Mohammad Muhassin Raih Guru Besar Dibidang Bahasa Inggris

Sabtu, 3 Mei 2025 | 20:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MOHAMMAD MUHASSIN, akhirnya merasakan jerih payah perjuangannya selama ini. Gelar guru besar alias Profesor dalam bidang  ilmu Bahasa Inggris direngkuhnya. lahir di Pekalongan Jawa Tengah pada  18 Agustus 1977 dari pasangan Ayah KH. Sanusi Noor dan Ibu Hj. Chasanah. Ia merupakan anak dari tujuh bersaudara.

Kakaknya bernama Masnunah, Mulazamah, M. Mustain, M. Machi, Lik Mifrokhah, dan M. Multazam. Latar belakangnya berasal dari keluarga pendidik. Ayahnya adalah seorang guru SMP dan ibunya guru mengaji.

Tak heran sejak belia ia berpengalaman mengajar dengan membantu ayah ibunya mengajar anak-anak di madrasah dan Taman Pendidikan Qur’an (TPQ). Pendidikan dasar dan menengah ia tempuh di kota kelahirannya, Pekalongan. Pagi belajar di SD Islam Setono I dan SMP Salafiyah Pekalongan, sore sampai malam belajar mengaji di madrasah. Pendidikan menengah atas ditempuhnya di SMAN 2 Pekalongan sambil belajar mengaji di malam harinya.

Muhassin menyelesaikan studi jenjang sarjananya di Jurusan Sastra Inggris Universitas Diponegoro Semarang. Selama menempuh studinya, ia banyak terlibat dalamkegiatan intra dan ekstrakampus. Ia pernah menjadi pengurus HMJ Sastra Inggris, dan freelance Instruktur bahasa Inggris dan Translator.

Baca Juga:  BERITA FOTO: Bandara Soetta Dibuka, Radin Inten II? Tunggu

Setelah wisuda pada Tahun 2003, karena keinginannya yang kuat untuk menimba pengalaman mengajar, ia mengabdi sebagai Dosen Luar Biasa di Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto.

Untuk menjawab keingintahuannya yang tinggi, ia memutuskan untuk melanjutkan studi ke jenjang Magister pada tahun 2005 dengan memilih Program Studi S-2 Ilmu Sastra Konsentrasi Linguistik Universtas Padajdjaran Bandung.

Setelah menyelesaikan studi S-2 di tahun 2007, ia mencoba peruntungan mengikuti tes CPNS dan alhamdulillah diterima sebagai dosen di Prodi Tadris Bahasa Inggris STAIN Bengkulu.

Capaian ini mendorongnya kembali untuk melanjutkan studi doktoral di Universitas Padjadjaran Bandung dari 2013-2015 pada Program Studi S-3 Ilmu Sastra Konsentrasi Linguistik.

Di tengah menempuh Pendidikan S-2, Muhassin menikah dengan Dewi Ayu Hidayati, seorang akademisi FISIP Universitas Lampung yang lahir dari pasangan Ayah Prof. Dr. H.M. Damrah Khair MA dan Ibu Dra Hj. Hilda Suyuthi.

Dari pernikahannya ini, dikarunia 2 orang anak, Anas Prabu Muzafar yang kini sedang menempuh studi Pendidikan Dokter Universitas Lampung dan Myiesha Nadia Kamila yang bersekolah di SMAQ Darul Fattah Bandar Lampung.

Baca Juga:  Gunakan Satelit dan Drone, Hampir 100 Warga Tiongkok Hilang di Nepal

Alhamdulillah Wassyukru lillah, rasa syukur ia panjatkan kepada Allah SWT atas karunia yang diberikan kepadanya berupa capaian Guru Besar dalam bidang Ilmu Bahasa Inggris berdasarkan SK Mendikbudristek RI Nomor 47190/M/07/2023.

Hal ini terbilang istimewa karena pencapaian ini hadir di saat 15 tahun pengabdiannya sebagai PNS Kementerian Agama dan sebagai kado ulang tahunnya.

Selama menjalani profesinya sebagai dosen, pria yang kini aktif berkiprah di penjaminan mutu pendidikan tinggi dan riset sebagai Asesor LAMDIK dan Reviewer LITAPDIMAS ini pernah mengemban tugas sebagai Ketua Program Studi Tadris Bahasa Inggris STAIN Bengkulu, Kepala Laboratorium Bahasa Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Raden Intan Lampung, Sekretaris Jurusan Manajemen Pendidikan Islam dan Ketua Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Raden Intan Lampung.

Di bidang kemasyarakatan, Prof. Muhassin mengabdi di beberapa organisasi kemasyarakatan, seperti anggota FKUB Provinsi Lampung, Wakil Sekretaris ICMI Orwil Lampung.


Penulis : Romy Agus


Editor : Rudy Alfian


Sumber Berita : UIN Raden Intan Lampung

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Kerja Sama Sektor Energi Tiongkok-Indonesia Raih Momentum
Kabut Asap, Anwar Ibrahim Hormati Hukum Indonesia
Lampung Perkuat Mitigasi dan Layanan Kesehatan Terkait GAK
1.000 Lebih Penerbangan di Inggris di ‘Canceled’
‘Anda adalah Saya’: Pesan Dosen Unila I Wayan Mustika Lewat Film ‘Ageman’
Kasus Arinal; Jaksa Sebut Negara Rugi Rp 268,76 miliar
12 Raperda Inisiatif DPRD Lampung Sasar Sektor Strategis
AS Sanksi 27 Maskapai Iran, Malaysia pun Ikut Terseret

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 22:24 WIB

Kerja Sama Sektor Energi Tiongkok-Indonesia Raih Momentum

Rabu, 9 September 2026 - 22:21 WIB

Kabut Asap, Anwar Ibrahim Hormati Hukum Indonesia

Rabu, 9 September 2026 - 21:19 WIB

Lampung Perkuat Mitigasi dan Layanan Kesehatan Terkait GAK

Rabu, 9 September 2026 - 21:13 WIB

1.000 Lebih Penerbangan di Inggris di ‘Canceled’

Rabu, 9 September 2026 - 21:12 WIB

‘Anda adalah Saya’: Pesan Dosen Unila I Wayan Mustika Lewat Film ‘Ageman’

Berita Terbaru


Peralatan pertambangan cerdas buatan Tiongkok dipamerkan dalam Pameran Industri Energi Internasional (Taiyuan) Tiongkok 2026 di Kota Taiyuan, Provinsi Shanxi, pada 4 September 2026. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Kerja Sama Sektor Energi Tiongkok-Indonesia Raih Momentum

Rabu, 9 Sep 2026 - 22:24 WIB

Menara Kembar Petronas yang diselimuti kabut asap di Kuala Lumpur, Malaysia. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Kabut Asap, Anwar Ibrahim Hormati Hukum Indonesia

Rabu, 9 Sep 2026 - 22:21 WIB

#indonesiaswasembada

Lampung Perkuat Mitigasi dan Layanan Kesehatan Terkait GAK

Rabu, 9 Sep 2026 - 21:19 WIB


Sejumlah penumpang berjalan di Bandar Udara Heathrow di London, Inggris (Xinhua)

#indonesiaswasembada

1.000 Lebih Penerbangan di Inggris di ‘Canceled’

Rabu, 9 Sep 2026 - 21:13 WIB