Pengaruh Somasi terhadap Perilaku Konsumen Es Teh Indonesia

Kamis, 8 Desember 2022 | 09:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi/Net

Ilustrasi/Net

Dari kasus yang sudah terjadi, pihak Es Teh Indonesia dapat membaca secara langsung melalui reply-an cuitan Gandhi mengenai kandungan gula di salah satu produknya, ada yang setuju, tidak setuju, dan tidak sedikit pula yang ikut serta memberikan masukan positif untuk kelangsungan Es Teh Indonesia.

Konsumen yang menggunakan hak untuk menyampaikan kritikan mengenai suatu produk atau jasa perlu diapresiasi oleh perusahaan karena dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi, apabila diberikan somasi, tidak menutup kemungkinan konsumen lain menjadi ragu dan takut untuk menyampaikan kritikan dan masukannya kepada perusahaan.

Dampak lain yang timbul akibat pemberian somasi adalah Es Teh Indonesia akan dikenal identik dengan somasi oleh masyarakat, kemudian muncul kalimat candaan sindiran seperti “hati-hati disomasi” pada saat seseorang ingin menyampaikan kritikannya.

Baca Juga:  Rakorwas Lampung 2026 Dibuka, Wagub Jihan Dorong Paradigma Baru Pengawasan Pemerintah

Hingga hal yang paling merugikan seperti rusaknya citra brand dan masyarakat yang berbondong-bondong untuk tidak akan atau tidak lagi membeli produk Es Teh Indonesia.

Apabila tidak segera ditangani, Es Teh Indonesia akan terus-menerus kehilangan konsumen, maka dari itu diperlukannya strategi untuk menjaga hubungan yang baik agar kepercayaan konsumen tetap terjaga dan tetap berkomitmen untuk membeli produk Es Teh Indonesia.

Baca Juga:  Rapat Komando Daerah, Alumni UIN RIL Terpilih Aklamasi sebagai Komandan Menwa Lampung

Usai Gandhi meminta maaf dan mengklarifikasi melalui akun Twitternya, pada Kamis, 29 September 2022, manajemen Es Teh Indonesia menyampaikan permintaan maaf kepada publik atas kegaduhan yang timbul akibat pengeluaran somasi dalam menanggapi kritikan konsumen mereka.

Julyani Dewi selaku Head of Marketing Es Teh Indonesia menjelaskan bahwa kedua pihak telah berdamai dan berkomitmen menerima saran serta kritik dari masyarakat agar mampu menjadi lebih baik.##

*Mahasiswa Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia

Temukan berita-berita menarik Lintas Lampung di Google News
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

Berita Terkait

Muswil Perdana Digelar, Ahmad Yazid Resmi Terpilih Pimpin DPW Persadin Jawa Barat
Wagub Jihan Nurlela Buka Rakor Pembinaan dan Pengawasan Daerah Provinsi Lampung Tahun 2026
PWI Pusat Rencanakan Natal Bersama Wartawan Kristiani
Ekonomi Biru Mandek di Daerah, JMSI Dorong Media Lokal Jadi Pengungkit
Gubernur Lampung Tekankan Perencanaan Inklusif dalam Penyusunan RKPD 2027
Jalan Kota Baru-Sinar Rejeki Diresmikan, Bupati Egi Tegaskan Pembangunan Jalan Bertahap dan Berkeadilan
Integrasi Nilai Kamis Beradat dan Visi Green Campus
Rektor UIN dan Dekan Fakultas Syariah Hadiri Taklimat Presiden di Istana
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 17 Januari 2026 - 15:34 WIB

Muswil Perdana Digelar, Ahmad Yazid Resmi Terpilih Pimpin DPW Persadin Jawa Barat

Jumat, 16 Januari 2026 - 22:31 WIB

Wagub Jihan Nurlela Buka Rakor Pembinaan dan Pengawasan Daerah Provinsi Lampung Tahun 2026

Jumat, 16 Januari 2026 - 15:59 WIB

PWI Pusat Rencanakan Natal Bersama Wartawan Kristiani

Jumat, 16 Januari 2026 - 11:46 WIB

Ekonomi Biru Mandek di Daerah, JMSI Dorong Media Lokal Jadi Pengungkit

Jumat, 16 Januari 2026 - 07:39 WIB

Gubernur Lampung Tekankan Perencanaan Inklusif dalam Penyusunan RKPD 2027

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

PWI Pusat Rencanakan Natal Bersama Wartawan Kristiani

Jumat, 16 Jan 2026 - 15:59 WIB

#indonesiaswasembada

Ekonomi Biru Mandek di Daerah, JMSI Dorong Media Lokal Jadi Pengungkit

Jumat, 16 Jan 2026 - 11:46 WIB

#indonesiaswasembada

Gubernur Lampung Tekankan Perencanaan Inklusif dalam Penyusunan RKPD 2027

Jumat, 16 Jan 2026 - 07:39 WIB