Jika seseorang memiliki riwayat penyakit pernapasan, begadang akan memicu terjadinya penyakit paru-paru kronis yang perlu diobati secara medis.##
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.