Perlu Strategi Jitu Tingkatkan Produksi Beras Lokal

Senin, 1 April 2024 - 10:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo
JAKARTA – Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Anggia Erma Rini menyatakan, perlu adanya strategi jitu untuk meningkatkan produksi beras lokal agar dapat memenuhi kebutuhan masyarakat. Melonjaknya harga beras yang terjadi akhir-akhir ini merupakan yang tertinggi dalam sejarah.

Selain disebabkan pengaruh perubahan iklim (El Nino) yang menyebabkan musim tanam mundur, penurunan produksi juga diakibatkan adanya konversi lahan pertanian khususnya lahan sawah ke penggunaan non-pertanian di sentra-sentra produksi padi terutama di Jawa. “Karena produksi beras kita hari ini tidak bisa memenuhi kebutuhan masyarakat, jadi harus ada kebijakan. Sekarang juga banyak tanah pertanian dipakai untuk hunian. Selain itu untuk benih ini harus memang yang berkualitas sehingga memotivasi para petani, untuk panen tidak perlu lama dan sekali panen menghasilkan yang lebih banyak.

Baca Juga:  Panglima TNI-Panglima US Bahas Kerja Sama Militer

Lalu teknologi yang efisien harus mulai diperkenalkan,” ujar Anggia saat mengikuti Kunjungan Kerja Spesifik Komisi IV DPR mengunjungi Kompleks Pergudangan Bulog di Sangiang, Kabupaten Tangerang, Senin (1/4).

Menurut Politisi F-PKB ini menambahkan, termasuk juga ketersediaan pupuk, sudah ada informasi dari pemerintah kalau ada bantuan tambahan anggaran senilai Rp28 triliun sehingga total menjadi Rp54 triliun, demi peningkatan produktivitas pertanian dalam negeri. Untuk itu, perlu adanya pengawasan dan tata kelola yang baik juga, walaupun ada uangnya tapi tidak ada pengawasan akan sama saja.

“Saya sepakat dengan Pak Menteri Pertanian, bahwa hari ini dengan pengadaan konsentrasi bagaimana padi ini atau beras ini bisa terproduksi dengan baik. Nah bagaimana caranya itu yang harus kita diskusikan ya, jangan selalu kita impor karena angkanya sekarang sudah terlalu tinggi. Harus ada strategi yang bisa mengurangi, kalau menghilangkan impor untuk saat ini kayaknya enggak mungkin, apalagi ini sebenarnya terus terang, meskipun saya enggak suka impor, tapi kalau enggak ada impor kebutuhan kita tidak tercukupi,” ungkap Anggia.

Baca Juga:  DPR Fokus Bahas RAPBN 2025 Agar Tepat Sasaran

Selain itu, Legislator Jatim VI ini menerangkan, menjelang lebaran beberapa komoditas pangan terutama beras itu sangat tinggi dan sampai hari ini pun juga belum ada kepastian bahwa beras akan tersedia dengan baik.##

Temukan berita-berita menarik Lintas Lampung di Google News
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

Berita Terkait

Ismet Roni Berkurban Di Kampung Sambil Mendengar Aspirasi Warga
Karbung Hiasi Kantor Kemendagri, Dari Arinal Sampai Eva Kasih Ucapan Selamat
Bastiyan: Selamat Menjalankan Amanah Buat Pak Samsudin!
Trik Membasuh Kemaluan, Agar Ibadahmu Baik
Yook Mengenal Buah Kesemek
Rakernas 3 JMSI Di Kaltim Siap Digelar
Sudaryono Unggul Di Survei Pilgub Jateng 2024
Murur dan Sukses Besar Haji Indonesia

Berita Terkait

Rabu, 19 Juni 2024 - 08:50 WIB

Ismet Roni Berkurban Di Kampung Sambil Mendengar Aspirasi Warga

Rabu, 19 Juni 2024 - 08:06 WIB

Karbung Hiasi Kantor Kemendagri, Dari Arinal Sampai Eva Kasih Ucapan Selamat

Rabu, 19 Juni 2024 - 07:51 WIB

Bastiyan: Selamat Menjalankan Amanah Buat Pak Samsudin!

Rabu, 19 Juni 2024 - 06:30 WIB

Trik Membasuh Kemaluan, Agar Ibadahmu Baik

Rabu, 19 Juni 2024 - 06:13 WIB

Yook Mengenal Buah Kesemek

Selasa, 18 Juni 2024 - 15:08 WIB

Sudaryono Unggul Di Survei Pilgub Jateng 2024

Selasa, 18 Juni 2024 - 15:05 WIB

Murur dan Sukses Besar Haji Indonesia

Selasa, 18 Juni 2024 - 14:25 WIB

Pengguna Tol Bakauheni-Terbanggi Meningkat, Andri: Terlayani

Berita Terbaru

#CovidSelesai

Ismet Roni Berkurban Di Kampung Sambil Mendengar Aspirasi Warga

Rabu, 19 Jun 2024 - 08:50 WIB

#CovidSelesai

Bastiyan: Selamat Menjalankan Amanah Buat Pak Samsudin!

Rabu, 19 Jun 2024 - 07:51 WIB

#CovidSelesai

Trik Membasuh Kemaluan, Agar Ibadahmu Baik

Rabu, 19 Jun 2024 - 06:30 WIB

#CovidSelesai

Yook Mengenal Buah Kesemek

Rabu, 19 Jun 2024 - 06:13 WIB