BANDAR LAMPUNG – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Raden Intan Lampung Kelompok 215 menggelar sosialisasi dan menghadirkan mobil perpustakaan keliling dari Perpustakaan Daerah Nuwobaca Lampung. Kegiatan berlangsung pada Rabu (6/8/2025) di lapangan SD Al Azhar 1.
Program ini dilatarbelakangi rendahnya minat baca siswa di tengah maraknya penggunaan gawai. Pihak sekolah menyambut antusias program kerja tersebut dan mendukung penuh upaya peningkatan literasi di lingkungan sekolah.
Acara dimulai pukul 08.45 hingga 11.15 WIB, diikuti seluruh siswa kelas 1 hingga 6 yang dibagi ke dalam beberapa sesi. Mahasiswa KKN menyiapkan alas baca, sementara Perpustakaan Keliling menyediakan buku cerita anak dan dongeng rakyat. Kehadiran mobil perpustakaan menjadi kejutan menyenangkan bagi siswa, yang terlihat bersemangat menunggu giliran membaca.
Pihak sekolah, termasuk kepala sekolah, wakil kepala bidang kurikulum, wakil kepala bidang sarana-prasarana, dan guru-guru, memberikan apresiasi atas program ini.
Sekretaris KKN 215, Maitsaa Laila, mengatakan kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan antusiasme siswa untuk mengunjungi perpustakaan daerah maupun sekolah. “Dengan adanya perpustakaan keliling, anak-anak bisa lebih antusias mengunjungi perpustakaan dan meningkatkan jumlah pembaca di pojok baca maupun perpustakaan sekolah,” ujarnya.
Koordinator KKN 215, Akhdan Akmal, menambahkan pentingnya program ini dalam membangun kesadaran literasi siswa. “Program ini diharapkan membuat siswa melek literasi sehingga dapat membuka jendela ilmu dan memperluas wawasan,” tuturnya.
Penulis: afif rifqi yonada
Penulis : Afif Rifqi Yonada dan Sulkeflee Samoh
Editor : Ahmad Novriwan
Sumber Berita : UIN RIL






![Ketua Umum Pengurus Besar Mathla'ul Anwar (PBMA) Dr. K.H. Jazuli Juwaini, M.A., M.M., melepas keberangkatan 448 mahasiswa Universitas Mathla'ul Anwar (UNMA) Banten, yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Tahun Akademik 2025/2026.[Hs]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-23-at-12.51.48-225x129.jpeg)

![Seorang peserta dalang remaja berlatih memainkan wayang sebelum pertunjukan dalam Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 di Gedung Societet di Daerah Istimewa Yogyakarta pada 21 Juli 2026.[]Seorang dalang remaja, Latif Listyo Wicoro (22 tahun) berlatih memainkan wayang sebelum pertunjukan dalam Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 di Gedung Societet, Yogyakarta, Selasa (21/7). Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 diikuti oleh 20 peserta yang diselenggarakan hingga 24 Juli mendatang. Festival ini menampilkan pertujukan wayang kulit purwa dan wayang golek menak yang merupakan wadah bagi para dalang muda penerus sekaligus menjadi bagian dari upaya pelestarian seni pedalangan di kalangan generasi muda.](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-23-at-12.29.28-225x129.jpeg)
![Alih-alih memegang kamera, Veldesen Yaputra, mahasiswa arsitektur sekaligus kreator konten asal Indonesia, berdiri tenang di depan sebuah bangunan kuno China. Dengan buku sketsa di tangannya, dia secara cermat menggambar kerumitan struktur kayu dan lekukan atap bangunan megah tersebut.[]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-23-at-12.10.57-225x129.jpeg)


![Ketua Umum Pengurus Besar Mathla'ul Anwar (PBMA) Dr. K.H. Jazuli Juwaini, M.A., M.M., melepas keberangkatan 448 mahasiswa Universitas Mathla'ul Anwar (UNMA) Banten, yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Tahun Akademik 2025/2026.[Hs]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-23-at-12.51.48-129x85.jpeg)

![Seorang peserta dalang remaja berlatih memainkan wayang sebelum pertunjukan dalam Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 di Gedung Societet di Daerah Istimewa Yogyakarta pada 21 Juli 2026.[]Seorang dalang remaja, Latif Listyo Wicoro (22 tahun) berlatih memainkan wayang sebelum pertunjukan dalam Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 di Gedung Societet, Yogyakarta, Selasa (21/7). Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 diikuti oleh 20 peserta yang diselenggarakan hingga 24 Juli mendatang. Festival ini menampilkan pertujukan wayang kulit purwa dan wayang golek menak yang merupakan wadah bagi para dalang muda penerus sekaligus menjadi bagian dari upaya pelestarian seni pedalangan di kalangan generasi muda.](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-23-at-12.29.28-129x85.jpeg)


