Kaltim Ditetapkan Jadi Tuan Rumah Rakernas JMSI 2023

Sabtu, 12 November 2022 | 22:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan: Vini

BANDA ACEH – Peserta Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) II yang digelar di Banda Aceh, Nanggroe Aceh Darusssalam (NAD), 11-13 November 2022, memutuskan pelaksanaan rakernas berikutnya diselenggarakan di Provinsi Kalimantan Timur.

Sekretaris Jenderal JMSI Eko Pamuji kepada para wartawan, Sabtu (13/11), mengatakan Rakernas JMSI II telah sukses dilaksanakan dan selanjutnya Rakernas JMSI III 2023 akan dilaksanakan di Kalimantan Timur.

“Kalimantan Timur terpilih secara aklamasi sebagai tuan rumah Rakernas JMSI III Tahun 2023,” ujarnya.

Baca Juga:  DLH Lampung dan PHE OSES Perkuat Sinergi Mitigasi Risiko dan Kesiapsiagaan Tanggap Darurat Kegiatan Operasi Hulu Migas Lepas Pantai

Ia mengatakan penetapan Kalimantan Timur sebagai tuan rumah pelaksanaan Rakernas JMSI III ditetapkan melalui sidang pleno.

Menurut Eko Pamuji, pemilihan Kalimantan Timur sebagai tuan rumah Rakernas merupakan bukti nyata JMSI dalam mendukung presiden Joko Widodo dalam mewujudkan mimpi membangun Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

Sementara itu, Ketua JMSI Kalimantan Timur Mohammad Sukri mengaku siap menerima mandate selaku tuan rumah Rakernas III.

“Alhamdulillah, Kalimantan Timur sangat siap. Seperti yang saya jelaskan di depan forum tadi dan teman-teman melihat Kalimantan Timur siap,” katanya.

Baca Juga:  Program Sekolah Lapang Disbunnak Lampung Utara Berlanjut hingga 2027

Sukri — sapaan akrab Mohammad Sukri menyebutkan Kalimantan Timur telah ditetapkan sebagai lokasi ibu kota Negara Kasatuan Republik Indonesia dan pemerintah kini tengah berupaya membangun infrastruktur pendukung, sehingga perlu dukungan pers untuk mensosialisasikan hal ini kepada khalayak umum. Ini menjadi landasan mengapa Kaltim siap untuk menjadi tuan rumah Rakernas 2023.

Selain itu, pelaksanaan Rakernas III di Kalimantan Timur, juga bisa memberikan angin segar kepada pariwisata dan mendongkrak pertumbuhan ekonomi.##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Mengarungi Laut Dalam: Sebuah Visi Baru Bagi Indonesia-Tiongkok
Curhat dengan AI, Sejauh Mana Batas Toleransi?
782 Anak Terpapar Radikalisme: DPRD Lampung Ingatkan Bahaya Doktrinasi Muda
Mantan PM Malaysia Najib Razak Kembali ke Penjara
Trump Tunjuk Stephen Miller jadi Kepala Staf Putih
Raksasa Undustri Kertas Indonesia, Pamerkan Inovasi Hijau di CIIE
Netty Prasetyani Soroti Modus Narkotika di Cairan Vape
Siarkan Sidang Terbuka, Setjen DPR Sabet State Institution Award CNN 2026

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 22:55 WIB

Mengarungi Laut Dalam: Sebuah Visi Baru Bagi Indonesia-Tiongkok

Sabtu, 7 November 2026 - 22:03 WIB

Curhat dengan AI, Sejauh Mana Batas Toleransi?

Sabtu, 7 November 2026 - 21:45 WIB

782 Anak Terpapar Radikalisme: DPRD Lampung Ingatkan Bahaya Doktrinasi Muda

Sabtu, 7 November 2026 - 20:14 WIB

Mantan PM Malaysia Najib Razak Kembali ke Penjara

Sabtu, 7 November 2026 - 20:10 WIB

Trump Tunjuk Stephen Miller jadi Kepala Staf Putih

Berita Terbaru

Yustian Rovi Alfiansah menghadiri Forum Kerja Sama Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Internasional (International Science and Technology Innovation Cooperation Forum/ISTICF) dan Konferensi Inovasi Teknologi Laut Dalam (Deep-Sea Technology Innovation Conference/DSTIC) Pelabuhan Perdagangan Bebas Hainan 2026, yang merupakan edisi keempat, di Sanya, Provinsi Hainan, Tiongkok selatan, pada 4 November 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Mengarungi Laut Dalam: Sebuah Visi Baru Bagi Indonesia-Tiongkok

Sabtu, 7 Nov 2026 - 22:55 WIB

Infografis ini menampilkan ketersediaan psikiater dan psikolog klinis di Indonesia. Data nasional per 1 September 2026 bersumber dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (RI), sedangkan sebaran per provinsi bersumber dari kajian Info Singkat DPR RI (Oktober 2023). (Xinhua)

Berita Utama

Curhat dengan AI, Sejauh Mana Batas Toleransi?

Sabtu, 7 Nov 2026 - 22:03 WIB

Mantan perdana menteri (PM) Malaysia Najib Razak (pertama dari kiri) terlihat di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 22 Desember 2025. Mantan PM Malaysia Najib Razak gagal dalam upaya bandingnya untuk dipindahkan ke tahanan rumah setelah Pengadilan Tinggi Kuala Lumpur menolak permohonannya pada hari itu. (Bernama/Xinhua)

Berita Utama

Mantan PM Malaysia Najib Razak Kembali ke Penjara

Sabtu, 7 Nov 2026 - 20:14 WIB

Berita Utama

Trump Tunjuk Stephen Miller jadi Kepala Staf Putih

Sabtu, 7 Nov 2026 - 20:10 WIB