Nasyirul Falah:  Puan Maharani Pemimpin yang Merakyat

Minggu, 29 Mei 2022 | 16:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Tanfidziyah PBNU Nasyirul Falah Amru/Net

Ketua Tanfidziyah PBNU Nasyirul Falah Amru/Net

Laporan : Heri Suroyo

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani merupakan sosok pemimpin yang gemar sekali turun ke daerah untuk bertemu dan menyerap aspirasi yang ada di masyarakat.

Seperti, ketika Puan Maharani menyambangi Solo Raya,Jawa Tengah yang merupakan daerah pemilihan (Dapil) nya sebagai anggota DPR RI.

“Sebagai seorang menteri, seorang ketua DPR RI, di manapun beliau selalu turun, beliau meresapi apa yang dibutuhkan rakyat, apa yang diderita rakyat, beliau sangat meresapi,” ungkap Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) Nasyirul Falah Amru kepada awak media, Minggu (29/5).

Baca Juga:  Awak Shenzhou-21 Tampil di Hadapan Publik Usai Rekor Misi Antariksa selama 210 Hari

Pria yang akrab disapa Gus Falah ini juga menilai bahwa kegemaran Puan Maharani turun ke daerah menunjukan kinerja dari seorang pemimpin. Sebab, lanjut dia, tidak bisa kemudian melihat seorang pemimpin dari hitungan angka-angka.

“Kita tidak bisa melihat seorang pemimpin itu dari angka-angka tetapi track record yang penting. Dengan track record sedemikian rupa mbak Puan ya sudah melewati semuanya. Sudah melewati berbagai macam ujian,”pungkas legislator dari Fraksi PDI Perjuangan itu.

Sebelumnya, Puan dalam postingan di Instagramnya menekankan meskipun dirinya merupakan cucu sang proklamator Bung Karno dan anak dari Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, bukan berarti untuk mencapai karir politiknya tanpa kerja keras alias mengandalkan privilege politik.

Baca Juga:  Fraksi Demokrat tak Hadiri Paripurna, Walikota Metro: Dibahas di Internal Partai

“Mungkin banyak yang berpikir saya mencapai posisi sekarang ini dengan mudah, karena menjadi cucu dan anak seorang tokoh dianggap bisa memuluskan jalan. Tapi kenyataannya tidak ada pencapaian tanpa kerja keras,” kata Puan, dalam video wawancara yang ia posting di akun @puanmaharaniri. ##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Warga Bakar Fasilitas Perusahan PT BSA
DPR Meminta Pemerintah Terbitkan Travel Warning Ke Timur Tengah
Ngopi Kerukunan Jaga Harmoni Bandar Lampung
Mengemas Sejarah di Era Digital
Agama dan Politik: Haruskah Dipisahkan Secara Diametral?
Lampung Perkuat Kolaborasi untuk Penyandang Disabilitas
DPRD Mesuji Apresiasi Kerja Cepat Polres dan Jajaran Dalam Menangkap Pelaku Penembakan Seorang Ibu di Wiralaga 
RS Jiwa Berganti Nama jadi RS Alamsyah Ratu Perwiranegara

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 16:30 WIB

Warga Bakar Fasilitas Perusahan PT BSA

Rabu, 12 Agustus 2026 - 16:30 WIB

DPR Meminta Pemerintah Terbitkan Travel Warning Ke Timur Tengah

Rabu, 12 Agustus 2026 - 16:04 WIB

Ngopi Kerukunan Jaga Harmoni Bandar Lampung

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:29 WIB

Mengemas Sejarah di Era Digital

Rabu, 12 Agustus 2026 - 14:57 WIB

Agama dan Politik: Haruskah Dipisahkan Secara Diametral?

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Warga Bakar Fasilitas Perusahan PT BSA

Rabu, 12 Agu 2026 - 16:30 WIB

#indonesiaswasembada

DPR Meminta Pemerintah Terbitkan Travel Warning Ke Timur Tengah

Rabu, 12 Agu 2026 - 16:30 WIB

#indonesiaswasembada

Ngopi Kerukunan Jaga Harmoni Bandar Lampung

Rabu, 12 Agu 2026 - 16:04 WIB

Sonny dan Mas Wamen Kebudayaan RI-Giring [xin]

#indonesiaswasembada

Mengemas Sejarah di Era Digital

Rabu, 12 Agu 2026 - 15:29 WIB

#indonesiaswasembada

Agama dan Politik: Haruskah Dipisahkan Secara Diametral?

Rabu, 12 Agu 2026 - 14:57 WIB