Ini Fokus Kerjasama Lampung-Jatim

Jumat, 28 Januari 2022 | 23:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan: Fathul

BANDARLAMPUNG–Kerjasama Pemerintah Provinsi Lampung dan Provinsi Jawa Timur dititikberatkan pada empat sektor.

Dalam wawancara usai Penandatanganan Memorendum of Undurstanding (MoU) antara Pemprov Lampung dan Pemprov Jawa Timur, di Mahan Agung, Jumat (28/1). Gubernur Arinal Djunaidi mengatakan banyak hal yang akan ditindak lanjuti masing-masing Provinsi, terutama disektor pertanian, perkebunan, peternakan dan Pariwisata.

Yang pertama dan mampu tidak memasukan daging atau ternak impor, tetapi kenyataan masih ada impor dari Australia, maka dengan adanya informasi dari Ibu Gubernur Jawa Timur, maka kita akan mempriotitaskan peningkatan populasi sehingga pengendalian untuk tidak impor bisa terealisasi.

Untuk wisata kita bukan menjiplak tapi mendatangkan Jatim Park, untuk berkarya di Lampung sehingga bisa memberikan suguhan kepada 20 juta penduduk dari Sumatera ke Jawa dan dari Jawa Ke Sumatera. “Karena pembiayaan mahal, maka dalam Waktu dekat saya akan ke sana (Jawa Timur) untuk melihat bagaimana destinasi dan pelaksanannya,” kata Gubernur.

Baca Juga:  Gempa Tektonik M5,5 Guncang NTT

Sementara Gubenur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menambahkan, ada empat bidang kerjasama peternakan, perikanan, pertanian dan Pariwisata & Ekonomi Kretatif.

Untuk sektor peternakan, Balai Besar Inseminasi Buatan ada di Singosari, Malang, sehingga produktifitas populasi sapi potong di Jawa Timur tinggi sekali 4,93 juta ekor jumlah yang signifikan sementara jumlah tertinggi kedua produksinya 1,8 juta ekor.

Baca Juga:  Esports Konjen Tiongkok Cup Jawa Timur 2026 Sukses Digelar

Lampung punya potensi untuk swasembada daging, alamnya Lampung memungkinkan pakan herwan ternak luar biasa, kultur beternak sudah luar biasa sehingga melakukan percepatan budidaya yang bisa disuport teknologi Balai Besar Inseminasi Buatan.

“Saya rasa kita bisa menginisiasi swasembada daging, bahkan bisa ekspor,” kata dia.

Begitu juga sektor pertanian, tambahnya, perkebunan dan sektor wisata seperti format pengembangan wisata di Bakauheni, bisa menjadi pengembangan destinasi wisata baru yang akan memberikan referensi bagi masyarakat di Sumatera, Banten bahkan Jakarta untuk datang ke Lampung. ##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Kerja Sama Sektor Energi Tiongkok-Indonesia Raih Momentum
Kabut Asap, Anwar Ibrahim Hormati Hukum Indonesia
Lampung Perkuat Mitigasi dan Layanan Kesehatan Terkait GAK
1.000 Lebih Penerbangan di Inggris di ‘Canceled’
‘Anda adalah Saya’: Pesan Dosen Unila I Wayan Mustika Lewat Film ‘Ageman’
Kasus Arinal; Jaksa Sebut Negara Rugi Rp 268,76 miliar
12 Raperda Inisiatif DPRD Lampung Sasar Sektor Strategis
AS Sanksi 27 Maskapai Iran, Malaysia pun Ikut Terseret

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 22:24 WIB

Kerja Sama Sektor Energi Tiongkok-Indonesia Raih Momentum

Rabu, 9 September 2026 - 22:21 WIB

Kabut Asap, Anwar Ibrahim Hormati Hukum Indonesia

Rabu, 9 September 2026 - 21:19 WIB

Lampung Perkuat Mitigasi dan Layanan Kesehatan Terkait GAK

Rabu, 9 September 2026 - 21:13 WIB

1.000 Lebih Penerbangan di Inggris di ‘Canceled’

Rabu, 9 September 2026 - 21:12 WIB

‘Anda adalah Saya’: Pesan Dosen Unila I Wayan Mustika Lewat Film ‘Ageman’

Berita Terbaru


Peralatan pertambangan cerdas buatan Tiongkok dipamerkan dalam Pameran Industri Energi Internasional (Taiyuan) Tiongkok 2026 di Kota Taiyuan, Provinsi Shanxi, pada 4 September 2026. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Kerja Sama Sektor Energi Tiongkok-Indonesia Raih Momentum

Rabu, 9 Sep 2026 - 22:24 WIB

Menara Kembar Petronas yang diselimuti kabut asap di Kuala Lumpur, Malaysia. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Kabut Asap, Anwar Ibrahim Hormati Hukum Indonesia

Rabu, 9 Sep 2026 - 22:21 WIB

#indonesiaswasembada

Lampung Perkuat Mitigasi dan Layanan Kesehatan Terkait GAK

Rabu, 9 Sep 2026 - 21:19 WIB


Sejumlah penumpang berjalan di Bandar Udara Heathrow di London, Inggris (Xinhua)

#indonesiaswasembada

1.000 Lebih Penerbangan di Inggris di ‘Canceled’

Rabu, 9 Sep 2026 - 21:13 WIB