Lampung Catat Penurunan IPH, Harga Cabai dan Bawang Putih Turun

Senin, 25 Agustus 2025 | 14:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAR LAMPUNG— Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Lampung, Bani Ispriyanto, mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah secara virtual yang dipimpin Sekretaris Kementerian Dalam Negeri, Tomsi Tohir, dari Ruang Command Center Lt.2, Senin (25/8/2025).

Berdasarkan laporan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amalia Adininggar Widyasanti, perkembangan harga pangan pada minggu ketiga Agustus 2025 menunjukkan fluktuasi yang cukup signifikan. Dari 38 provinsi di Indonesia, tercatat 14 provinsi mengalami kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH), 23 provinsi mengalami penurunan, dan 1 provinsi stabil.

Provinsi Lampung menjadi salah satu daerah yang mengalami penurunan IPH sebesar -0,19%. Penurunan ini dipengaruhi oleh turunnya harga cabai rawit, bawang putih, dan cabai merah. Namun, sejumlah komoditas lain masih menunjukkan tren kenaikan, seperti bawang merah, beras, dan minyak goreng, yang mendapat perhatian khusus pemerintah.

Harga beras di Zona 1 mengalami kenaikan pada Agustus 2025, dengan beras medium naik 1,1% menjadi Rp.14.005 per kilogram, sedangkan beras premium naik 0,83% menjadi Rp16.618 per kilogram dibanding Juli 2025.

Baca Juga:  Pemprov Lampung Lepas 57 Kafilah MTQ Nasional XXXI 2026 ke Jawa Tengah

Minyak goreng juga naik tipis sebesar 0,21%, meskipun produk Minyakita mengalami penurunan harga 0,05% dibanding bulan sebelumnya. Namun, harganya masih berada di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp.15.700 per liter.

Kenaikan signifikan terjadi pada harga bawang merah yang melonjak 12,79% dengan rata-rata harga Rp.53.098 per kilogram, jauh di atas HET Rp.36.500. Sementara itu, bawang putih turun 1,33%, telur ayam ras naik 0,38% dengan harga Rp.30.000 per kilogram, dan daging ayam ras turun 0,23% dengan harga Rp.40.000 per kilogram.

Divisi Perencanaan Operasional dan Pelayanan Publik Perum Bulog, Rini Andrida, menyampaikan bahwa stok beras nasional mencapai 3,9 juta ton dan telah didistribusikan secara merata ke seluruh wilayah Indonesia. Penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) telah terealisasi sebesar 70.519 ton atau 5,35% dari target penyaluran Juli–Desember 2025.

Realisasi bantuan pangan nasional telah mencapai 96,47% atau sebanyak 352.641.000 ton. Sementara itu, pasokan Minyakita sejak 1 Januari hingga 23 Agustus 2025 tercatat 64,95 juta liter, dengan realisasi distribusi mencapai 60,54 juta liter (93%), termasuk 4,78 juta liter di Provinsi Lampung.

Baca Juga:  Lampung Perkuat Mitigasi dan Layanan Kesehatan Terkait GAK

Untuk komoditas jagung, pemerintah telah merealisasikan pengadaan sebesar 65.644 ton, dengan Lampung menyumbang 19.673,27 ton dari target 78.000 ton, tertinggi kedua setelah NTB. Stok cadangan jagung Bulog secara nasional sebesar 65.525 ton, dengan Kanwil Bulog Lampung memiliki cadangan terbesar kedua, yakni 14.928 ton.

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi, mengungkapkan bahwa pihaknya tengah membahas rencana penyesuaian harga beras medium menjadi Rp.13.500/kg untuk Zona 1, Rp.14.000/kg untuk Zona 2, dan Rp.15.000/kg untuk Zona 3. Ia juga mengimbau pelaku usaha penggilingan beras agar menjaga Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Gabah Kering Panen (GKP) di level Rp6.500/kg.

Bapanas juga menetapkan harga acuan gula di Rp14.500/kg dan melarang penjualan gula rafinasi (Gula yang memiliki tingkat kemurnian sukrosa yang sangat tinggi mencapai 99,9%) untuk menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).


Penulis : Desty


Editor : Hadi


Sumber Berita : Pemprov Lampung

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Muzani: Bangunan Cagar Budaya Kembali ke Bentuk Aslinya
Indonesia Tampil di WorldSkills Competition ke-48
Trump Nyakin Perundingan AS-Iran Banyak Digelar Pekan Ini
Rektor UIN RIL Bangga Menteri Agama Terpilih Sebagai Presiden Pertama IAMI
Rektor UIN RIL Sambut Jakarta Understanding, Teguhkan Peran Masjid dalam Perdamaian Global
Rusia Hancurkan 25% Fasilitas Internet dan Starlink Ukraina
Pertemuan Xi-Trump Suntik Kepercayaan dan Stabilitas Global
Menlu Iran: Lebih dari 5.000 Tewas dalam Serangan AS-Israel

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 11:13 WIB

Muzani: Bangunan Cagar Budaya Kembali ke Bentuk Aslinya

Senin, 28 September 2026 - 09:48 WIB

Indonesia Tampil di WorldSkills Competition ke-48

Senin, 28 September 2026 - 09:41 WIB

Trump Nyakin Perundingan AS-Iran Banyak Digelar Pekan Ini

Senin, 28 September 2026 - 07:38 WIB

Rektor UIN RIL Bangga Menteri Agama Terpilih Sebagai Presiden Pertama IAMI

Senin, 28 September 2026 - 06:11 WIB

Rektor UIN RIL Sambut Jakarta Understanding, Teguhkan Peran Masjid dalam Perdamaian Global

Berita Terbaru

Berita Utama

Muzani: Bangunan Cagar Budaya Kembali ke Bentuk Aslinya

Senin, 28 Sep 2026 - 11:13 WIB


Foto yang diabadikan pada 21 September 2026 ini menunjukkan National Exhibition and Convention Center (Shanghai), tempat penyelenggaraan ajang WorldSkills Competition ke-48, di Shanghai, Tiongkok timur. (Xinhua)

Berita Utama

Indonesia Tampil di WorldSkills Competition ke-48

Senin, 28 Sep 2026 - 09:48 WIB


Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi berbicara dalam sebuah konferensi pers di markas besar PBB di New York pada 25 September 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Trump Nyakin Perundingan AS-Iran Banyak Digelar Pekan Ini

Senin, 28 Sep 2026 - 09:41 WIB

Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., Presiden pertama The International Assembly of Mosque Imams (IAMI)

#indonesiaswasembada

Rektor UIN RIL Bangga Menteri Agama Terpilih Sebagai Presiden Pertama IAMI

Senin, 28 Sep 2026 - 07:38 WIB