Pemprov Lampung bersama DPP Lampung Sai dan MPAL Gelar Tradisi Blangikhan

Rabu, 18 Februari 2026 | 18:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNG TENGAH— Pemerintah Provinsi Lampung bersama DPP Lampung Sai dan Majelis Penyimbang Adat Lampung (MPAL) menggelar tradisi masyarakat Lampung Blangikhan, yang dilaksanakan di Sesat Agung Nuwo Balak, Kecamatan Gunung Sugih, Kabupaten Lampung Tengah, Rabu (18/2/2026). Tradisi Blangikhan merupakan adat budaya Lampung dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah.

Kegiatan diawali dengan arak-arakan dari Rumah Dinas Bupati Lampung Tengah menuju Sesat Agung Nuwo Balak untuk pelaksanaan seremoni, kemudian dilanjutkan arak-arakan menuju lokasi pelaksanaan tradisi Blangikhan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela, Wakil Menteri Pariwisata RI Ni Luh Puspa, Ketua Umum DPP Lampung Sai Komjen Pol (Purn) Sjachroedin ZP, Ketua Umum MPAL Rycko Menoza SZP, serta unsur pemerintah, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Jihan Nurlela menyampaikan bahwa tradisi Blangikhan atau turun mandi menjadi momentum kebersamaan dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadan.

“Tradisi Blangikhan hadir sebagai pengingat bahwa Ramadhan disambut dengan kesiapan hati, kesadaran diri, dan kebersamaan. Tradisi ini hidup karena dijalankan, dirasakan, dan diwariskan dari generasi ke generasi,” ujarnya.

Melalui Blangikhan, jelas Wagub Jihan, masyarakat diajak membersihkan diri, menata niat, serta meluruskan kembali hubungan dengan Sang Pencipta, sesama manusia, dan alam sekitar.

“Budaya yang dijaga dengan baik akan melahirkan identitas daerah yang kuat. Dari identitas itu tumbuh rasa percaya diri, persatuan, dan semangat membangun daerah dengan tetap berakar pada kearifan lokal,” ujarnya.

Wagub Jihan berharap momentum Blangikhan dapat menjadi jembatan bagi masyarakat untuk memasuki Ramadan dengan perasaan lebih lapang dan semangat kebersamaan yang semakin erat.

Pada kesempatan itu, Wagub Jihan juga memaparkan capaian sektor pariwisata Lampung. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat kunjungan wisatawan ke Lampung saat ini menempati peringkat 10 besar nasional.

Baca Juga:  Inflasi, Gubernur; Ini Bukan soal Angka, Tapi Rasa

Ia mendorong agar Blangikhan dapat masuk ke dalam kalender acara nasional Kharisma Event Nusantara guna memperkuat promosi pariwisata Lampung.

“Di Bali ada tradisi Melukat, mandi untuk membersihkan diri, dan itu sudah dikenal luas. Mengapa tidak kita angkat tradisi Blangikhan ini? Saya kira ini salah satu yang bisa dikenal secara nasional bahkan mancanegara,” ujarnya.

Menutup sambutannya, Wagub Jihan mengucapkan selamat menyambut dan melaksanakan Ibadah Bulan Suci Ramadhan kepada seluruh masyarakat Lampung.

“Selamat menyambut bulan suci Ramadhan. Semoga kita dapat mengoptimalkan kebaikan di bulan suci ini dengan penuh hikmat. Mohon maaf lahir dan batin,” tutupnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Pariwisata RI, Ni Luh Puspa, menyampaikan apresiasi atas pelestarian budaya yang telah menjadi identitas masyarakat setempat secara turun-temurun.

Ia menjelaskan, Blangikhan merupakan tradisi masyarakat Lampung yang telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia pada 2019 oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. “Tradisi ini dilaksanakan menjelang bulan suci Ramadhan sebagai simbol penyucian diri, baik lahir maupun batin, serta wujud persiapan spiritual dalam menyambut ibadah puasa,” ujarnya.

Menurutnya, tradisi Blangikhan memiliki makna mendalam karena tidak hanya mempererat hubungan manusia dengan Tuhan, tetapi juga memperkuat hubungan antarsesama dalam masyarakat.

Ia menilai tradisi tersebut memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai daya tarik wisata berbasis budaya. Dengan pengemasan yang tepat, Blangikhan dapat menjadi atraksi yang inklusif dan menarik wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.

“Kita perlu mengemas tradisi ini secara lebih optimal agar semakin dikenal luas dan mampu menarik wisatawan dari luar daerah. Tradisi ini sangat potensial menjadi bagian dari pengembangan pariwisata berbasis budaya di Lampung,” ujarnya.

Baca Juga:  Inafis Polres Mesuji Olah TKP Jasad Wanita di Kebun Sawit

“Semoga tradisi ini terus terjaga dan menjadi kebanggaan bersama,” tambahnya.

Ketua Umum MPAL, Rycko Menoza SZP, mengungkapkan rasa syukur karena kegiatan berlangsung baik dan lancar berkat dukungan berbagai pihak.

“Acara ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan tradisi budaya adat yang berjalan beriringan dengan tradisi keagamaan. Semoga melalui kegiatan seperti ini, Lampung semakin maju, dikenal luas, dan semakin banyak dikunjungi masyarakat dari luar daerah,” ujar Rycko.

Selain menonjolkan nilai sakral penyucian diri menjelang Ramadan, kegiatan tersebut juga melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta menyajikan berbagai kuliner khas Lampung untuk memperkenalkan potensi lokal kepada tamu domestik maupun mancanegara.

Plt. Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, menyampaikan bahwa makna tradisi Blangikhan bukan sekadar seremoni, melainkan simbol pembersihan diri, doa keselamatan, dan harapan demi masa depan yang lebih baik selaras dengan nilai budaya adat Lampung.

“Tradisi Blangikhan merupakan warisan budaya yang mengatur nilai kearifan lokal, etika, serta filosofi kehidupan masyarakat Lampung. Oleh karena itu, menjadi tanggung jawab kita bersama untuk melestarikan, menjaga, dan mewariskan adat istiadat ini kepada generasi muda,” ujarnya.

Acara ditutup dengan prosesi pemandian muli mekhanai yang dilakukan oleh Wakil Gubernur Lampung, Wakil Menteri Pariwisata, Ketua MPAL, dan Plt. Bupati Lampung Tengah. Prosesi tersebut ditandai dengan pemecahan kendi sebagai simbol dimulainya tradisi Blangikhan.


Penulis : Desty


Editor : Nara


Sumber Berita : Pemprov Lampung

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Mentrans RI Jajaki Kerja Sama di Chongqing, Tiongkok
Presiden Mesir Dukung Keamanan Arab Saudi
Permata Gelar Istighosah Di Kasui
Pemukim Israel Serang Diplomat Eropa di Tepi Barat
IRGC Iran: Supertanker Kedua Meledak Usai Hantam Ranjau Laut
Jakarta Game On 2026 Dorong Eekosistem Game dan Ekonomi Kreatif
Kapolres Mesuji Gelar Subuh Keliling Serap Aspirasi Masyarakat
APINDO Diharap Perkuat Ekosistem Usaha dan Pemberdayaan UMKM

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 17:38 WIB

Mentrans RI Jajaki Kerja Sama di Chongqing, Tiongkok

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:32 WIB

Presiden Mesir Dukung Keamanan Arab Saudi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:04 WIB

Permata Gelar Istighosah Di Kasui

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:28 WIB

Pemukim Israel Serang Diplomat Eropa di Tepi Barat

Minggu, 18 Oktober 2026 - 08:22 WIB

IRGC Iran: Supertanker Kedua Meledak Usai Hantam Ranjau Laut

Berita Terbaru

Foto yang diabadikan pada 14 Oktober 2026 ini menunjukkan Menteri Transmigrasi Republik Indonesia Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara mempelajari pertanian cerdas dalam kunjungannya di Chongqing, Tiongkok barat daya. (Xinhua)

Berita Utama

Mentrans RI Jajaki Kerja Sama di Chongqing, Tiongkok

Minggu, 18 Okt 2026 - 17:38 WIB

Foto yang bersumber dari Pusat Media Houthi ini memperlihatkan peluncuran rudal yang diduga mengarah ke Mocha di Yaman, pada 9 Agustus 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Presiden Mesir Dukung Keamanan Arab Saudi

Minggu, 18 Okt 2026 - 14:32 WIB

Berita Utama

Permata Gelar Istighosah Di Kasui

Minggu, 18 Okt 2026 - 14:04 WIB

Para petani Palestina terlihat di sebuah pos pemeriksaan militer Israel setelah pasukan tersebut mencegah mereka memanen zaitun di lahan mereka, di Desa Salem, sebelah timur Nablus, di Tepi Barat, pada 17 Oktober 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Pemukim Israel Serang Diplomat Eropa di Tepi Barat

Minggu, 18 Okt 2026 - 11:28 WIB

Foto yang diabadikan menggunakan ponsel ini memperlihatkan kapal-kapal niaga yang terdampar di perairan Selat Hormuz di dekat Khasab, sebuah kota kecil di Oman utara, pada 29 Mei 2026. (Xinhua)

Berita Utama

IRGC Iran: Supertanker Kedua Meledak Usai Hantam Ranjau Laut

Minggu, 18 Okt 2026 - 08:22 WIB