Sandy Juwita Dukung Pinjaman Rp150 Miliar untuk Perbaikan Infrastruktur di Lampung Utara

Kamis, 21 Mei 2026 | 16:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNG UTARA — Dukungan terhadap rencana Pemerintah Kabupaten Lampung Utara untuk melakukan pinjaman daerah sebesar Rp150 miliar kepada PT Sarana Multi Infrastruktur terus mengalir dari berbagai kalangan.

Kali ini dukungan datang dari tokoh perempuan Lampung Utara, Sandy Juwita, yang juga merupakan mantan anggota DPRD Lampung Utara dua periode.

Dalam keterangannya kepada Lintaslampung, Sandy menilai langkah pemerintah daerah mengambil pinjaman untuk pembangunan infrastruktur merupakan kebijakan yang realistis di tengah keterbatasan anggaran daerah saat ini.

Menurutnya, kondisi infrastruktur jalan di sejumlah wilayah Lampung Utara memang sudah lama menjadi keluhan masyarakat dan membutuhkan penanganan serius serta percepatan pembangunan.

“Kalau substansinya untuk kepentingan masyarakat, terutama pembenahan infrastruktur jalan yang selama ini dikeluhkan warga, saya kira itu langkah yang patut didukung,” ujarnya, Kamis 21 Mei 2026.

Politikus Partai Gerindra tersebut mengatakan kebutuhan masyarakat terhadap akses jalan yang layak hingga kini masih menjadi persoalan utama di berbagai kecamatan.

Karena itu, ia berharap dana pinjaman tersebut nantinya benar-benar digunakan untuk program prioritas yang berdampak langsung terhadap masyarakat luas.

Baca Juga:  PJ91 Lakukan Plogging, Jumhur : Bagian dari Tobat Ekologi

Sandy juga mengingatkan agar penggunaan anggaran dilakukan secara tepat sasaran, transparan, dan memiliki pengawasan yang ketat agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

“Yang paling penting adalah pengawasannya. Dana sebesar itu harus benar-benar digunakan untuk pembangunan yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.

Selain dikenal sebagai mantan legislator yang aktif di Badan Anggaran (Banggar) DPRD Lampung Utara, Sandy saat ini juga memimpin Perempuan Indonesia Raya (PIRA) Lampung Utara serta Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Lampung Utara.

Ia menilai polemik terkait rencana pinjaman daerah tersebut sejatinya dapat diselesaikan melalui komunikasi yang baik antara pemerintah daerah dan DPRD Lampung Utara.

Menurut Sandy, diperlukan komunikasi yang terarah antara Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Badan Anggaran DPRD, hingga para ketua fraksi agar tercipta kesepahaman bersama terkait tujuan dan skema pinjaman tersebut.

“Kalau komunikasi antarlembaga berjalan baik, saya yakin polemik ini bisa diselesaikan dengan bijak demi kepentingan masyarakat,” katanya.

Baca Juga:  Suwardi: Uji Kompetensi Jadi Kesempatan Bupati Bersihkan Pejabat Culas Dari Lampung Utara

Sandy juga membandingkan skema pinjaman daerah dengan kebijakan pemerintah pusat yang selama ini juga memanfaatkan pinjaman untuk mendukung pembangunan nasional.

Ia menilai pinjaman bukan persoalan selama digunakan secara produktif dan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Negara saja melakukan pinjaman untuk membangun negeri. Apalagi pemerintah daerah yang saat ini menghadapi efisiensi anggaran dan defisit neraca. Yang penting penggunaannya jelas dan untuk kepentingan rakyat,” ujarnya.

Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung langkah pemerintah daerah dalam upaya mempercepat pemerataan pembangunan di Lampung Utara.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat sangat diperlukan agar pembangunan infrastruktur dapat berjalan optimal dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Pada akhirnya tujuan utamanya adalah kesejahteraan masyarakat. Infrastruktur yang baik akan membuka akses ekonomi, pendidikan, dan pelayanan publik menjadi lebih baik,” tandasnya.


Penulis : Rudi alfian


Editor : Desty


Sumber Berita : Lampung Utara

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Israel Serang Lebanon Selatan, 11 Tewas 5 Luka-luka
Mengintip Keramaian Grand Canal Venesia
Pantau Erupsi GAK via Satelit, Tim Unila: Abu Bergerak ke Barat Daya
Pertempuran Pemerintah dan Houthi di Yaman, 117 Orang Tewas
Teguh Santosa: Tidak Benar Putin Kritik Prabowo
Hakaaston Salurkan Air Bersih untuk Desa Sidodadi
Polres Mesuji Lakukan Penyiraman Jalan Utama, Antisipasi Dampak Abu Vulkanik Erupsi GAK  
Indonesia Tampil di Pameran Industri Energi Internasional

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 23:56 WIB

Israel Serang Lebanon Selatan, 11 Tewas 5 Luka-luka

Senin, 7 September 2026 - 23:12 WIB

Mengintip Keramaian Grand Canal Venesia

Senin, 7 September 2026 - 22:48 WIB

Pantau Erupsi GAK via Satelit, Tim Unila: Abu Bergerak ke Barat Daya

Senin, 7 September 2026 - 22:03 WIB

Pertempuran Pemerintah dan Houthi di Yaman, 117 Orang Tewas

Senin, 7 September 2026 - 21:27 WIB

Teguh Santosa: Tidak Benar Putin Kritik Prabowo

Berita Terbaru


Seorang pria terlihat di dekat reruntuhan pascaserangan Israel di Tyre, Lebanon, pada 23 Maret 2025. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Israel Serang Lebanon Selatan, 11 Tewas 5 Luka-luka

Senin, 7 Sep 2026 - 23:56 WIB

Sejumlah orang berpartisipasi dalam lomba perahu Regata Storica di Venesia, Italia, pada 6 September 2026. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Mengintip Keramaian Grand Canal Venesia

Senin, 7 Sep 2026 - 23:12 WIB

Citra sebaran abu viulkanis dari Himawari-9 tanggal 6 September 2026 Pukul 01:00 UTC (sumber: BMKG).

#indonesiaswasembada

Pantau Erupsi GAK via Satelit, Tim Unila: Abu Bergerak ke Barat Daya

Senin, 7 Sep 2026 - 22:48 WIB


Foto yang bersumber dari Pusat Media Houthi ini memperlihatkan peluncuran rudal yang diduga mengarah ke Mocha, Yaman, pada 9 Agustus 2026. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Pertempuran Pemerintah dan Houthi di Yaman, 117 Orang Tewas

Senin, 7 Sep 2026 - 22:03 WIB

#indonesiaswasembada

Teguh Santosa: Tidak Benar Putin Kritik Prabowo

Senin, 7 Sep 2026 - 21:27 WIB