Mudik Lebaran 2026 Diprediksi 143,9 Juta Orang Bergerak, Pemerintah Siapkan Strategi Transportasi dan Diskon Tiket

Kamis, 5 Maret 2026 | 21:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

JAKARTA – Pemerintah memprediksi sebanyak 143,9 juta orang akan melakukan perjalanan mudik pada Lebaran 2026. Untuk mengantisipasi lonjakan pergerakan tersebut, Kementerian Perhubungan menyiapkan berbagai strategi pengaturan transportasi, stimulus ekonomi, hingga program mudik gratis guna memastikan arus mudik dan balik berlangsung aman serta lancar.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Aan Suhanan, mengatakan prediksi tersebut merupakan hasil survei pergerakan masyarakat yang dilakukan bersama Badan Pusat Statistik (BPS). Jumlah tersebut setara dengan lebih dari 50 persen populasi Indonesia.

“Walaupun prediksi tahun ini turun sekitar 1,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya, kita tetap harus waspada karena realisasi pergerakan pada Lebaran 2025 mencapai 154 juta orang, lebih tinggi dari prediksi,” kata Aan dalam acara Dialektika Demokrasi bertema “Sinergi Pemerintah dan Stakeholder Buat Mudik 2026 Aman dan Nyaman” di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (5/3/2026).

Aan menegaskan pemerintah melakukan persiapan sejak dini agar potensi lonjakan pemudik dapat diantisipasi melalui kebijakan transportasi yang tidak sekadar bersifat rutinitas.

Jawa Barat Jadi Asal Pemudik Terbanyak

Berdasarkan hasil survei, wilayah asal pemudik terbesar diperkirakan berasal dari Jawa Barat dengan persentase sekitar 21 persen. Di kawasan Jabodetabek, Kabupaten Bogor menjadi daerah dengan jumlah pemudik terbesar, mencapai 22,6 persen dari total pergerakan di wilayah tersebut.

Sementara itu, Jawa Tengah menjadi tujuan utama pemudik dengan jumlah sekitar 10,3 juta orang.

Dari sisi moda transportasi, kendaraan pribadi masih menjadi pilihan utama masyarakat. Diperkirakan sekitar 24,9 juta orang akan menggunakan sepeda motor untuk mudik.

Adapun pengguna mobil pribadi sebagian besar memilih jalur tol, dengan persentase mencapai 66 persen. Sedangkan pengendara sepeda motor diperkirakan memanfaatkan jalur utama maupun jalur alternatif.

Baca Juga:  BPN dan Pemda Mesuji Sepakati PKS Penggunaan Peta ZNT

Simpul Transportasi Diprediksi Padat

Kementerian Perhubungan juga memetakan sejumlah simpul transportasi yang berpotensi mengalami kepadatan.

Untuk moda kereta api, Stasiun Pasar Senen diprediksi menjadi titik keberangkatan utama dengan tujuan favorit menuju Yogyakarta. Sementara di sektor penerbangan, Bandara Soekarno-Hatta diperkirakan tetap menjadi pusat pergerakan penumpang terbesar.

Pada moda laut, Pelabuhan Tanjung Priok menjadi titik keberangkatan utama dengan tujuan Surabaya melalui Pelabuhan Tanjung Perak. Sedangkan Pelabuhan Merak tetap menjadi jalur utama penyeberangan menuju Bakauheni, Lampung.

Puncak Mudik Diprediksi 18 April

Pemerintah menetapkan kalender Angkutan Lebaran 2026 berlangsung selama 18 hari. Berdasarkan perhitungan Kementerian Perhubungan, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 18 April 2026, sedangkan arus balik diprediksi terjadi pada 24 April 2026.

Aan mengatakan kebijakan fleksibilitas waktu perjalanan diharapkan dapat mendistribusikan arus pemudik agar tidak menumpuk pada hari-hari tertentu.

“Kami berharap pengaturan ini dapat membantu mendistribusikan pergerakan masyarakat sehingga tidak terjadi kepadatan pada tanggal-tanggal puncak,” ujarnya.

Diskon Tiket hingga Program Mudik Gratis

Selain pengaturan arus transportasi, pemerintah juga menyiapkan berbagai stimulus ekonomi di sektor transportasi untuk membantu masyarakat.

Beberapa kebijakan yang disiapkan antara lain diskon tarif penyeberangan sebesar 21,3 persen di 14 pelabuhan, diskon sekitar 30 persen untuk tiket kereta api dan transportasi laut, serta potongan tarif tol sekitar 17–18 persen.

Pemerintah juga menyiapkan program mudik gratis, termasuk penyediaan 41 bus yang dapat mengangkut sekitar 15.000 penumpang. Program tersebut juga mencakup layanan pengangkutan sepeda motor ke 34 kota tujuan di Sumatera, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Baca Juga:  Pelayanan Kesehatan Masyarakat Kurang Mampu Prioritas Pemda

Selain itu, PT Kereta Api Indonesia juga menyediakan layanan angkut sepeda motor bagi pemudik yang menggunakan kereta api.

Pengaturan Lalu Lintas dan Pelabuhan

Untuk mendukung kelancaran arus mudik, pemerintah menerbitkan Surat Keputusan Bersama (SKB) bersama Kementerian PUPR dan Kepolisian terkait pengaturan lalu lintas selama periode Lebaran.

Beberapa kebijakan yang diterapkan antara lain pembatasan operasional angkutan barang tertentu, khususnya yang membawa hasil tambang dan material bangunan, selama masa mudik. Kebijakan tersebut tidak berlaku untuk kendaraan pengangkut bahan bakar minyak (BBM) dan kebutuhan pokok.

Pengaturan juga dilakukan di pelabuhan penyeberangan. Pelabuhan Merak akan difokuskan untuk kendaraan pribadi dan penumpang umum, Pelabuhan Ciwandan untuk sepeda motor, sementara Pelabuhan Bojonegara digunakan bagi angkutan barang tertentu.

Di sisi Lampung, Pelabuhan Bakauheni dan Pelabuhan Panjang disiapkan untuk mendukung distribusi penumpang dan logistik.

Selain itu, penyesuaian juga dilakukan terkait perayaan Nyepi di Bali. Sejumlah pelabuhan akan ditutup sementara, sementara pelabuhan alternatif seperti Pelabuhan Jangkar di Situbondo dan Pelabuhan Banyuwangi disiapkan untuk mendukung distribusi logistik menuju Nusa Tenggara Barat.

Aan menegaskan seluruh kebijakan tersebut bertujuan memastikan perjalanan mudik tahun ini dapat berlangsung lebih aman dan nyaman.

“Sinergi antara pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan sangat penting agar mudik 2026 dapat berjalan lancar dan masyarakat dapat pulang kampung dengan aman,” kata Aan.(*)


Penulis : Heri Suroyo


Editor : Rudi Alfian


Sumber Berita : Jakarta

Temukan berita-berita menarik Lintas Lampung di Google News
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

Berita Terkait

Lindungi Pemudik Motor, Pemerintah Diminta Ketati Pengawasan
Lestari: Sahkan RUU PPRT Guna Lindungi Warga Negara
RMOL Lampung Tempati Kantor Baru
Berlian Voice Rilis “Rindu Ngana”, Dialog Budaya Timur dan Batak dalam Satu Harmoni
Mirza Meneguhkan, Pemimpin Hari Ini Berniat Mensejahterakan Rakyat
Wagub Buka Bersama Yatim Piatu di Budi Asih
Lampung Gelontorkan Rp135 Miliar untuk Jalan Rawa Pitu
Ramadhan, Andi Arief Tunaikan Nazar, Santuni 1.200 Yatim Piatu

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 21:49 WIB

Mudik Lebaran 2026 Diprediksi 143,9 Juta Orang Bergerak, Pemerintah Siapkan Strategi Transportasi dan Diskon Tiket

Kamis, 5 Maret 2026 - 21:44 WIB

Lindungi Pemudik Motor, Pemerintah Diminta Ketati Pengawasan

Kamis, 5 Maret 2026 - 21:41 WIB

Lestari: Sahkan RUU PPRT Guna Lindungi Warga Negara

Kamis, 5 Maret 2026 - 21:25 WIB

RMOL Lampung Tempati Kantor Baru

Kamis, 5 Maret 2026 - 03:34 WIB

Berlian Voice Rilis “Rindu Ngana”, Dialog Budaya Timur dan Batak dalam Satu Harmoni

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Lindungi Pemudik Motor, Pemerintah Diminta Ketati Pengawasan

Kamis, 5 Mar 2026 - 21:44 WIB

#indonesiaswasembada

Lestari: Sahkan RUU PPRT Guna Lindungi Warga Negara

Kamis, 5 Mar 2026 - 21:41 WIB

#indonesiaswasembada

RMOL Lampung Tempati Kantor Baru

Kamis, 5 Mar 2026 - 21:25 WIB