Remaja di Bandarlampung jadi Korban Geng Motor, Kondisinya Koma di RSUDAM

Selasa, 23 Juli 2024 | 18:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDARLAMPUNG – Sultan Farelangga Fasya menjadi korban keganasan geng motor di Kota Bandarlampung. Remaja 15 tahun tersebut kini dalam kondisi koma dan harus menjalani operasi di RSUD Abdul Moeloek Bandarlampung akibat luka bacok di bagian kepala dan tubuh lainnya.

Peristiwa yang dialami korban terjadi pada Jumat (19-7-2024) sekira pukul 17.00 WIB di Jalan Raden Imba Kesuma, Sumur Putri, Telukbetung Selatan.

M Dzaky, saksi korban menceritakan, saat itu dia bersama Sultan dan satu rekan lainnya berboncengan tiga hendak pulang usai dari pantai.

Baca Juga:  Mirza dan Eva Bahas Penanganan Banjir Terintegrasi bersama Seluruh Instansi Terkait

“Diperjalanan, kami bertemu segerombolan geng motor. Kemudian, salah seorang anggota mereka menabrakkan motornya ke motor kami hingga kami bertiga terjatuh,” ujar Dzaky.

Saat terjatuh, mereka bertiga kemudian dikeroyok secara membabi-buta oleh geng motor tersebut menggunakan senjata tajam dan kayu.
Usai melakukan aksinya para pelaku pergi meninggalkan ketiga korban.

Melihat Sultan tak sadarkan diri, Dzaky meminta pertolongan warga membawa rekannya itu ke RSUD Abdul Moeloek.
Peristiwa itu lalu dilaporkan pihak keluarga korban ke Polsek Telukbetung Selatan.

“Saat ini anak saya masih koma di RSUD Abdul Moeloek. Saya minta Kepolisian segera menangkap para pelaku,” ucap Herman, ayah Sultan, Senin (22-7-2024).

Baca Juga:  Pornas Korpri 2027, Peluang Dongkrak UMKM dan Pariwisata Lampung

Herman juga meminta aparat kepolisian khususnya Polda Lampung dan Polresta Bandarlampung meningkatkan keamanan dan memberantas geng motor di Bandarlampung karena sudah sangat meresahkan.

“Kami juga mengharapkan perhatian dari Pemerintah Kota khususnya Wali Kota Bandarlampung dengan kondisi anak kami yang saat ini harus menjalani operasi di rumah sakit,” ujar warga Telukbetung Utara itu.##


Penulis : Melly


Editor : Ahmad


Sumber Berita : Bandar Lampung

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

MtsN 6 Jakarta Klarifikasi Dugaan Intimidasi Bullying bersama Orang Tua Murid
Idul Adha, Bupati Ayu Shalat Ied Di Kecamatan Bumi Agung 
Sekda Velli Ajak Masyarakat Maknai Idul Adha Sebagai Ajang Perkuat Ketaqwaan Dan Keikhlasan Menjalani Hidup
Way Kanan Raih 16 Kali Predikat Opini WTP Dari BPK RI
Konsistensi Satu Dekade, Lampung Selatan Kembali Pertahankan Opini WTP ke-10 dari BPK
Jelang Penerimaan Murid Baru, Ombudsman Lampung Minta Disdik dan Kemenag Maksimalkan Sosialisasi dan Patuhi Aturan
Hukum Harus Tegak: Aparat Melanggar, Negara Wajib Bertindak
Agus Fatoni Terima Penghargaan Digital Innovation Award 2026

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 12:41 WIB

MtsN 6 Jakarta Klarifikasi Dugaan Intimidasi Bullying bersama Orang Tua Murid

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:58 WIB

Idul Adha, Bupati Ayu Shalat Ied Di Kecamatan Bumi Agung 

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:57 WIB

Sekda Velli Ajak Masyarakat Maknai Idul Adha Sebagai Ajang Perkuat Ketaqwaan Dan Keikhlasan Menjalani Hidup

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:58 WIB

Way Kanan Raih 16 Kali Predikat Opini WTP Dari BPK RI

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:52 WIB

Konsistensi Satu Dekade, Lampung Selatan Kembali Pertahankan Opini WTP ke-10 dari BPK

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Idul Adha, Bupati Ayu Shalat Ied Di Kecamatan Bumi Agung 

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:58 WIB

#indonesiaswasembada

Way Kanan Raih 16 Kali Predikat Opini WTP Dari BPK RI

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:58 WIB