Menteri PPPA Soroti Tantangan Pengasuhan di Era Digital

Minggu, 26 Juli 2026 | 21:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri PPA dan Wagub Lampung Jihan

Menteri PPA dan Wagub Lampung Jihan

BANDARLAMPUNG-Pemerintah Provinsi Lampung terus berupaya membangun ekosistem pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak secara menyeluruh.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Gubernur Jihan Nurlela saat menyambut kunjungan kerja Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, Arifah Fauzi, dalam Rapat Koordinasi bersama Forum Puspa, Forum Anak Daerah (FAD), Puspaga, PATBM, dan Dinas PPPA Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung di Ruang Abung Balai Keratun, Minggu (26/7/2026).

​Dalam sambutannya, Wagub Jihan menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kehadiran Menteri PPPA RI di Provinsi Lampung. Menurutnya, sinergi yang kuat antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, hingga Pemerintah Kabupaten/Kota menjadi kunci utama keberhasilan berbagai program perlindungan dan pemberdayaan.

​”Kehadiran beliau menjadi simbol bahwa Lampung ini tentu saja menjadi perhatian, dan memang kami memang butuh sekali genggaman tangan, butuh sekali untuk bisa dikawal betul oleh Ibu Menteri dalam menjalankan apa yang menjadi tugas perpanjangan tangan dari pemerintah pusat,” ujar Wagub Jihan.

​Wagub menjelaskan bahwa isu perempuan dan anak di Lampung tidak lagi sekadar menjadi program dinas formal, melainkan telah didorong menjadi sebuah gerakan sosial bersama. Salah satu bentuk aksi nyata yang baru saja dilaksanakan adalah gerakan partisipasi keluarga saat Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

Baca Juga:  Ombudsman RI Mulai Penilaian Tahun 2026 di Lampung

​”Baru saja kita selesai melakukan gerakan bersama untuk mengawal peserta didik kita dalam MPLS dalam gerakan ‘Ayah Mengantar Anak ke Sekolah’ dan antusiasmenya cukup luar biasa Ibu Menteri di Provinsi Lampung. Saya menyaksikan pagi-pagi, anak-anak sekolah kita, anak-anak peserta didik diantar oleh ayahnya,” jelasnya.

Indonesia Masa Depan

Menteri PPPA RI Arifah Fauzi menyoroti besarnya proporsi perempuan dan anak yang mencapai dua pertiga dari total populasi Indonesia berdasarkan data BPS, yaitu perempuan sebesar 49,4 persen dan anak-anak sebesar 31,6 persen.

​”Artinya perempuan dan anak memiliki posisi dan peran yang sangat strategis untuk Indonesia ke depan, khususnya untuk 2045. Karena anak-anak kita hari ini adalah pemimpin Indonesia masa depan. Bagaimana anak-anak Indonesia memimpin di 2045 tergantung bagaimana kita memperlakukan anak-anak kita pada hari ini,” tegas Arifah Fauzi.

​Menteri PPPA memaparkan data SIMFONI PPA sepanjang tahun 2025 yang mencatat 35.020 kasus kekerasan dengan total 36.920 korban. Ia mengungkapkan keprihatinannya atas fakta bahwa tempat kejadian terbanyak justru berada di dalam rumah tangga, di mana pelaku kekerasan dominan merupakan orang terdekat korban.

Baca Juga:  Pemprov Lampung Perkuat Ekosistem Ekonomi Desa

​Arifah Fauzi juga menekankan munculnya tantangan era digital, khususnya kecanduan gawai dan paparan konten pornografi yang berdampak berat pada kesehatan mental anak. Ia mengingatkan bahwa pola pengasuhan tidak boleh berhenti dan harus beradaptasi secara dinamis sesuai perkembangan zaman guna membentengi karakter anak.

​”Kita enggak bisa membentengi anak kita dengan dinding atau pagar beton yang tinggi, mereka tetap punya cara bagaimana mereka bisa melewati dinding itu. Maka benteng yang harus kita berikan adalah benteng yang ada di dalam hati anak-anak kita. Kalau dia tahu bahwa itu sesuatu tidak baik, dia akan mencoba untuk meninggalkan,” tambah Menteri PPPA.

​Menteri PPPA selanjutnya memberikan apresiasi khusus kepada Provinsi Lampung atas capaian pembentukan UPTD PPA yang telah terbentuk 100 persen di seluruh kabupaten/kota, seraya mendorong peningkatan kualitas layanan, sarana prasarana, serta SDM pendamping. Selain itu, Ia mendorong optimalisasi program “Kemudi” untuk menjembatani rekomendasi Suara Anak Indonesia langsung kepada para pengambil kebijakan di tingkat daerah.[]


Penulis : Desty Efriyani


Editor : Nara J Afkar


Sumber Berita : Lampung

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Ukraina Tembak Kapal Dagang Iran, Menlu Seyed Desak UE Ambil Tindakan
Menteri PPPA Beri Pendampingan Korban Kekerasan Seksual
Revolusi Kuba Masih Relevan untuk Terus Digaungkan
Kompi III Gelar Patroli Pengamanan Tempat Ibadah
Rosan: Kemitraan Indonesia-China Tetap Kuat
Dikukuhkan 16 Guru Besar UIN Raden Intan
Halte Bundaran HI Jadi Lokasi Nobar Dracin “Overdo”
Lampung Hadirkan ”Nikah Sah dan Bermartabat” 31 Pasangan

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 21:46 WIB

Ukraina Tembak Kapal Dagang Iran, Menlu Seyed Desak UE Ambil Tindakan

Minggu, 26 Juli 2026 - 21:32 WIB

Menteri PPPA Soroti Tantangan Pengasuhan di Era Digital

Minggu, 26 Juli 2026 - 21:25 WIB

Menteri PPPA Beri Pendampingan Korban Kekerasan Seksual

Minggu, 26 Juli 2026 - 21:17 WIB

Revolusi Kuba Masih Relevan untuk Terus Digaungkan

Minggu, 26 Juli 2026 - 21:08 WIB

Kompi III Gelar Patroli Pengamanan Tempat Ibadah

Berita Terbaru

Ilustrasi Penembakan Kapal Iran oleh Ukraina

#indonesiaswasembada

Ukraina Tembak Kapal Dagang Iran, Menlu Seyed Desak UE Ambil Tindakan

Minggu, 26 Jul 2026 - 21:46 WIB

Menteri PPA dan Wagub Lampung Jihan

#indonesiaswasembada

Menteri PPPA Soroti Tantangan Pengasuhan di Era Digital

Minggu, 26 Jul 2026 - 21:32 WIB

Menteri PPA dan Korban Kekerasan Seksual

#indonesiaswasembada

Menteri PPPA Beri Pendampingan Korban Kekerasan Seksual

Minggu, 26 Jul 2026 - 21:25 WIB

Kuba dan Teguh Santosa [Dok]

#indonesiaswasembada

Revolusi Kuba Masih Relevan untuk Terus Digaungkan

Minggu, 26 Jul 2026 - 21:17 WIB

Pengamanan Tempat Ibadah [Na]

#indonesiaswasembada

Kompi III Gelar Patroli Pengamanan Tempat Ibadah

Minggu, 26 Jul 2026 - 21:08 WIB