Kemenkes RI Lakukan Monev Jumantik di Tanggamus

Minggu, 27 November 2022 | 14:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Vini

TANGGAMUS – Kementerian Kesehatan RI melalui Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Masyarakat lakukan Monitoring dan Evaluasi Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik (G1R1J) di Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung. G1R1J merupakan program Nasional Lintas Sektoral untuk menekan tingginya wabah Demam Berdarah Dengue (DBD) yg menjadi perhatian Serius Indonesia dan Dunia. Penderita DBD mengalami peningkatan cukup signifikan ditengah pengendalian pandemi Covid-19.

Penunjukkan Kabupaten Tanggamus sebagai tujuan monev merupakan apresiasi pusat ke pemkab Tanggamus, salah satu dari 4 Kabupaten di Indonesia yg telah menerapkan G1R1J di wilayahnya. Tanggamus telah melaksanakan G1R1J sesuai arahan Kemenkes RI, dengan menerapkan Satu Keluarga Satu JUMANTIK (Juru Pemantau Jentik).

Baca Juga:  DPRD Lampung Apresiasi Keringanan Pajak Kendaraan 2026, Dinilai Jaga Daya Beli Warga

Tim Monev Kemenkes RI, dr. Iriani Samad, MSc, menjelaskan, Seorang Jumantik bertugas melakukan upaya preventif penanggulangan Infeksi Dengue melaui Pemberantasan Sarang Nyamuk dengan melakukan 3M Plus (PSN 3M Plus).

Lanjut Iriani, 3M Plus antara lain, menguras dan membersihkan tempat yg menjadi tempat penampungan air, menutup rapat tempat penampungan air, dan memanfaatkan kembali/mendaur ulang barang bekas yang berpotensi sebagai tempat perkembangbiakan nyamuk demam berdarah.

Pemberantasan DBD dilakukan melalui pengorganisasian Kelompok Kerja Operasional (Pokjanal) Dengue di daerah, dengan melakukan pembinaan secara berjenjang oleh Pokjanal Dengue baik kabupaten kota, provinsi maupun pemerintah pusat, pungkas Iriani.

Baca Juga:  Pemprov Lampung Tegaskan Jembatan Way Bungur Akan Dibangun Ulang

SDN 1 Tanjung Anom Kabupaten Tanggamus dijadikan lokasi Monev, sebagai apresiasi dari pemerintah, dikarenakan SDN 1 Tanjung Anom sudah melaksanakan Tim Jumantik, dimana setiap kelas telah menunjuk 2 siswa sebagai Jumantik. Sementara di tingkat pekon Tanjung Anom sudah ada dua petugas Jumantik dan teranggarkan insentifnya.

Kegiatan Monev G1R1J berlangsung selama 4 hari (15-18 Nopember) yg melibatkan OPD terkait kabupaten Tanggamus, OPD pemerintah Provinsi Lampung, siswa dan masyarakat Tanjung Anom, serta Tim dari Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Masyarakat Kemenkes RI sebagai narasumber.##

Temukan berita-berita menarik Lintas Lampung di Google News
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

Berita Terkait

Mudik Lebaran 2026 Diprediksi 143,9 Juta Orang Bergerak, Pemerintah Siapkan Strategi Transportasi dan Diskon Tiket
Lindungi Pemudik Motor, Pemerintah Diminta Ketati Pengawasan
Lestari: Sahkan RUU PPRT Guna Lindungi Warga Negara
RMOL Lampung Tempati Kantor Baru
Berlian Voice Rilis “Rindu Ngana”, Dialog Budaya Timur dan Batak dalam Satu Harmoni
Mirza Meneguhkan, Pemimpin Hari Ini Berniat Mensejahterakan Rakyat
Wagub Buka Bersama Yatim Piatu di Budi Asih
Lampung Gelontorkan Rp135 Miliar untuk Jalan Rawa Pitu

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 21:49 WIB

Mudik Lebaran 2026 Diprediksi 143,9 Juta Orang Bergerak, Pemerintah Siapkan Strategi Transportasi dan Diskon Tiket

Kamis, 5 Maret 2026 - 21:44 WIB

Lindungi Pemudik Motor, Pemerintah Diminta Ketati Pengawasan

Kamis, 5 Maret 2026 - 21:41 WIB

Lestari: Sahkan RUU PPRT Guna Lindungi Warga Negara

Kamis, 5 Maret 2026 - 21:25 WIB

RMOL Lampung Tempati Kantor Baru

Kamis, 5 Maret 2026 - 03:34 WIB

Berlian Voice Rilis “Rindu Ngana”, Dialog Budaya Timur dan Batak dalam Satu Harmoni

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Lindungi Pemudik Motor, Pemerintah Diminta Ketati Pengawasan

Kamis, 5 Mar 2026 - 21:44 WIB

#indonesiaswasembada

Lestari: Sahkan RUU PPRT Guna Lindungi Warga Negara

Kamis, 5 Mar 2026 - 21:41 WIB

#indonesiaswasembada

RMOL Lampung Tempati Kantor Baru

Kamis, 5 Mar 2026 - 21:25 WIB