Program DesaKu Maju Dorong Hilirisasi Desa, Perkuat Fondasi Ekonomi Kerakyatan

Rabu, 8 April 2026 | 19:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAR LAMPUNG — Pemerintah Provinsi Lampung terus memperkuat pembangunan ekonomi berbasis desa melalui Program DesaKu Maju dengan menempatkan hilirisasi sektor pertanian sebagai strategi utama dalam meningkatkan nilai tambah dan kesejahteraan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Lampung, Anang Risgiyanto, yang mewakili Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, dalam kegiatan Pelatihan Operator Mesin Pengering (bed dryer) Manajemen Bisnis di Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, Minggu (5/4/2026).

Anang menjelaskan bahwa Program DesaKu Maju merupakan bagian dari transformasi ekonomi desa yang dirancang secara terarah dan berkelanjutan, sekaligus mencerminkan arah kebijakan pembangunan Pemerintah Provinsi Lampung.

Menurutnya, hilirisasi menjadi kunci dalam mengoptimalkan potensi lokal serta memperkuat struktur ekonomi daerah dari tingkat desa.

“Program ini tidak hanya berfokus pada penyaluran alat dan mesin pertanian, tetapi merupakan bagian dari upaya hilirisasi di tingkat desa,” ujarnya.

Ia menambahkan, fokus pengembangan diarahkan pada tiga komoditas unggulan, yakni padi, jagung, dan singkong, yang selama ini menjadi tulang punggung sektor pertanian di Lampung.

Baca Juga:  GAWAT! Film Lokal Jadi Hantu, Dracin Merajalela

Lebih lanjut, ia mengutip arahan Gubernur Lampung dalam rapat koordinasi sebelumnya yang menegaskan pentingnya hilirisasi sebagai strategi pembangunan dari bawah.

“Program ini bukan sekadar distribusi mesin, melainkan langkah nyata hilirisasi di tingkat desa. Fokus kita pada padi, jagung, dan singkong—tiga komoditas strategis yang diyakini mampu menjadi penggerak utama ekonomi Lampung dari akar rumput,” tegasnya.

Melalui Program DesaKu Maju, desa didorong tidak hanya menjadi penghasil bahan mentah, tetapi juga berkembang sebagai pusat pengolahan hasil pertanian. Pemanfaatan teknologi pascapanen, seperti mesin pengering (bed dryer), diharapkan mampu meningkatkan kualitas produk sekaligus memperluas akses pasar bagi petani.

Program ini juga terintegrasi dengan berbagai inisiatif strategis, di antaranya dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta penguatan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sebagai bagian dari upaya memperkokoh ekonomi kerakyatan.

Poin Penting Program DesaKu Maju Lampung:

Fokus Pemberdayaan: Mengatasi kemiskinan dengan mendorong masyarakat menjadi berdaya dan mandiri, bukan sekadar bergantung pada bantuan sosial.

Target 2026: Pengembangan fasilitas bed dryer di 82 lokasi serta penyebaran pupuk organik cair (POC) di 800 titik.

Baca Juga:  Sekdaprov Lampung Lantik Tiga Pejabat, Tekankan Integritas

Target Pelatihan: Melanjutkan program vokasi bagi 500 peserta guna meningkatkan keterampilan dan kapasitas sumber daya manusia desa.

Komoditas Utama: Hilirisasi produk pertanian, khususnya padi, jagung, dan singkong untuk meningkatkan nilai jual, sebagaimana telah berhasil diterapkan di wilayah Wonomarto, Lampung Utara.

Optimalisasi BUMDes: Mendorong peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) sebagai motor penggerak ekonomi desa.

Infrastruktur & Permodalan: Memperkuat akses infrastruktur desa serta memberikan kemudahan akses pasar dan permodalan bagi pelaku usaha desa.

Pemerintah Provinsi Lampung optimistis bahwa implementasi hilirisasi komoditas pertanian akan berdampak signifikan terhadap peningkatan pendapatan petani, penciptaan lapangan kerja di perdesaan, serta tumbuhnya pusat-pusat ekonomi baru yang mandiri dan berkelanjutan.

Ke depan, Pemprov Lampung memastikan bahwa perencanaan dan pelaksanaan Program DesaKu Maju dilakukan secara terukur, terintegrasi, dan berkesinambungan guna menghadirkan dampak nyata bagi pembangunan ekonomi daerah yang dimulai dari desa.


Penulis : Desty


Editor : Nara


Sumber Berita : Pemprov Lampung

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Gubernur Lampung: Koperasi Merah Putih Jadi Instrumen Hilirisasi dan Penggerak Ekonomi Desa
Danbrigif 4 Mar/BS Tekankan Soliditas dan Karakter Prajurit “JAWARA“ pada Apel Gabungan di Lampung
Pemkab Way kanan Gelar Rapat Persiapan Sambut HUT RI Ke-81 
Ekonomi Syariah Jadi Pengungkit Pertumbuhan Inklusif
Dandim Way kanan Serahkan Mobil dan Motor Dinas Pendukung Operasional Satuan
PEFINDO Pertahankan Peringkat HKA, Cermin Fondasi Keuangan dan Bisnis yang Solid
Lampung Masuk 5 Besar Nasional ADLGA 2026, Kepemimpinan Digital Sekdaprov Marindo Dinilai ASKOMPSI
Badan Khusus Pengelola Aset Rampasan Butuh Dewan Pengawas Independen 

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:09 WIB

Gubernur Lampung: Koperasi Merah Putih Jadi Instrumen Hilirisasi dan Penggerak Ekonomi Desa

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:06 WIB

Danbrigif 4 Mar/BS Tekankan Soliditas dan Karakter Prajurit “JAWARA“ pada Apel Gabungan di Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:44 WIB

Pemkab Way kanan Gelar Rapat Persiapan Sambut HUT RI Ke-81 

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:38 WIB

Ekonomi Syariah Jadi Pengungkit Pertumbuhan Inklusif

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:20 WIB

Dandim Way kanan Serahkan Mobil dan Motor Dinas Pendukung Operasional Satuan

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Pemkab Way kanan Gelar Rapat Persiapan Sambut HUT RI Ke-81 

Selasa, 21 Jul 2026 - 18:44 WIB

#indonesiaswasembada

Ekonomi Syariah Jadi Pengungkit Pertumbuhan Inklusif

Selasa, 21 Jul 2026 - 14:38 WIB