Oleh: Juniardi*
WAKIL Ketua Bidang Pembelaan Wartawam PWI Lampung Juniardi SIP MH mendukung wartawan melaporkan oknum mahasiswi Feni Ardila ke penegak hukum, atas ulahnya yang tidak memberikan keterangan palsu, akan tetapu juga berpotensi melanggar UU ITE atas kabar hoax yang menimbulkan kegaduhan politik dan masyarakat di Lampung.
Menurut Juniardi, sejak awal pemberitaan, media sudah berupaya menyembunyikan identitas korban, termasuk terlapor sebelum ada konfirmasi darinya. Akan tetapi, justru korban yang membuat kegaduhan, dengan menyebar video ungkapan mencabut keterangan sebelumnya.
Juniardi menjelaskan dalam kontek keterangan palsu, apabila memang hal yang dilaporkan oleh korban tidak terjadi, maka ada pidana yang dapat dikenakan terhadap orang yang memberikan keterangan palsu. Diatur dalam Bab IX tentang Sumpah Palsu dan Keterangan Palsu, Pasal 242 ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.
Juniardi mengutip keterangan ahli yang menyebutkan syarat dari tindak pidana tersebut adalah, pertamana suatu ketentuan undang-undang yang menghendaki suatu keterangan di bawah sumpah atau yang mempunyai akibat-akibat hukum, kedua pemberian keterangan palsu dan kesengajaannya ditujukan kepada kepalsuannya itu.
Dengan demikian, lanjut Juniardi korban tidak seharusnya memberikan keterangan palsu sehingga berakibat hukum bagi pers atau pelaku yang dapat dipidana, karena dengan melakukan itu justru korban dapat dipidana karena memberikan keterangan palsu.
*) Magister Hukum Unila



![SEKOLAH Rakyat ternyata dihadapkan persoalan sebagian besar orang tua belum siap melepas anaknya mengikuti pendidikan berbasis asrama [De]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/06/Aswarodi-225x129.jpg)
![BUPATI Mesuji dan Gubernur Lampung saat memastikan persoalan petani dapat diminimalisir [Na]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/06/Elfianah-Gubernur-Lampung-225x129.jpg)
![MARINDO Sekdaprov pimpin rapat perangkat daerah agar mempercepat penyelesaian operasional Sekolah Rakyat dapat berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan [De]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/06/MArindo-225x129.jpg)
![WISATA BUDAYA-Walikota Eva Siap Olok Gading Jadi Wisata Budaya {De]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/06/Bunda-Eva-225x129.jpeg)
![BUDAYA sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Gubernur dan Walikota Bandarlampung berkunjung ke Negeri Olok Gading [De]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/06/GUBERNUR-dan-Adat-Budaya-Lampung-225x129.jpg)
![WAKIL Gubernur Lampung Jihan Nurlela menegaskan bahwa transformasi digital telah menjadi kebutuhan mutlak dalam tata kelola pemerintahan modern, khususnya dalam pengelolaan keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik. [Hs]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/06/Mbak-Jihan-225x129.jpeg)
![SEKOLAH Rakyat ternyata dihadapkan persoalan sebagian besar orang tua belum siap melepas anaknya mengikuti pendidikan berbasis asrama [De]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/06/Aswarodi-129x85.jpg)
![BUPATI Mesuji dan Gubernur Lampung saat memastikan persoalan petani dapat diminimalisir [Na]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/06/Elfianah-Gubernur-Lampung-129x85.jpg)
![MARINDO Sekdaprov pimpin rapat perangkat daerah agar mempercepat penyelesaian operasional Sekolah Rakyat dapat berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan [De]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/06/MArindo-129x85.jpg)
![WISATA BUDAYA-Walikota Eva Siap Olok Gading Jadi Wisata Budaya {De]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/06/Bunda-Eva-129x85.jpeg)
![BUDAYA sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Gubernur dan Walikota Bandarlampung berkunjung ke Negeri Olok Gading [De]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/06/GUBERNUR-dan-Adat-Budaya-Lampung-129x85.jpg)


