Hati-Hati di Jalan, DPR Sidak Stasiun Pasar Senen Jelang Mudik Lebaran

Senin, 17 Maret 2025 | 18:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Jelang arus mudik Lebaran 2025, sebagian besar masyarakat Indonesia mempersiapkan diri pulang kampung demi merayakan Idulfitri bersama keluarga tersayang serta sanak saudara. Memastikan harapan ini terwujud, segenap DPR RI menggelar rangkaian rapat tiada henti bersama dengan sejumlah BUMN terkait guna menyerap berbagai laporan persiapan arus mudik jelang Lebaran 2025.

Membuktikan langsung kondisi lapangan, DPR RI memutuskan melakukan sidak. Stasiun Pasar Senen menjadi salah satu opsi utama objek sidak. Memilih Stasiun Pasar Senen sebagai objek sidak bukan tanpa alasan.

Sebagai titik keberangkatan kereta api tersibuk di Indonesia, Stasiun Pasar Senen terletak di pusat kota Jakarta, tepatnya di kawasan Senen, yang merupakan pusat dari aktivitas ekonomi dan transportasi ibu kota negara.

Baca Juga:  Pelatihan Regulasi Pertambangan bagi Perusahaan China di Indonesia

Lokasi yang strategis ini memudahkan masyarakat dari berbagai wilayah dan luar Jakarta untuk menjangkaunya dengan transportasi umum seperti TransJakarta, KRL Commuter Line, dan angkutan kota.

Sebab itu, Pimpinan DPR RI bersama Komisi VI DPR RI yang dipimpin oleh Wakil Ketua Bidang Politik dan Keamanan Sufmi Dasco Ahmad melakukan peninjauan langsung ke stasiun tersebut.

Lonjakan Tak Terhindarkan

Berdasarkan perolehan data penjualan terkini, Stasiun Pasarsenen Jakarta konsisten menjadi stasiun keberangkatan tertinggi untuk periode Lebaran 2025 mencapai 208.106 penumpang.
Kemudian diikuti Stasiun Gambir (116.861 penumpang), Stasiun Bekasi (65.489 penumpang)m PT KAI sendiri telah menyiapkan 9.572 perjalanan kereta api, termasuk 1.080 perjalanan tambahan, untuk mengakomodasi peningkatan jumlah pemudik. Namun, padatnya arus penumpang tetap menjadi tantangan utama.

Baca Juga:  BERITA FOTO: GAK, Gubernur Lampung Putuskan KBM Daring

Sufmi Dasco Ahmad menyoroti pentingnya pengelolaan arus keberangkatan dan kedatangan agar tidak terjadi kepadatan yang berlebihan. “KAI sudah bekerja keras mempersiapkan segalanya, tapi kita juga harus memastikan bahwa penumpang mendapatkan kenyamanan dan keamanan selama perjalanan,” ujar Dasco di sela-sela agenda sidak Stasiun Pasar Senen, Senen, Jakarta Pusat, Jakarta, Senin Sore (17/3/2025).


Penulis : Heri S


Editor : Hadi


Sumber Berita : DPR RI

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Ketegangan dengan Arab, Houthi Bantah Targetkan Makkah
Bimo E: Lampung Begawi 2026 Lebih Komprehensif
Deputi Gubernur BI: Penting Hilirisasi dan Investasi
Hadiri Siger Fest 2026, Mirza: 15 Tahun Pertumbuhan Ekonomi Dibawah Rata-rata Nasional
Indonesia-Malaysia Teken Kerja Sama Pembangunan Pedesaan
503 Mahasiswa Baru Dibekali Wawasan Kebangsaan, Teknologi, Literasi Keuangan dan Daya Saing Global
Pemprov-KPPU Komit Ciptakan Iklim Usaha Sehat dan Kompetitif
Hilangnya 5 Jurnalis, Komunitas Pers Senayan Optimis Selamat
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 23:35 WIB

Ketegangan dengan Arab, Houthi Bantah Targetkan Makkah

Jumat, 18 September 2026 - 22:47 WIB

Bimo E: Lampung Begawi 2026 Lebih Komprehensif

Jumat, 18 September 2026 - 22:44 WIB

Deputi Gubernur BI: Penting Hilirisasi dan Investasi

Jumat, 18 September 2026 - 22:41 WIB

Hadiri Siger Fest 2026, Mirza: 15 Tahun Pertumbuhan Ekonomi Dibawah Rata-rata Nasional

Jumat, 18 September 2026 - 22:28 WIB

Indonesia-Malaysia Teken Kerja Sama Pembangunan Pedesaan

Berita Terbaru

Peperangan di Yaman dan Houthi Yaman

#indonesiaswasembada

Ketegangan dengan Arab, Houthi Bantah Targetkan Makkah

Jumat, 18 Sep 2026 - 23:35 WIB

#indonesiaswasembada

Bimo E: Lampung Begawi 2026 Lebih Komprehensif

Jumat, 18 Sep 2026 - 22:47 WIB

Deputi Gubernur BI

#indonesiaswasembada

Deputi Gubernur BI: Penting Hilirisasi dan Investasi

Jumat, 18 Sep 2026 - 22:44 WIB

#indonesiaswasembada

Indonesia-Malaysia Teken Kerja Sama Pembangunan Pedesaan

Jumat, 18 Sep 2026 - 22:28 WIB