TANGGAMUS — Pemkab Tanggamus bersama Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) melaksanakan Serasehan keberagaman budaya cerminan persaudaraan Tanggamus, sekaligus penganugerahan lomba penulisan esai reflektif pelajar Tanggamus 2025. Bertempat di Aula Hotel 21 Gisting. Rabu, 03/12/2025.
Dengan mengusung tema meningkatkan solidaritas untuk kreativitas dan terciptanya ekonomi lokal, turut di hadiri oleh Bupati Tanggamus yang diwakili oleh Sekretaris Kesbangpol Tanggamus Suyanto, Ketua FPK Tanggamus WD Fatcurrochman Syam, ketua FKUB Tanggamus Ismail, Kemenag Tanggamus Mardanus dan lains sebaginya.
Dalam sambutannya Sekretaris Kesbangpol Tanggamus Suyanto mengungkapkan, kegiatan Serasehan ini sebagai media bagi kita untuk berkomunikasi dan berdiskusi serta menyatukan semangat kebersamaan, saling menghormati perbedaan, di Forum FPK ini merupakan wadah staregis untuk mempererat hubungan antar kelompok masyarakat dan menyelesaikan permasalahan sosial.
Tugas dan kewajiban pemerintah daerah dibantu oleh lembaga seperti FPK, FKUB, dan ormas lainnya terkait Pluralisme Budaya adalah, membina dan memelihara ketentraman dan ketertiban masyarakat terhadap kemungkinan timbulnya ancaman gangguan keamanan di daerah akibat persoalan etnis dan suku budaya.
” Melalui sarasehan ini diharapkan dapat semakin menumbuh kembangkan nilai-nilai kebersamaan, solidaritas sosial tanpa memandang etnis dan golongan, dan memantapkan persatuan dan kesatuan antar seluruh elemen bangsa. Sehingga, kita dapat mewujudkan kehidupan masyarakat Tanggamus yang rukun, damai, harmonis, bersatu dalam kebhinekaan,”ucap Suyanto yang mewakili Sambutan Bupati Tanggamus.
Sementara itu dalam penyampaiannya, ketua FPK Tanggamus WD Fatcurrochman Syam, mengatakan sangat mengapresiasi dengan kehadiran para tamu undangan yang hadir, ini merupakan bukti nyata komitmen kolektif bersama dalam menjaga harmoni di Bumi Begawi Jejama. FPK Tanggamus memiliki satu misi utama menjadikan keragaman yang dimiliki sebagai sumber kekuatan, bukan sumber perpecahan.
Hari ini yang akan di bahas tema sentral “Keberagaman Budaya Cerminan Persaudaraan Tanggamus”, yang akan dilanjutkan dengan diskusi mendalam tentang bagaimana solidaritas dapat meningkatkan kreativitas dan mendorong terciptanya ekonomi lokal di daerah Tanggamus.
” Kami sangat bangga dapat menyelenggarakan Lomba Esai Reflektif bagi pelajar, dan alhamdulillah, hasilnya telah kami abadikan dalam buku antologi esai yang akan kita saksikan penganugerahannya sebentar lagi. Ini adalah investasi kita pada masa depan literasi dan kebangsaan generasi muda Tanggamus. Semoga saresehan ini menjadi wadah yang produktif untuk pikiran, merajut kembali persaudaraan, dan menghasilkan gagasan-gagasan cerdas yang dapat
diimplementasikan untuk kemajuan bersama, mari kita jaga terus semangat persatuan di Tanggamus,”pungkasnya.
Penulis : Nara
Editor : Desty
Sumber Berita : Tanggamus
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
















