Laporan : Vini
Gejala diabetes yang paling umum adalah kadar gula darah yang terus-menerus tinggi. Oleh karena itu, penderita diabetes harus mengonsumsi makanan dengan indeks glikemik rendah dan kepadatan karbohidrat rendah.
Ada banyak makanan yang dapat mengontrol diabetes, salah satunya mentimun. Mentimun adalah sayuran non-tepung, sehingga tidak berbahaya bagi penderita diabetes. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa menambahkan sayuran non-tepung ke dalam makanan secara efektif mengendalikan diabetes tipe 2.
Melansir kompas.com, mentimum memiliki dampak positif untuk penderita diabetes karena mendatangkan sejumlah manfaat berikut:
1. Kaya akan Antioksidan
Mentimun kaya akan vitamin C, Vitamin E, dan Flavonoid. Oleh karena itu, mentimun menjadi antioksidan untuk mencegah reaksi oksidatif dalam tubuh Anda. Sel-sel tubuh Anda melepaskan elektron dalam jumlah besar dalam reaksi oksidasi. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa antioksidan yang ada dalam vitamin C membantu mengurangi komplikasi diabetes. Sedangkan vitamin E membantu meningkatkan kontrol glikemik pada penderita diabetes.
2. Mencukupi kebutuhan cairan
Mentimun mengandung 95 persen air, yang membantu menghidrasi tubuh. Air bertanggung jawab atas emisi bahan limbah berbahaya, transportasi nutrisi dan pengaturan termal. Oleh karena itu, mengonsumsi mentimun dapat membantu memenuhi sebagian besar kebutuhan cairan. Studi menunjukkan bahwa penderita diabetes harus minum banyak cairan karena berisiko tinggi mengalami dehidrasi akibat poliurea di dalamnya. Selain itu, karena kadar gula darah yang tinggi mengurangi hidrasi, penting untuk mengisi kembali cairan yang diperlukan dalam tubuh.
3. Mengatur Pergerakan Usus
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa penderita diabetes lebih mungkin menderita masalah sembelit. Diabetes merusak saraf usus, menyebabkan masalah pada pergerakan makanan di perut. Oleh karena itu, penderita diabetes perlu buang air besar secara teratur untuk menyembuhkannya.
Mentimun mengandung serat makanan dalam jumlah sedang, yang membantu menyembuhkan sembelit kronis. Sifat antioksidan dari sayuran ini membantu mendetoksifikasi tubuh Anda. Serat mengikat kotoran dalam tubuh manusia untuk meningkatkan ukuran dan kepadatan tinja. Dengan demikian, serat membersihkan usus dan mengatur pergerakan usus untuk mencegah sembelit.
4. Kaya serat
Serat cocok untuk penderita diabetes atau orang yang menunjukkan gejala diabetes. Karena serat mengatur kadar gula darah dan membantu menjaga kesehatan, penderita diabetes harus mendapatkan serat dalam jumlah yang baik. Mentimun mengandung serat dan air dalam jumlah yang cukup sebagai penyusun komposisi nutrisinya. Mentimun juga tidak padat energi dan mengandung kalori minimal. Menurut sebuah penelitian, makanan dengan serat tinggi membantu dalam mengelola diabetes.##
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.