Penulis : Rudi Alfian

LAMPUNG UTARA – Polisi berjiwa penolong, sepertinya bukanlah sekedar isapan jempol belaka. Belakangan ini banyak pemandangan yang disuguhkan baik dalam bentuk jepretan kamera, maupun dalam bentuk video yang diunggah oleh banyak netizen ke media sosial yang memperlihatkan ketulusan seorang abdi negara (Polisi) dalam mengayomi masyarakat.

Pemandangan anggota institusi Polri yang terpanggil jiwanya untuk membantu sesama terlihat jelas, dan saya pun menyaksikan sendiri perlakuan salah seorang yang sepertinya merupakan salah satu anggota Polisi yang tengah menuntun wanita tua renta ditengah lebatnya hujan yang mengguyur Mapolres Kabupaten Lampung Utara, Senin, (20/06) sore.

Pada saat itu, saya sedang berteduh didalam ruang kerja AKP Zulkarnain Kasi Humas yang akrab dipanggil Pak Zul. Dalam pemandangan yang saya lihat, sang lelaki berpakaian dinas serba cokelat yang identik dengan seragam anggota kepolisian itu terlihat tengah menuntun sembari membawakan payung untuk melindungi wanita tua yang langkahnya terlihat mulai gontai menuju arah belakang kantor, yang saya pun belum mengetahui maksud dan tujuan wanita tua tersebut memasuki kantor Mapolres setempat.

Cukup lama saya menyaksikan momen yang membuat hati nurani saya tersentuh oleh kebaikan ‘kecil’ yang dilakukan pria muda berbaju cokelat tersebut. Bahkan kejadian tersebut sempat saya abadikan dengan kamera ponsel dalam bentuk foto dan video singkat.

Rasa penasaran pun menghampiri saya seketika, sehingga saya memutuskan untuk menunggu diluar ruangan pak Zul untuk mencoba berkomunikasi dengan sang lelaki tadi yang saya kira pasti anggota Polres Lampura yang sedang berjaga di pos penjagaan pintu gerbang kantor.

Baca Juga:  Teguh Santosa: Keraguan Publik Kepada Media, Sebuah Kontrol!

Tak berselang lama, dari kejauhan nampak sosok lelaki yang dari tadi saya tunggu-tunggu. Ketika langkahnya mulai mendekati posisi saya menunggu, saya berinisiatif untuk menyapanya terlebih dahulu yang dibalas dengan senyum kecil. Belakangan saya ketahui lelaki yang membuat saya penasaran dari tadi merupakan siswa magang atau yang dikenal dengan nama latihan kerja dari Sekolah Polisi Negara (SPN) Kemiling Polda Lampung.

Saya sempat berbincang singkat dengan Siswa magang yang pada akhirnya saya ketahui merupakan putra daerah asli yang berasal dari salah satu kecamatan yang ada di Bumi Ragem Tunas Lampung.

Sore hari ini saya membuktikan sendiri slogan Melindungi, Mengayomi, dan Melayani Masyarakat ditanamkan mulai dari tingkat dasar saat mereka masih menjadi calon anggota Polri. Perbuatan ‘kecil’ tersebut bukanlah untuk pencitraan didepan mata publik, melainkan jiwa penolong yang tertanam dalam diri manusia, yang kembali ditegaskan dalam dunia pendidikan kepolisian.

Terakhir, saya berdoa semoga siswa tersebut dapat lulus ujian dan menjadi abdi negara untuk Melindungi, Mengayomi, dan Melayani Masyarakat dimanapun tempat Ia bertugas kelak. Serta semoga kelak menjadi pemimpin yang selalu mengedepankan adab, dan selalu rendah hati dengan siapapun. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini