Pasukan Stabilisasi Internasional ke Gaza, Israel Setuju, Tapi….

Selasa, 28 Juli 2026 | 12:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

YERUSALEM- Kabinet keamanan Israel pada Minggu (26/7) menyetujui masuknya Pasukan Stabilisasi Internasional (International Stabilization Force/ISF) ke Gaza, meskipun ada penolakan dari Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir, menurut laporan media Israel.

Ben-Gvir berpendapat Hamas telah gagal memenuhi komitmennya, sehingga Israel tidak berkewajiban untuk melanjutkan langkah tersebut, seperti dilansir stasiun televisi milik negara Israel, Kan TV News.

Seorang pejabat senior Israel mengatakan militer akan terus mempertahankan “garis kuning” yang menandai wilayah-wilayah di bawah kendali Israel di Gaza dan tidak akan mundur kecuali Hamas melakukan pelucutan senjata, seperti dilaporkan Kan TV News.

Baca Juga:  HKA Bakter Perkuat Komitmen Pendidikan melalui Program HKA Mengajar

ISF akan mendapatkan kekebalan hukum berdasarkan undang-undang Israel dan beroperasi dalam koordinasi dengan militer Israel di luar zona kendali Israel, tambah pejabat tersebut.

Kabinet keamanan itu juga memutuskan hanya negara-negara yang menjalin hubungan diplomatik dengan Israel dan tidak mengambil tindakan yang bertentangan dengan Israel di forum-forum internasional yang dapat berpartisipasi dalam ISF.

Baca Juga:  Ikhtiar Lampung Timur Memanusiakan Siswa Lewat Sekolah Rakyat

Menurut laporan Kan TV News pekan lalu, pembangunan pangkalan ISF di dekat Rafah, Gaza Selatan, telah disetujui, dan sekitar 30 perwira asal Maroko telah meninjau lokasi penempatan yang direncanakan.

ISF dibentuk berdasarkan perjanjian damai Gaza dan mendapat dukungan dari Dewan Keamanan PBB pada November tahun lalu.[]


Penulis : Nara J Afkar


Editor : Rudi Alfian


Sumber Berita : Jakarta

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Ikhtiar Lampung Timur Memanusiakan Siswa Lewat Sekolah Rakyat
Pameran GIIAS 2026, Chery Catat Pemesanan 3500 Unit
Sejak 2023, 260 Jurnalis Tewas di Tangan Israel
Keselamatan Sekolah Prioritas Thailand Pasca Penembakan Massal
Marindo Ikuti Pembelajaran Transformasi Digital Nasional 
Proyek Kerja Sama Yunnan-Bali Masuki Tahap Baru
TAPM Lampura Klarifikasi Dugaan Pungli Pendamping Desa, Laporan Lima Oknum Sudah di Meja Kepala BPSDM
DPR Dukung Kebijakan Kemensos Tangguhkan Bansos Bagi Keluarga Terindikasi Judol

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 01:00 WIB

Ikhtiar Lampung Timur Memanusiakan Siswa Lewat Sekolah Rakyat

Jumat, 14 Agustus 2026 - 00:53 WIB

Pameran GIIAS 2026, Chery Catat Pemesanan 3500 Unit

Kamis, 13 Agustus 2026 - 21:42 WIB

Sejak 2023, 260 Jurnalis Tewas di Tangan Israel

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:44 WIB

Keselamatan Sekolah Prioritas Thailand Pasca Penembakan Massal

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:32 WIB

Marindo Ikuti Pembelajaran Transformasi Digital Nasional 

Berita Terbaru

Sekolah Rakyat Lampung Timur [Ris]

#indonesiaswasembada

Ikhtiar Lampung Timur Memanusiakan Siswa Lewat Sekolah Rakyat

Jumat, 14 Agu 2026 - 01:00 WIB

Para pengunjung mengamati mobil Chery Q dalam pameran GIIAS 2026 yang digelar di Tangerang, Provinsi Banten, pada 30 Juli hingga 9 Agustus 2026.[cherry]

#indonesiaswasembada

Pameran GIIAS 2026, Chery Catat Pemesanan 3500 Unit

Jumat, 14 Agu 2026 - 00:53 WIB

Jurnalis Palestina Saleh Aljafarani Tewas Saat Meliput di Gaza [xin]

#indonesiaswasembada

Sejak 2023, 260 Jurnalis Tewas di Tangan Israel

Kamis, 13 Agu 2026 - 21:42 WIB

ILustrasi Penembakan di Sekolah Thailand

#indonesiaswasembada

Keselamatan Sekolah Prioritas Thailand Pasca Penembakan Massal

Kamis, 13 Agu 2026 - 20:44 WIB

Transpormasi Digital Perkuat Ekonomi Digital Lampung

#indonesiaswasembada

Marindo Ikuti Pembelajaran Transformasi Digital Nasional 

Kamis, 13 Agu 2026 - 20:32 WIB