Puan, Kebaya Kartini dan Selendang Merah. Mau Tahu Maknanya?

Rabu, 17 Agustus 2022 | 12:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mengenakan Kebaya model Kartini di Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka hari ini. Kebaya karya Perancang Busana Didiet Maulana itu punya makna tersendiri.

Pada Upacara HUT ke-77 RI yang digelar di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (17/8), Puan memilih Kebaya Kartini berwarna abu-abu. Model kebaya berpotongan kerah V tersebut populer karena tokoh Jawa dan Pahlawan Nasional Indonesia, RA Kartini, sering memakainya.

“Dan kebaya ini kemudian beradaptasi pada beberapa daerah di Indonesia dengan panjang yang beraneka rupa,” kata Didiet Maulana, saat dihubungi.

Didiet juga mengungkap pemilihan warna abu-abu pada Kebaya Kartini yang dipakai Puan.

“Warna abu-abu muda memberikan nuansa keseimbangan, sebuah warna yang menjembatani hitam dan putih,” tutur fashion designer yang karya-karyanya sudah diakui dunia internasional itu.

Baca Juga:  Begal!? DOR Kata Irjen Helfi, Ini Dasarnya…

Tampilan Puan pun dilengkapi dengan bawahan kain Batik Tulis Gentongan. Kain batik tersebut dibuat di Tanjung Bumi, sebuah kecamatan di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur.

“Pembuatan kain batik ini diselesaikan dalam waktu 1 tahun. Setelah dibatik, kain kemudian direndam dalam gentong tanah liat sampai bisa 40 hari lamanya. Proses rendaman di dalam gentong diyakini bisa menambah pesona kain batik,” jelas Didiet.

Penampilan Puan makin terlihat anggun dengan selendang berwarna merah yang tersemat di pundaknya. Didiet yang banyak mengadopsi estetika dan kekayaan budaya Nusantara dalam karya-karyanya itu menerangkan maknanya.

“Warna merah memberikan aksen tegas,” ungkap Founder Ikat Indonesia tersebut.

Baca Juga:  Berduka, Prajurit TNI di Lebanon Kembali Gugur, HNW Minta PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel

Karya Didiet Maulana juga dipilih Puan dalam momen Sidang Tahunan MPR-DPR-DPD Tahun 2022, Selasa (16/8) kemarin. Puan terlihat elegan mengenakan Kebaya Kutubaru berwarna terakota dengan kain Batik Tulis Jawa bermotif Semen Romo (Semen Rama).

Puan Maharani memang memiliki keterikatan erat dengan budaya Jawa. Kakek buyutnya atau ayah dari Presiden Soekarno merupakan bangsawan Jawa yang bernama Raden Soekemi Sosrodihardjo, seorang guru asal Surabaya, Jawa Timur.

Perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI itu diketahui menjadi salah satu tokoh bangsa yang kerap mempromosikan pesona Indonesia lewat ragam busana. Di banyak momen, Puan kerap memakai wastra Indonesia dari berbagai daerah, termasuk di event internasional.##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Geliat Ekonomi IDS Sumatra 2026: Ikhsanudin Kaget, Baru Datang Jualan Dagangannya Langsung Ludes, “Biasanya Sampai Sore
DPR Minta Kepastian Pertamina Pasok BBM Lancar Jelang Idhul Adha
Stok Obat-Obatan Haji 2026 Tak Memadai
Gubernur Dorong Generasi Muda Bangga Berbahasa Lampung
Timwas Haji 2026 Temukan, Kamar Jamaah Haji Diisi 5 Orang
MPR : Pelayanan Haji 2026 Harus Maksimal
Vape Narkoba, DPR Apresiasi Poltabes Medan
Alhamdulillah, Nasib PRT Lebih Terlindungi

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 13:05 WIB

Geliat Ekonomi IDS Sumatra 2026: Ikhsanudin Kaget, Baru Datang Jualan Dagangannya Langsung Ludes, “Biasanya Sampai Sore

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:13 WIB

DPR Minta Kepastian Pertamina Pasok BBM Lancar Jelang Idhul Adha

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:05 WIB

Stok Obat-Obatan Haji 2026 Tak Memadai

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:21 WIB

Gubernur Dorong Generasi Muda Bangga Berbahasa Lampung

Sabtu, 23 Mei 2026 - 08:00 WIB

MPR : Pelayanan Haji 2026 Harus Maksimal

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

DPR Minta Kepastian Pertamina Pasok BBM Lancar Jelang Idhul Adha

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:13 WIB

#indonesiaswasembada

Stok Obat-Obatan Haji 2026 Tak Memadai

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:05 WIB

#indonesiaswasembada

Gubernur Dorong Generasi Muda Bangga Berbahasa Lampung

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:21 WIB