Museum Transmigrasi Bagelen, Bukti Peran Pendatang bagi Perkembangan Lampung

Rabu, 7 Januari 2026 | 18:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PESAWARAN — Museum Nasional Transmigrasi di Desa Bagelen, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, merupakan bukti nyata peran transmigran di Tanah Lado (Lampung-re).

Hal ini ditegaskan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal didampingi Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela saat mendampingi  Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dalam rangka penguatan fungsi edukasi sejarah dan pelestarian nilai-nilai transmigrasi sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan di Provinsi Lampung, Rabu (7/1/2026).

Museum Nasional Transmigrasi merupakan pusat edukasi dan pelestarian sejarah program transmigrasi di Indonesia, khususnya yang berkaitan erat dengan Provinsi Lampung sebagai salah satu daerah tujuan transmigrasi terbesar.

Baca Juga:  Kristomei: Bimo Krido, Refleksi 2026 sekaligus Meningkatkan Kepedulian Sosial

Rombongan disambut oleh jajaran pengelola museum. Dalam kunjungan itu, para kepala daerah meninjau sejumlah ruang pamer yang menampilkan dokumentasi sejarah transmigrasi, koleksi benda peninggalan para transmigran, serta arsip perjalanan kebijakan transmigrasi dari masa ke masa.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyampaikan bahwa Museum Nasional Transmigrasi memiliki nilai strategis sebagai pengingat sejarah sekaligus sarana pembelajaran bagi masyarakat. Ia menegaskan bahwa pembangunan Lampung tidak terlepas dari peran besar para transmigran yang telah berkontribusi terhadap pembangunan sosial, ekonomi, dan budaya.

Baca Juga:  Gubernur Mirza Terima Aduan Warga soal Sengketa Lahan

“Transmigrasi bukan sekadar perpindahan penduduk, tetapi juga proses pembentukan peradaban baru. Museum ini menjadi saksi sejarah perjuangan dan semangat gotong royong para transmigran dalam membangun Lampung,” ujarnya.

Kunjungan tersebut diharapkan dapat mendorong peningkatan perhatian pemerintah terhadap pengembangan Museum Nasional Transmigrasi sebagai destinasi wisata sejarah dan edukasi berskala nasional.[]


Penulis : Romy Agus


Editor : Nara J Afkar


Sumber Berita : Lampung, Jateng-Adpim

Temukan berita-berita menarik Lintas Lampung di Google News
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

Berita Terkait

‎JMSI Lampung dan La Nadiya Villa Pahawang Jalin Kerja Sama Vokasi dan Entrepreneurship
Kepala Bapenda Way Kanan Diserahterimakan
Polsek Way Serdang Laksanakan Colling Sistem Safari Subuh di Desa Kejadian
Kamis Beradat Resmi Berlaku di Lampung, Bahasa Daerah dan Batik Jadi Identitas
Suherman Jabat Dishub Way Kanan
Membesuk Tahanan Izin Kejati? Haris Munandar: Mohon Dicabut
Sekda Velli Lantik 4 Pejabat Eselon 2
Lampung Maju Bikin Indonesia Makin Terang!

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 20:51 WIB

‎JMSI Lampung dan La Nadiya Villa Pahawang Jalin Kerja Sama Vokasi dan Entrepreneurship

Senin, 12 Januari 2026 - 16:49 WIB

Kepala Bapenda Way Kanan Diserahterimakan

Senin, 12 Januari 2026 - 16:02 WIB

Polsek Way Serdang Laksanakan Colling Sistem Safari Subuh di Desa Kejadian

Senin, 12 Januari 2026 - 16:00 WIB

Kamis Beradat Resmi Berlaku di Lampung, Bahasa Daerah dan Batik Jadi Identitas

Senin, 12 Januari 2026 - 15:53 WIB

Suherman Jabat Dishub Way Kanan

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Kepala Bapenda Way Kanan Diserahterimakan

Senin, 12 Jan 2026 - 16:49 WIB

#indonesiaswasembada

Polsek Way Serdang Laksanakan Colling Sistem Safari Subuh di Desa Kejadian

Senin, 12 Jan 2026 - 16:02 WIB

#indonesiaswasembada

Suherman Jabat Dishub Way Kanan

Senin, 12 Jan 2026 - 15:53 WIB