Komisi III Dukung serta Evaluasi Anggaran KPK dan PPATK

Selasa, 11 Juni 2024 - 16:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Komisi III DPR RI menggelar rapat kerja dengan Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan Republik Indonesia (PPATK RI). Rapat ini dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi III DPR RI Pangeran Khairul Saleh di ruang rapat Komisi III, Senayan, Jakarta, Selasa (11/6/2024). Secara umum rapat ini membahas tentang rancangan anggaran untuk tahun 2025 dan evaluasi anggaran yang sudah digunakan.

Dalam rapat ini Komisi III bisa menerima penjelasan KPK dan PPATK atas tindak lanjut terhadap temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2022. Komisi III juga dapat menerima penjelasan usulan program KPK sesuai dengan Pagu Indikatif Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp1.237.441.326.000 dan akan memperjuangkan usulan tambahan yang diajukan sebesar Rp 117.126.478.000 sehingga menjadi sebesar Rp1.354.567.804.000.

Baca Juga:  Komunitas Jumat Berbagi Kembali Salurkan Bantuan Pada Kaum Dhuafa di Lampura

Lebih lanjut, Komisi III juga dapat menerima penjelasan usulan program PPATK sesuai dengan Pagu Indikatif Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp254.560.077.000 dan akan memperjuangkan usulan tambahan yang diajukan sebesar Rp457.791.269.000 sehingga menjadi sebesar Rp712.351.346.000.
“Terkait usulan tambahan anggaran pada poin 2 dan 3 tersebut di atas, Komisi III DPR RI akan melakukan evaluasi dan pendalaman terlebih dahulu dengan para mitra kerja pengusul yakni KPK dan PPATK,” papar Pangeran.

Di kesempatan yang sama Ketua Komisi III DPR RI Bambang Wuryanto mengharapkan dalam penyusunan anggaran antara kedua lembaga ini, ada konektivitas anggaran PPATK dan KPK untuk dukungan RUU Perampasan Aset dan Pembatasan Uang Kartal atau Pemberantasan Transaksi Uang Kartal.
“Bagaimana anggaran ini dikoneksikan menjadi program nasional, ini yang kita butuhkan. Menjadi penguatan atas RUU kita. Dua RUU kita yang masing menggantung, dan saya yakinkan ini akan susah berjalan tanpa dukungan PPATK dan KPK,” ungkap Bambang. (*)

Baca Juga:  Partai Gelora: Soal Peretasan PDN, Perlu Dibentuk Matra Khusus

Penulis : Heri Suroyo


Sumber Berita : Jakarta

Temukan berita-berita menarik Lintas Lampung di Google News
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

Berita Terkait

Kukuhkan 1037 Warga Baru PSHT Mesuji, Ini Pesan Dewan Pusat PSHT Madiun
Pilkada Serentak 2024 Sulit Dapatkan Pemimpin Berkualitas
Pengabdian Mahasiswa KKN UIN: Dari Pemberdayaan Masyarakat Hingga Ikut Menghalau Gajah
Pj Bupati Levi Lakukan Pengukuhan Perpanjangan Masa Jabatan Kades dan BPD se-Mesuji
Menag Lantik Pimpinan PTKN dan Pejabat Eselon II, Juanda Naim Pulang Kandang
Polres Mesuji Gelar Rekontruksi Kasus Pembunuhan Siswi SMK Tanjung Raya 
Rakor KPU Lampung Bahas Tahapan Pilkada dan Hal Krusial
Kejadian terhadap Donald Trump Bisa Saja Terjadi di Indonesia, Jika yang Kalah Tidak Terima dan yang Menang Arogan
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 19 Juli 2024 - 18:14 WIB

Kukuhkan 1037 Warga Baru PSHT Mesuji, Ini Pesan Dewan Pusat PSHT Madiun

Jumat, 19 Juli 2024 - 13:10 WIB

Pilkada Serentak 2024 Sulit Dapatkan Pemimpin Berkualitas

Jumat, 19 Juli 2024 - 09:42 WIB

Pengabdian Mahasiswa KKN UIN: Dari Pemberdayaan Masyarakat Hingga Ikut Menghalau Gajah

Jumat, 19 Juli 2024 - 08:55 WIB

Pj Bupati Levi Lakukan Pengukuhan Perpanjangan Masa Jabatan Kades dan BPD se-Mesuji

Jumat, 19 Juli 2024 - 06:53 WIB

Menag Lantik Pimpinan PTKN dan Pejabat Eselon II, Juanda Naim Pulang Kandang

Kamis, 18 Juli 2024 - 11:12 WIB

Rakor KPU Lampung Bahas Tahapan Pilkada dan Hal Krusial

Kamis, 18 Juli 2024 - 10:34 WIB

Kejadian terhadap Donald Trump Bisa Saja Terjadi di Indonesia, Jika yang Kalah Tidak Terima dan yang Menang Arogan

Kamis, 18 Juli 2024 - 10:21 WIB

Cagub Jakarta Partai Gerindra Masih Mendalami Keinginan Masyarakat Jakarta

Berita Terbaru

#CovidSelesai

Pilkada Serentak 2024 Sulit Dapatkan Pemimpin Berkualitas

Jumat, 19 Jul 2024 - 13:10 WIB