TEHERAN-Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran menyatakan bahwa sejumlah personel militer dan warga sipil tewas atau terluka pada Minggu (30/8) malam waktu setempat dalam serangan “Amerika Serikat (AS)-Israel” terhadap Pulau Larak di Provinsi Hormozgan, Iran selatan.
Dalam sebuah pernyataan yang dimuat di outlet berita resminya, Sepah News, IRGC berjanji bahwa serangan tersebut akan dibalas “dengan hukuman bagi pihak agresor.”
Mengutip sejumlah laporan tidak resmi, kantor berita semiresmi Iran, Tasnim, mengatakan sedikitnya dua orang tewas dan dua lainnya mengalami luka-luka dalam apa yang digambarkannya sebagai “serangan drone” AS di pulau itu.
CNN, mengutip seorang pejabat AS, melaporkan bahwa militer AS pada Minggu menyerang pulau tersebut setelah mengamati pasukan Iran “bersiap meluncurkan ranjau ke Selat Hormuz.”
Pejabat itu menyebutkan bahwa dua peluncur Iran terkena serangan, seraya menambahkan bahwa “Komando Pusat (Central Command/CENTCOM) AS telah menyelesaikan pembersihan ranjau laut dari rute pelayaran internasional di jalur perairan strategis tersebut pekan lalu.”
Insiden itu menandai serangan pertama AS terhadap target-target Iran dalam lebih dari sebulan. []
Penulis : Heri Suroyo
Editor : Desty
Sumber Berita : Jakarta


![Warga Palestina memeriksa reruntuhan setelah serangan udara Israel menghantam sebuah apartemen di Gaza City pada 2 Agustus 2026. [Xin]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/08/Gaca-Palestina.jpg)














