Lampung Dukung Pengembangan Kawasan Industri Berwawasan Lingkungan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 10:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

BANDARLAMPUNG — Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mendukung setiap usaha yang berorientasi pada pengembangan kawasan industri berwawasan lingkungan. Dikatakan Mirza saat bertemu PT Solusi Maknah Indonesia (SMI), Jumat (30/1/2026).

Direktur Utama PT Solusi Maknah Indonesia, Daichi Ikegami, menjelaskan bahwa pihaknya tertarik berinvestasi di Lampung setelah mengikuti forum Lampung Economic Investment Forum (LEIF) di Jakarta. Menurutnya, visi pembangunan Lampung sejalan dengan fokus perusahaan dalam pengembangan energi terbarukan dan industri hijau.

“Kami sangat tertarik mengembangkan energi terbarukan di Lampung dengan memanfaatkan potensi sumber daya lokal, khususnya limbah pertanian dan perkebunan,” ujar Daichi.

Ia menjelaskan, PT SMI berencana memanfaatkan limbah pertanian yang selama ini dibuang atau dibakar di lahan untuk diolah menjadi sumber energi. Limbah tersebut akan dibeli langsung dari petani sehingga diharapkan dapat meningkatkan pendapatan dan memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat.

Baca Juga:  APBD Lampung: Pendapatan Rp7,23 T, Belanja Rp6,93 T

“Daripada limbah dibuang dan menimbulkan emisi karbon, lebih baik dimanfaatkan sebagai bahan bakar yang dikelola secara terkontrol untuk menghasilkan energi,” jelasnya.

Selain itu, PT SMI juga menyiapkan sejumlah proyek unggulan, antara lain pembangkit listrik tenaga tenaga surya, pembangkit listrik tenaga air, geothermal, pengolahan limbah cair kelapa sawit menjadi biogass, pengembangan kawasan industri modern berwawasan lingkungan, dan lainnya. Proyek-proyek tersebut ditujukan untuk mendukung transisi energi bersih sekaligus menopang kawasan industri modern di Lampung.

Baca Juga:  Pelantikan Pejabat; 'Abah' Lukman Kembali Benahi RSUAM

Daichi menambahkan, pengembangan industri hijau tersebut diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja baru. Selain membeli limbah dari petani dan nelayan, perusahaan juga berkomitmen mempekerjakan tenaga kerja lokal terkait teknologi energi terbarukan.

Gubernur Mirza menyampaikan Pemerintah Provinsi Lampung pada prinsipnya mendukung investasi yang berorientasi pada keberlanjutan lingkungan, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta penciptaan lapangan kerja.

“Pemerintah Provinsi Lampung terbuka terhadap investasi yang ramah lingkungan dan memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat. Tentunya akan kami dorong melalui kebijakan, koordinasi lintas sektor, serta dukungan kelembagaan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Gubernur Mirza.[]


Penulis : Desty


Editor : Romy Agus


Sumber Berita : Lampung, Adpim

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Menhan Israel Ancam Rebut Lebih Banyak Wilayah
Tiongkok Diminati Wisatawan Indonesia
Investasi Hongkong-Tiongkok di Indonesia tembus 17,8 miliar $ AS
Dayabumi dan GEM Kembangkan PLTS 90 MWp di Sulteng
Indonesia Minta Investasi Tiongkok Dukung Hilirisasi
APBD Lampung: Pendapatan Rp7,23 T, Belanja Rp6,93 T
Gubernur Lampung Ajak LPM Berkolaborasi Membangun Daerah
SDABMBK Lampung Utara Percepat Pengadaan Alat Berat

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:59 WIB

Menhan Israel Ancam Rebut Lebih Banyak Wilayah

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:20 WIB

Tiongkok Diminati Wisatawan Indonesia

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:11 WIB

Investasi Hongkong-Tiongkok di Indonesia tembus 17,8 miliar $ AS

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:25 WIB

Dayabumi dan GEM Kembangkan PLTS 90 MWp di Sulteng

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:23 WIB

Indonesia Minta Investasi Tiongkok Dukung Hilirisasi

Berita Terbaru

Personel militer Israel melakukan operasi di Kota Qabatiya, sebelah selatan Kota Jenin, Tepi Barat belum lama ini (Xinhua)

Berita Utama

Menhan Israel Ancam Rebut Lebih Banyak Wilayah

Rabu, 21 Okt 2026 - 23:59 WIB

Berita Utama

Tiongkok Diminati Wisatawan Indonesia

Rabu, 21 Okt 2026 - 23:20 WIB

PT Daya Bumi Energi Indonesia (Dayabumi Energi) dan GEM Co., Ltd. menandatangani kerja sama pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 90 megawatt-peak (MWp) dan sistem penyimpanan energi baterai berkapasitas 40 megawatt-hour (MWh) di kawasan industri Sulawesi Tengah pada 19 Oktober 2026 di Jakarta Selatan. (Xinhua)

Berita Utama

Dayabumi dan GEM Kembangkan PLTS 90 MWp di Sulteng

Rabu, 21 Okt 2026 - 21:25 WIB

Noor Sona Maesana Mushonnif, staf khusus Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), memberi pidato pada acara Dialog Global South: Forum Meja Bundar Tiongkok-Indonesia di Jakarta, 19 Oktober, 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Indonesia Minta Investasi Tiongkok Dukung Hilirisasi

Rabu, 21 Okt 2026 - 21:23 WIB