Komisi VII Dorong Pemerataan Fasilitas Uji Laboratorium

Minggu, 15 Juni 2025 | 13:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AMBON — Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Rahayu Saraswati, menyoroti pentingnya pemerataan fasilitas pengujian laboratorium di kawasan Indonesia timur, khususnya bagi perusahaan-perusahaan yang berada di sekitar Papua. Menurutnya, tingginya biaya yang harus dikeluarkan untuk melakukan uji laboratorium ke Ambon menjadi tantangan tersendiri, terlebih Maluku memiliki kekayaan alam yang potensial seperti minyak kayu putih yang dapat mendorong pengembangan ekonomi kreatif di daerah.

“Ini menjadi pekerjaan rumah bagi DPR RI, karena perusahaan-perusahaan dari Papua harus datang ke Ambon untuk melakukan uji lab. Biayanya tentu sangat besar, apalagi jika pengujian itu harus dilakukan secara berulang,” ujar Rahayu saat memimpin kunjungan kerja Komisi VII DPR RI ke Balai Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri (BSPJI) Kementerian Perindustrian di Ambon, Kamis (12/6/2025).

Dalam kunjungan tersebut, rombongan Komisi VII DPR RI meninjau inovasi ketel minyak kayu putih yang dikembangkan oleh BSPJI Ambon. Menurut Rahayu, pengembangan inovasi ini memberikan dampak positif terhadap pemberdayaan UMKM, khususnya yang memanfaatkan kekayaan alam lokal seperti pohon minyak kayu putih di wilayah Maluku maupun Papua.

Baca Juga:  Giri Ramanda Tegaskan Usulan Kenaikan Gaji Kepala Daerah Dinilai Tidak Etis

“Saya melihat ini luar biasa. Mereka tidak hanya melakukan pelatihan, tapi juga memproduksi dan menjual ketel minyak kayu putih. UMKM di Ambon dan Papua bisa memanfaatkan ini untuk penguatan ekonomi lokal,” jelasnya. Ia menambahkan, saat ini sudah terjual sekitar 5.000 unit ketel minyak kayu putih hasil produksi BSPJI.

Selain isu pemerataan fasilitas, Rahayu juga menyoroti pentingnya perencanaan anggaran negara yang mempertimbangkan karakteristik geografis Maluku sebagai daerah kepulauan. Dengan luas wilayah laut yang mendominasi hingga 92,4 persen, kebutuhan transportasi di Maluku dinilainya sangat tinggi.

Baca Juga:  KWP DPR Resmi Laporkan Deddy Sitorus ke MKD Terkait Pernyataan "Gerombolan Sirkus"

“Kita perlu melihat kembali bagaimana skema penganggaran bagi daerah kepulauan seperti Maluku ini. Transportasi menjadi salah satu kunci utama agar potensi ekonomi daerah bisa berkembang optimal,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Komisi VII DPR RI juga mendengarkan berbagai masukan terkait pengembangan ekonomi kreatif, termasuk penguatan sektor perikanan, pariwisata, hingga pengelolaan sampah. Menurut Rahayu, persoalan sampah menjadi salah satu tantangan besar bagi pengembangan sektor pariwisata di Maluku.

“Sayang sekali, bahkan ketika menyelam pun saya masih menemukan sampah di laut. Pemda harus memastikan pengelolaan sampah berjalan baik, mulai dari penampungan hingga fasilitas pengangkutan dan petugasnya. Ini penting agar masyarakat juga tahu kemana mereka harus membuang sampahnya,” pungkasnya.


Penulis : Heri Suroyo


Editor : Hadi


Sumber Berita : DPR RI

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Pemerintah Kucurkan Ratusan Miliar Bangun Pagar Pembatas Way Kambas, Mubazir!!!
Ikhtiar Lampung Timur Memanusiakan Siswa Lewat Sekolah Rakyat
Pameran GIIAS 2026, Chery Catat Pemesanan 3500 Unit
Sejak 2023, 260 Jurnalis Tewas di Tangan Israel
Keselamatan Sekolah Prioritas Thailand Pasca Penembakan Massal
Marindo Ikuti Pembelajaran Transformasi Digital Nasional 
Proyek Kerja Sama Yunnan-Bali Masuki Tahap Baru
TAPM Lampura Klarifikasi Dugaan Pungli Pendamping Desa, Laporan Lima Oknum Sudah di Meja Kepala BPSDM

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 09:36 WIB

Pemerintah Kucurkan Ratusan Miliar Bangun Pagar Pembatas Way Kambas, Mubazir!!!

Jumat, 14 Agustus 2026 - 01:00 WIB

Ikhtiar Lampung Timur Memanusiakan Siswa Lewat Sekolah Rakyat

Jumat, 14 Agustus 2026 - 00:53 WIB

Pameran GIIAS 2026, Chery Catat Pemesanan 3500 Unit

Kamis, 13 Agustus 2026 - 21:42 WIB

Sejak 2023, 260 Jurnalis Tewas di Tangan Israel

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:44 WIB

Keselamatan Sekolah Prioritas Thailand Pasca Penembakan Massal

Berita Terbaru

Sekolah Rakyat Lampung Timur [Ris]

#indonesiaswasembada

Ikhtiar Lampung Timur Memanusiakan Siswa Lewat Sekolah Rakyat

Jumat, 14 Agu 2026 - 01:00 WIB

Para pengunjung mengamati mobil Chery Q dalam pameran GIIAS 2026 yang digelar di Tangerang, Provinsi Banten, pada 30 Juli hingga 9 Agustus 2026.[cherry]

#indonesiaswasembada

Pameran GIIAS 2026, Chery Catat Pemesanan 3500 Unit

Jumat, 14 Agu 2026 - 00:53 WIB

Jurnalis Palestina Saleh Aljafarani Tewas Saat Meliput di Gaza [xin]

#indonesiaswasembada

Sejak 2023, 260 Jurnalis Tewas di Tangan Israel

Kamis, 13 Agu 2026 - 21:42 WIB

ILustrasi Penembakan di Sekolah Thailand

#indonesiaswasembada

Keselamatan Sekolah Prioritas Thailand Pasca Penembakan Massal

Kamis, 13 Agu 2026 - 20:44 WIB