Ketua Fraksi PKB MPR : Semua Agama Mengajarkan Kebaikan dan Kedamaian

Jumat, 21 Maret 2025 | 21:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Ketua Fraksi Partai Kebangkitan bangsa (F PKB) di MPR, Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz hadir mewakili Pimpinan MPR Rusdi Kirana pada Diskusi Publik Refleksi Menyambut Nyepi, di Ruang Delegasi Gedung Nusantara V Komplek MPR DPR RI, Kamis (20/3/2025). Diskusi dengan tema Merawat Keberagaman Mewujudkan Kesejahteraan dan Menyambut Kebangkitan Indonesia Emas 2045 terselenggara berkat kerjasama MPR RI dengan Berani (Badan Persaudaraan Antariman), salah satu sayap PKB.

Ikut hadir pada acara tersebut Anggota MPR RI FPKB Daniel Johan, Ketua Umum Parisada Hindu Dharma Indonesia Mayjen TNI (purn) Wisnu Bawa Tenaya, Ketua Umum Prajaniti Hindu Indonesia KS. Arsana, serta Ketua Berani Pdt. Dr. Lorens Manuputty.

Dalam sambutannya Neng Eem antara lain menyampaikan permohonan maaf dari Wakil Ketua MPR Rusdi Kirana yang urung hadir, karena ada acara lain yang tidak bisa ditinggalkan. Neng Eem mengatakan, sebagai orang luar, dirinya menyangka bahwa Hari Raya Nyepi tidak boleh dirayakan. Sebagaimana umat Hindu melakukan puasa selama 24 jam, tidak menyalakan listrik dan api saat Hari Raya Nyepi.

Baca Juga:  Jelang Puncak Haji, Selly Minta Fasilitas Medis Jemaah Diperkuat

“Hanya hari Nyepi yang tidak pernah kami rayakan, karena anggapan yang keliru. Tetapi setelah berkoordinasi dengan berbagai pihak, kami baru tahu bahwa Hari Raya Nyepi juga bisa dirayakan, pelaksanaannya dilakukan sebelum atau setelah hari Nyepi nya sendiri. Semoga ke depan acara ini bisa terus kita selenggaran, sebagaimana hari raya agama yang lain,” kata Neng Eem.

Refleksi Menyambut Nyepi, menurut Neng Eem menyadarkan bangsa Indonesia bahwa tidak ada yang bertentangan antara satu agama dengan agama yang lain. Karena semua agama mengajarkan kebaikan dan kedamaian. Jika ajaran agama, itu bisa konsisten dilakukan maka Indonesia akan muncul sebagai negara maju dan damai.

Baca Juga:  Beraksi di Delapan TKP Wilayah Simpang Pematang, Dua Pelaku Curanmor Dibekuk Polisi

“Semua kita bisa bersalah, semua kita bisa berbuat dosa. Seperti agama lainnya, maka Hari Raya Nyepi juga mengajarkan kepada kita untuk melakukan koreksi atas apa yang sudah dilakukan, untuk kemudian melakukan perbaikan,” kata Neng Eem lagi.

Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, kata Neng Eem perbaikan juga senantiasa dibutuhkan. Karena dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, masih kerap ditemukan kesalahan.

“Sebagai bangsa dan bangsa kita perlu selalu berbenah, melakukan perbaikan dari sebelumnya. Kalau perbaikin itu bisa senantiasa kita laksanakan, niscaya kita percaya bahwa pada saat Indonesia emas tahun 2045, kita mampu bersaing dengan bangsa-bangsa lain di dunia,” pungkasnya.(*)


Penulis : Heri Suroyo


Editor : Rudi Alfian


Sumber Berita : F-PKB,

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Hadiri Pembinaan Kelembagaan PAUD, Bupati Ayu Kukuhkan Bunda PAUD  4 Kecamatan
Pemprov Lampung Dorong Radio Hadirkan Konten Kreatif dan Edukatif
Kwarda Pramuka Lampung Pancangkan Niat “Solid Bergerak, Nyata Berdampak
Lestari Moerdijat: Dorong Penguasaan AI untuk Pemberdayaan Penyandang Disabilitas di Era Digital
Mardani Ali Sera: Penghapusan Guru Honorer Tak Boleh Berujung PHK Massal
Jelang Puncak Haji, Selly Minta Fasilitas Medis Jemaah Diperkuat
DPR Dukung Jaga Stabilitas Ekonomi Nasional dan Ketahanan Energi di Tengah Ketegangan Selat Hormuz
DPR Siapkan Pembahasan APBN 2027 Demi Jaga Stabilitas Ekonomi Nasional

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:50 WIB

Hadiri Pembinaan Kelembagaan PAUD, Bupati Ayu Kukuhkan Bunda PAUD  4 Kecamatan

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:20 WIB

Pemprov Lampung Dorong Radio Hadirkan Konten Kreatif dan Edukatif

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:17 WIB

Kwarda Pramuka Lampung Pancangkan Niat “Solid Bergerak, Nyata Berdampak

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:43 WIB

Lestari Moerdijat: Dorong Penguasaan AI untuk Pemberdayaan Penyandang Disabilitas di Era Digital

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:31 WIB

Mardani Ali Sera: Penghapusan Guru Honorer Tak Boleh Berujung PHK Massal

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Pemprov Lampung Dorong Radio Hadirkan Konten Kreatif dan Edukatif

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:20 WIB

#indonesiaswasembada

Kwarda Pramuka Lampung Pancangkan Niat “Solid Bergerak, Nyata Berdampak

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:17 WIB

#indonesiaswasembada

Mardani Ali Sera: Penghapusan Guru Honorer Tak Boleh Berujung PHK Massal

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:31 WIB