Kolaborasi Kemenimipas-Kemenaker Majukan SDM Warga Lapas

Jumat, 17 Januari 2025 | 13:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KEMENTERIAN Imigrasi dan Pemasyarakatan menyambut baik inisiatif Kementerian Ketenagakerjaan untuk membangun sinergi dua institusi ini. Staf Khusus Menimipas Abdullah Rasyid mengatakan bahwa kementerian ini akan mendaklanjuti hasil pertemuan antara Kemenimipas Agus Andrianto dan Kemnaker Yassierli, pada 8 Januari lalu.

Pertemuan itu membuahkan kesepakatan sinergi dua kementerian ini untuk mengoptimalkan fungsi masing-masing. Salah satunya adalah meningkatkan akses pelatihan dan sertifikasi bagi warga Lembaga Pemasyarakatan.

”Melalui kolaborasi dengan Kemenaker ini, kami berharap akan terjadi improvement yang signifikan terhadap tata kelola pembinaan di Lapas. Kami akan menindaklajuti kesepakatan ini hingga terjalin kerjasama yang sinergis. Kami siap menyediakan hal-hal yang dibutuhkan Kemenaker,” ujar Rasyid, Jum’at pagi (17/1).

Baca Juga:  Keluarga Besar Polres Mesuji Gelar Shalat Ghaib Atas Gugurnya Bripka Anumerta Arya Supena 

Dalam pertemuan tersebut, Kemnaker Yassierli mengatakan bahwa pihaknya berencara menghadirkan pojok pelatihan vokasi di Lapas. Di mana para penghuni lapas bisa mendapatkan pelatihan vokasi dan sertifikasi kompetensi. Karena itu pihaknya akan menyediakan modul pelatihan dan instrukturnya, berikut dengan sertifikasi kompetensi dari BNSP.

Sementara itu Rasyid menambahkan jika saat ini terdapat 270.000 warga binaan di Kemen Imipas. Termasuk 374 Lapas, 162 Rutan, 94 Bapas, 1 rumah sakit, 33 cabang Rutan. Semua ini, menurutnya, adalah potensi besar untuk mendukung sektor ketenagakerjaan, serta sektor lain yang mendukung Asta Cita Presiden Prabowo seperti Ketahanan Pangan.

Baca Juga:  DPR Marah, Tuding Kemenkeu tak Serius Tangani Bencana Sumatera

”Apalagi warga Lapas punya latar belakang yang kompleks, ada lulusan SD hingga profesor. Ada yang low skill dan ada yang ahli bidang IT. Seandainya Kemenaker memiliki sistem pelatihan yang mampu mendukung ini semua, tentu akan sangat produktif,” lanjut Rasyid. Karena itu pihaknya akan berdiskusi dengan pihak Kemnaker tentang dukungan sistem dan infrastruktur yang dibutuhkan.

“Isu utama warga binaan saat kembali ke masyarakat, adalah stigma sebagai narapidana. Mudah-mudahan dengan skill yang mumpuni berikut dengan sertifikasi, hal ini bisa meretas persoalan tersebut, “ ujar Rasyid.##


Penulis : M Nurhadi


Editor : M Nurhadi


Sumber Berita : Jakarta

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Tanaman Cakar Ayam dan Patah Tulang
Nyok Makan Kerak Telor Betawi
Mau Makan Soto Betawi di Jakarta?
Polres Mesuji Optimalkan “Patroli Janji Jaga”: Hadir Terukur, Dipantau Teknologi dan Sinergi Dengan Masyarakat
Mirza Minta PMII Lakukan Pemberdayaan Ekonomi Desa
Jihan Minta KOHATI Lakukan Penguatan Kepemimpian Perempun Muda
Jumlah Penerima PKH Lampung 391.826 Keluarga
Penanggulangan TBC Jadi Prioritas, Wagub Jihan Minta RAD TBC Segera Dituntaskan
KOLABORASI Kemenimipas Agus Andrianto dan Kemnaker Yassierli

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 11:51 WIB

Tanaman Cakar Ayam dan Patah Tulang

Sabtu, 6 Juni 2026 - 11:12 WIB

Nyok Makan Kerak Telor Betawi

Sabtu, 6 Juni 2026 - 11:07 WIB

Mau Makan Soto Betawi di Jakarta?

Sabtu, 6 Juni 2026 - 06:03 WIB

Polres Mesuji Optimalkan “Patroli Janji Jaga”: Hadir Terukur, Dipantau Teknologi dan Sinergi Dengan Masyarakat

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:14 WIB

Mirza Minta PMII Lakukan Pemberdayaan Ekonomi Desa

Berita Terbaru

Cakar Ayam

#indonesiaswasembada

Tanaman Cakar Ayam dan Patah Tulang

Sabtu, 6 Jun 2026 - 11:51 WIB

Kerak Telor

#indonesiaswasembada

Nyok Makan Kerak Telor Betawi

Sabtu, 6 Jun 2026 - 11:12 WIB

SOTO BETAWI

#indonesiaswasembada

Mau Makan Soto Betawi di Jakarta?

Sabtu, 6 Jun 2026 - 11:07 WIB

#indonesiaswasembada

Mirza Minta PMII Lakukan Pemberdayaan Ekonomi Desa

Jumat, 5 Jun 2026 - 15:14 WIB