BANDAR LAMPUNG – Kabar duka datang dari dunia politik Lampung. Politisi senior Partai Golkar, Ismet Hadi Jayanegara, meninggal dunia pada Senin (20/4/2026) pukul 04.17 WIB di RS Bumi Waras.
Informasi wafatnya almarhum pertama kali beredar melalui pesan berantai di grup WhatsApp internal Partai Golkar.
Dalam pesan tersebut disebutkan bahwa almarhum akan dimakamkan pada hari yang sama di Talang Padang, Kabupaten Tanggamus.
Tokoh senior Partai Golkar Lampung, Riza Mirhadi, membenarkan kabar duka tersebut sekaligus menyampaikan rasa kehilangan mendalam atas kepergian rekan seperjuangannya.
“Almarhum orang baik,” ujar Riza saat dikonfirmasi awak media, Senin (20/4/2026).
Ia juga mewakili keluarga menyampaikan permohonan maaf atas segala kekhilafan almarhum semasa hidupnya.
“Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya jika ada kesalahan almarhum, baik yang disengaja maupun tidak. Mohon doanya agar beliau mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT,” tuturnya.
Rumah duka beralamat di Jalan Perintis Kemerdekaan No. 173, Tanjung Gading, Bandar Lampung. Sejumlah kerabat, sahabat, dan kader partai mulai berdatangan untuk memberikan penghormatan terakhir.
Sebelum meninggal dunia, Ismet Hadi Jayanegara sempat menjalani perawatan intensif di ruang ICU RS Bumi Waras sejak 18 April 2026 dengan kondisi serius.
Berdasarkan informasi medis, almarhum didiagnosis mengalami syok sepsis yang diduga bersumber dari masalah abdomen.
Kondisi tersebut disertai gagal napas tipe 1, asidosis metabolik, ileus paralitik akibat dugaan perforasi saluran cerna, serta gangguan fungsi ginjal.
Dalam proses perawatan, almarhum sempat mendapatkan bantuan ventilator serta penanganan intensif dari tim medis.
Dalam perjalanan kariernya, Ismet dikenal sebagai sosok yang aktif di dunia politik Lampung. Ia merupakan kader Partai Golkar dan pernah mencalonkan diri sebagai bakal calon Bupati Tanggamus pada Pilkada 2018.
Selain itu, ia juga tercatat sebagai bagian dari kepengurusan DPD Partai Golkar Provinsi Lampung periode 2020–2025.
Kiprahnya juga terlihat dalam sejumlah kontestasi legislatif sebagai calon anggota DPRD Provinsi Lampung.
Kepergian Ismet Hadi Jayanegara meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, serta rekan-rekan seperjuangannya. Doa pun terus mengalir dari berbagai kalangan.
“Semoga Allah SWT menerima segala amal ibadah almarhum, mengampuni segala khilafnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya. Keluarga yang ditinggalkan semoga diberi ketabahan dan keikhlasan,” demikian doa yang disampaikan dalam pesan duka tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, proses persiapan pemakaman masih dilakukan oleh pihak keluarga. (*)
Penulis : Desty
Editor : Nara
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
















