Rektor UIN Raden Intan Lampung Dukung Gerakan Wakaf Pendidikan Islam

Senin, 18 Agustus 2025 | 15:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAR LAMPUNG – Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL), Prof. H. Wan Jamaluddin, M.Ag., Ph.D., menyatakan dukungan penuh terhadap Gerakan Wakaf Dana Abadi Pendidikan Islam yang secara resmi diluncurkan oleh Menteri Agama Republik Indonesia (Menag RI), Prof. Nasaruddin Umar, MA, pada 16 Agustus 2025. Gerakan ini menjadi terobosan penting dalam memperkuat peran wakaf produktif sebagai instrumen pembangunan pendidikan Islam sekaligus motor penggerak ekonomi nasional berbasis filantropi.

Menurut Rektor, UIN Raden Intan Lampung siap berperan aktif mendukung agenda besar Kementerian Agama tersebut. Wakaf tidak boleh hanya dipahami sebatas ibadah individual, tetapi juga memiliki dimensi sosial yang luas dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan membangun peradaban.

“Kami melihat Gerakan Wakaf Pendidikan Islam sebagai momentum strategis untuk melahirkan generasi unggul yang berakhlak mulia dan memiliki daya saing global. UIN Raden Intan Lampung akan terus mendorong sivitas akademika untuk ikut terlibat aktif dalam budaya filantropi ini,” ujarnya, Senin (18/8/2025).

Peraih Santri of The Year 2024 untuk kategori Santri Inspiratif Bidang Pendidikan itu menyoroti bahwa selama ini wakaf di Indonesia belum dikelola secara maksimal, sehingga kontribusinya terhadap pendidikan masih sangat terbatas. Dengan hadirnya gerakan nasional ini, ia berharap tata kelola wakaf di lingkungan kampus maupun masyarakat dapat lebih produktif, transparan, dan berdaya guna. Ia menekankan bahwa UIN Raden Intan Lampung siap mengembangkan program-program inovatif yang menjadikan wakaf sebagai sumber pendanaan alternatif untuk penguatan riset, beasiswa mahasiswa, dan pembangunan sarana pendidikan.

Baca Juga:  Mendagri Dorong Forkopimda Sumatera Solid Jaga Pertumbuhan Ekonomi dan Stabilitas Daerah

“Wakaf telah lama menjadi tradisi luhur dalam kehidupan umat Islam di Indonesia. Selama berabad-abad, umat menyalurkan wakaf dalam bentuk tanah untuk masjid, pesantren, sekolah, makam, atau fasilitas sosial lain. Praktik ini mencerminkan spirit filantropi yang kuat, yakni semangat memberi demi kemaslahatan bersama. Namun, di era modern dengan tantangan pembangunan yang semakin kompleks, paradigma wakaf perlu ditransformasikan. Spirit filantropi tidak cukup bila berhenti pada pola konsumtif, ia harus berkembang menjadi strategi pembangunan nasional yang produktif, berkelanjutan, dan terintegrasi dengan agenda kesejahteraan bangsa sehingga memerlukan penguatan ekosistem wakaf produktif,” ucapnya.

Lulusan Rusia itu menambahkan, penguatan ekosistem wakaf produktif juga akan mendukung pencapaian misi universitas, sekaligus menjawab tantangan zaman yang semakin kompleks. Ia juga melihat gerakan ini dapat memperkuat peran kampus dalam pemberdayaan masyarakat, khususnya di Provinsi Lampung, yang memiliki potensi besar dalam bidang wakaf tanah maupun wakaf uang.

Rektor UIN Raden Intan Lampung juga mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama civitas akademika, alumni, dan mitra strategis kampus, untuk bersama-sama menyukseskan Gerakan Wakaf Pendidikan Islam.

“Ini adalah ikhtiar kolektif yang tidak hanya mendukung pembangunan pendidikan, tetapi juga bagian dari kontribusi nyata kita bagi bangsa menuju Indonesia Emas 2045,” tegasnya.

Baca Juga:  Gaet 160 Relawan dan Lintas Instansi, KKN 79 UIN RIL & PLDP Gelar Beach Clean Up di Pantai Harnas

Seperti diketahui, Gerakan Wakaf untuk Dana Abadi Pendidikan Islam resmi diluncurkan Kementerian Agama RI. Wakaf ini untuk mendukung pengembangan pendidikan Islam. Menteri Agama Nasaruddin Umar mengatakan pendidikan tidak hanya membutuhkan dukungan anggaran, tetapi juga partisipasi masyarakat melalui instrumen syariah yang produktif.

Gerakan Wakaf Pendidikan Islam ini menjadi langkah strategis dalam mewujudkan kemandirian madrasah, pesantren, dan perguruan tinggi keagamaan Islam.

“Kita ingin memastikan bahwa pendidikan Islam tidak hanya berkelanjutan, tetapi juga semakin maju dan berdaya saing,”kata Menteri Agama RI, Prof. Nasaruddin Umar, MA, di Jakarta, Sabtu (16/8/2025).

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag Prof Suyitno menegaskan bahwa gerakan ini sejalan dengan instruksi presiden untuk menggalang dana umat melalui zakat dan wakaf. “Potensi zakat nasional mencapai Rp108 triliun, namun realisasinya masih rendah. Padahal, kebutuhan dana filantropi di lingkungan pendidikan Islam sangat besar,” ujarnya.

Gerakan ini menyasar mulai dari siswa-siswi Muslim, guru Pendidikan Agama Islam, siswa-siswi madrasah, guru madrasah, mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam, negeri maupun swasta, serta stakeholders pendidikan Islam di Indonesia.

Adapun Ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI) Prof Kamaruddin Amin mengatakan PTKIN (Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri) harus mulai membangun dana abadi untuk keberlangsungan pendidikan. “Model dana abadi ala universitas ternama seperti Harvard dan Yale patut dicontoh,” ujarnya.


Penulis : Desty


Editor : Hadi


Sumber Berita : UIN RIL

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Kerja Sama Sektor Energi Tiongkok-Indonesia Raih Momentum
Kabut Asap, Anwar Ibrahim Hormati Hukum Indonesia
Lampung Perkuat Mitigasi dan Layanan Kesehatan Terkait GAK
1.000 Lebih Penerbangan di Inggris di ‘Canceled’
‘Anda adalah Saya’: Pesan Dosen Unila I Wayan Mustika Lewat Film ‘Ageman’
Kasus Arinal; Jaksa Sebut Negara Rugi Rp 268,76 miliar
12 Raperda Inisiatif DPRD Lampung Sasar Sektor Strategis
AS Sanksi 27 Maskapai Iran, Malaysia pun Ikut Terseret

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 22:24 WIB

Kerja Sama Sektor Energi Tiongkok-Indonesia Raih Momentum

Rabu, 9 September 2026 - 22:21 WIB

Kabut Asap, Anwar Ibrahim Hormati Hukum Indonesia

Rabu, 9 September 2026 - 21:19 WIB

Lampung Perkuat Mitigasi dan Layanan Kesehatan Terkait GAK

Rabu, 9 September 2026 - 21:13 WIB

1.000 Lebih Penerbangan di Inggris di ‘Canceled’

Rabu, 9 September 2026 - 21:12 WIB

‘Anda adalah Saya’: Pesan Dosen Unila I Wayan Mustika Lewat Film ‘Ageman’

Berita Terbaru


Peralatan pertambangan cerdas buatan Tiongkok dipamerkan dalam Pameran Industri Energi Internasional (Taiyuan) Tiongkok 2026 di Kota Taiyuan, Provinsi Shanxi, pada 4 September 2026. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Kerja Sama Sektor Energi Tiongkok-Indonesia Raih Momentum

Rabu, 9 Sep 2026 - 22:24 WIB

Menara Kembar Petronas yang diselimuti kabut asap di Kuala Lumpur, Malaysia. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Kabut Asap, Anwar Ibrahim Hormati Hukum Indonesia

Rabu, 9 Sep 2026 - 22:21 WIB

#indonesiaswasembada

Lampung Perkuat Mitigasi dan Layanan Kesehatan Terkait GAK

Rabu, 9 Sep 2026 - 21:19 WIB


Sejumlah penumpang berjalan di Bandar Udara Heathrow di London, Inggris (Xinhua)

#indonesiaswasembada

1.000 Lebih Penerbangan di Inggris di ‘Canceled’

Rabu, 9 Sep 2026 - 21:13 WIB