Harga Jual Singkong Anjlok, Petani Minta DPRD Lampung Bertindak

Minggu, 2 Maret 2025 | 17:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan petani singkong menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Gubernur Lampung, Jumat (13/1). Aksi ini berujung ricuh setelah massa tidak terima karena Penjabat (Pj) Gubernur Lampung tak kunjung hadir untuk menemui mereka.

 

Para demonstran menuntut perhatian pemerintah terhadap harga singkong yang dinilai terlalu rendah. Mereka mendesak Pj Gubernur segera hadir dan mendengarkan aspirasi mereka.“Kami rakyat marah karena pemerintah semena-mena. Pj Gubernur harus hadir,” teriak salah satu koordinator aksi dengan lantang di tengah massa.

Baca Juga:  KDMP Jangan Berorientasi Kuantitas, Tapi Akhirnya Mangkrak

 

Namun, hingga siang hari, baik Pj Gubernur maupun perwakilan pemerintah belum muncul. Hal ini memicu kemarahan massa, yang mulai menarik-narik kawat berduri yang dipasang sebagai pembatas di depan kantor gubernur.

Situasi memanas ketika demonstran mencoba menyingkirkan kawat berduri yang dipasang petugas keamanan. Bentrokan kecil tak dapat dihindarkan karena ketidakpuasan massa terhadap lambatnya respons pemerintah dan DPRD atas tuntutan mereka.

 

Sebagai bentuk protes, demonstran juga menyetel musik keras menggunakan speaker besar di tengah upaya petugas keamanan untuk meredam situasi. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil, dan massa justru semakin memanas.

Baca Juga:  WTP 12 Kali, Gubernur: Bukti Komitmen Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel

 

Hingga berita ini diturunkan, aksi demonstrasi masih berlangsung dengan pengamanan ketat dari pihak berwajib. Petani singkong berharap pemerintah segera merespons keluhan mereka dan memberikan solusi terkait harga singkong yang menjadi sumber keresahan


Penulis : Desty


Editor : Nara


Sumber Berita : DPRD Lampung

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Kejutan, Jerman Ditekuk Equador 2-1
60 Ribu Mahasiswa/i Lolos SNBP tak Daftar Ulang, Ada Apa?
Bupati Ayu Pimpin Rapat Evaluasi MPP
“Gak Ada Pohon, Jangan Lagi Disebut Hutan”
Jelang Kunjungan Presiden RI ke-7 Joko Widodo ke Mesuji, Kapolres Lakukan Pengecekan Menyeluruh Titik Pengamanan
DPR Pertanyakan soal Alih Fungsi Hutan 1,1 Juta Ha di Jawa
DR Faisal Mahrawa Lantik JMSI Riau Periode 2025-2030
Politik Bebas Aktif Kekuatan Diplomasi Parlemen Indonesia Ditengah Geopolitik Global 

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:48 WIB

Kejutan, Jerman Ditekuk Equador 2-1

Jumat, 26 Juni 2026 - 12:52 WIB

60 Ribu Mahasiswa/i Lolos SNBP tak Daftar Ulang, Ada Apa?

Jumat, 26 Juni 2026 - 11:29 WIB

Bupati Ayu Pimpin Rapat Evaluasi MPP

Jumat, 26 Juni 2026 - 11:12 WIB

“Gak Ada Pohon, Jangan Lagi Disebut Hutan”

Jumat, 26 Juni 2026 - 09:29 WIB

Jelang Kunjungan Presiden RI ke-7 Joko Widodo ke Mesuji, Kapolres Lakukan Pengecekan Menyeluruh Titik Pengamanan

Berita Terbaru

Jerman Telah Pil Pahit saat hadapi Equador. Skor 2-1 utuk Equador jadi pil pahit bagi Tim Fanser [Net/ist]

#indonesiaswasembada

Kejutan, Jerman Ditekuk Equador 2-1

Jumat, 26 Jun 2026 - 14:48 WIB

PUAN Maharani Meminta Kementerian dan PTN kaji serius fenomena 'mahasiswa lulu' tak daftar ulang [Hs]

#indonesiaswasembada

60 Ribu Mahasiswa/i Lolos SNBP tak Daftar Ulang, Ada Apa?

Jumat, 26 Jun 2026 - 12:52 WIB

Bupati Way Kanan Ayu Asalasiyah S, Ked, Memberikan arahan saat memimpin Rapat Evaluasi Mall Pelayanan Publik ( MPP) [Ro]

#indonesiaswasembada

Bupati Ayu Pimpin Rapat Evaluasi MPP

Jumat, 26 Jun 2026 - 11:29 WIB

HUTAN menjadi satu kebutuhan. Akankah Indonesia masih akan memiliki Hutan lestari? [Net/Ist]

#indonesiaswasembada

“Gak Ada Pohon, Jangan Lagi Disebut Hutan”

Jumat, 26 Jun 2026 - 11:12 WIB