Naas, Kaki Siswi SMP Remuk Terlindas Truk Batubara Saat Alami Kecelakaan Bersama Bibinya 

Jumat, 26 April 2024 | 00:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Rudi Alfian

LAMPUNG UTARA – Musibah tak berujung, armada pengangkut batubara kembali makan korban. Kali ini siswi SMP jadi korban kegilaan kendaraan ODOL yang melintas di Jalan Lintas Tengah Sumatera tepatnya di seputaran Jalan Alamsyah Ratu Prawiranegara Kabupaten setempat.

Korban Henti Maylina (14) mengalami kecelakaan dan remuk pada pergelangan kaki sebelah kiri akibat terlindas mobil tronton bermuatan batubara dengan nomor polisi (Nopol) BE 8990 AUB dari arah Bukit Kemuning menuju arah Bandar Lampung.

Menurut penuturan bibi korban, Indah (30) warga Desa Kalibalangan, Ia bersama keponakannya pulang dari menjenguk kerabatnya yang sedang dirawat di RS. Handayani. Sepulang dari sana, keduanya berboncengan mengendarai sepeda motor Yamaha Vega ZR, tiba di depan gerai Alfamart dekat SPBU Hi. Yusuf Kelapa Tujuh, motor yang dikendarainya menghindari lubang yang cukup dalam, naas, saat akan menghindari lubang, sepeda motor yang dikendarainya tergelincir dan jatuh, bersamaan datang dari arah belakang Mobil armada batubara berwarna putih yang langsung menggilas kaki keponakannya.

“Motor saya itu pas ngerem, karena depan motor saya itu (ada) lubang. Saya itu menghindar (lubang) tiba-tiba mobil (batubara) itu sampai. Saya itu narik badan keponakan saya, tapi saya enggak sadar kalau kaki keponakan saya itu kelindas mobil, karena saya juga jatuh dari motor,” kata bibi korban, saat dikonfirmasi di RS. CMC Kotabumi, Kamis, (25/04) malam.

Baca Juga:  Ekonomi Nasional Kuat, 2026 Indonesia Siap Melangkah

Armada batubara yang menabrak, kata dia, mencoba kabur meninggalkan keduanya dilokasi kejadian. Namun berkat kesigapan warga setempat, mobil mampu diberhentikan.

“Kabur mobilnya. Langsung dikejar sama orang-orang yang yang ngeliat. Kami dibantu dianterin ke rumah sakit sama mobil travel yang kebetulan ada dilokasi,” jelasnya.

Tiba dirumah sakit, sambung dia, dirinya langsung menghubungi saudaranya yang juga orang tua dari korban, Henti Maylina.

“Saya langsung nelpon menghubungi kakak, orang tua dari keponakan saya, Henti Maylina,” ujarnya.

Sementara itu, orang tua korban, Suhaimi (50) warga Desa Kalibalangan saat dikonfirmasi di rumah sakit setempat mengatakan buah hatinya menjadi korban kecelakaan yang disebabkan oleh kendaraan batubara selepas magrib sekira pukul 18.30 WIB.

Dirinya sangat syok mendengar kabar yang disampaikan adiknya, sebab dirinya tahu mereka sedang menjenguk kerabatnya yang sedang dirawat di rumah sakit, namun tiba-tiba datang kabar mereka berdua mengalami kecelakaan parah.

“Anak saya kecelakaan dikarenakan mobil batubara. Anak saya patah kaki terinjak ban mobil, sekarang dirawat di RS. CMC Kotabumi ini. Anak saya itu sudah dipinggir (jalan), tapi masih kelindas mobil. Hasil rontgennya telapak kaki anak saya hancur,” ucapnya lirih.

Masih kata dia, menurut informasi pihak kepolisian, sopir mobil sudah diamankan pihak kepolisian dan dibawa ke Polres Lampura. Dirinya berharap armada batubara tidak lagi melintas di Lampung Utara.

Baca Juga:  Membesuk Tahanan Izin Kejati? Haris Munandar: Mohon Dicabut

“Harapan saya pak, mobil batubara itu jangan lagi lewat di jalan lintas sumatera ini pak. Dari Kotabumi sampai Gunung Labuhan, jalannya hancur. Saya enggak bisa terima dengan kejadian ini, kaki anak saya cacat seumur hidup,” ujarnya.

Hal senada disampaikan kerabat dekat korban, Daniel Priyadinata yang juga anggota DPRD Lampura terpilih membenarkan kerabat dekatnya mengalami peristiwa naas. Korban yang merupakan sepupunya itu dilindas mobil tronton bermuatan batubara arah Bandar Lampung.

“Korban ini dari jenguk keluarga yang dirawat di RS Handayani. Pas diperjalanan pulang, mereka berdua kecelakaan di depan Alfamart SPBU Hi Yusuf Taruko, kakinya dilindas mobil tronton batubara. Hasil koordinasi dengan dokter tadi, katanya harus ada tindakan amputasi. Diatas mata kaki itu patah, dibawah mata kaki itu hancur,” jelasnya.

Terpisah, Kasat Lantas Polres Lampura, Iptu Joni Carter saat dikonfirmasi awak media via pesan Whatsapp membenarkan peristiwa dimaksud. Untuk sopir mobil sudah diamankan petugas.

“Sudah kita amankan Sopirnya. Nanti kita informasikan kembali, karena anggota masih melakukan pemeriksaan terhadap sopir,” balasnya.##

Temukan berita-berita menarik Lintas Lampung di Google News
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

Berita Terkait

Kondisi Menteri KKP Sehat, Pingsan Akibat Kelelahan
Menteri KKP Pingsan Saat Hadiri Pemakaman Korban Pesawat ATR 42-500
Kuntau juga Warnai Musda Golkar Way Kanan
Musda Golkar Ke 6 Way Kanan diawali Dengan GELAM
Gubernur Lampung Dorong Penanganan Terpadu Konflik Gajah-Manusia di Way Kambas
Mahkota Peradaban adalah Kemanusiaan
Pemprov Lampung dan KemenTrans RI Bersinergi Dorong Kawasan Transmigrasi Mesuji Jadi Lumbung Pangan dan UMKM Unggulan
Akademisi Puji Pidato Prabowo di Davos, Pertegas Beda Prabowonomics Vs Greedynomics

Berita Terkait

Minggu, 25 Januari 2026 - 14:13 WIB

Kondisi Menteri KKP Sehat, Pingsan Akibat Kelelahan

Minggu, 25 Januari 2026 - 13:25 WIB

Menteri KKP Pingsan Saat Hadiri Pemakaman Korban Pesawat ATR 42-500

Minggu, 25 Januari 2026 - 12:26 WIB

Kuntau juga Warnai Musda Golkar Way Kanan

Minggu, 25 Januari 2026 - 12:23 WIB

Musda Golkar Ke 6 Way Kanan diawali Dengan GELAM

Minggu, 25 Januari 2026 - 01:39 WIB

Gubernur Lampung Dorong Penanganan Terpadu Konflik Gajah-Manusia di Way Kambas

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Kondisi Menteri KKP Sehat, Pingsan Akibat Kelelahan

Minggu, 25 Jan 2026 - 14:13 WIB

#indonesiaswasembada

Menteri KKP Pingsan Saat Hadiri Pemakaman Korban Pesawat ATR 42-500

Minggu, 25 Jan 2026 - 13:25 WIB

#indonesiaswasembada

Kuntau juga Warnai Musda Golkar Way Kanan

Minggu, 25 Jan 2026 - 12:26 WIB

#indonesiaswasembada

Musda Golkar Ke 6 Way Kanan diawali Dengan GELAM

Minggu, 25 Jan 2026 - 12:23 WIB

#indonesiaswasembada

Gubernur Lampung Dorong Penanganan Terpadu Konflik Gajah-Manusia di Way Kambas

Minggu, 25 Jan 2026 - 01:39 WIB