Groundbreaking Kantor PDIP Wonogiri, Puan Kenang Rapat di Bale-Bale 

Rabu, 27 April 2022 | 11:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo

WONOGIRI – Di sela-sela kunjungan kerjanya sebagai Ketua DPR RI, Puan Maharani menghadiri peletakan batu pertama (groundbreaking) Kantor DPC PDI Perjuangan (PDIP) Wonogiri, Jawa Tengah. Ketua DPP PDIP itu pun mengingatkan agar seluruh kader banteng solid menghadapi Pemilu 2024.

Dalam kesempatan tersebut, Puan mengenang sejarah perjuangan PDIP. Ia lalu mengingatkan pesan ibunya yang merupakan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri mengenai pentingnya menjadikan partai sebagai partai modern.

“Partai modern itu salah satu caranya adalah punya kantor, supaya kalau lagi rapat itu nggak keluyuran kemana-mana, nggak ke restoran-restoran, warung makan,” kata Puan menirukan pernyataan Megawati di hadapan kader-kader PDIP Wonogiri, Selasa (26/4).

Puan pun mengingat saat dirinya sering menemani sang ibu mendatangi kantor-kantor DPC PDIP dulu. Bahkan untuk beberapa daerah yang belum punya kantor DPC, pengurus PDIP sering melakukan rapat di rumah-rumah kader atau posko-posko kecil.

“Kita kalau rapat Partai kalau belum punya kantor, kalau nggak di salah satu rumah orang pengurusnya, atau nggak kita rapatnya itu di posko atau bale-bale, yang kemudian semuanya gotong royong, semuanya ngasih. Bawa pisang, bawa teh kopi, semuanya gotong royong,” kisah Puan.

“Kalau saya ingat dulu sering menemani Ibu Mega kemana-mana, datang ke kantor-kantor DPC kita itu dulu banyak yang kecil-kecil kantornya, ada di gang-gang kecil, kemudian becek-becek,” lanjutnya.

Baca Juga:  Asesor UI GreenMetric Apresiasi Kemajuan UIN RIL, Tekankan Kampus Hijau Harus Menjadi Gaya Hidup

Untuk itu, Puan meminta seluruh kader PDIP untuk berbangga sebab saat ini partai berlambang banteng moncong putih itu sudah memiliki banyak kantor besar. Termasuk kantor perwakilan di daerah-daerah.

“Nah dengan sejarah seperti itu lah, kita jangan pernah lupakan sejarah. Bahwa kita itu bisa sampai di sini itu karena pengorbanan, perjuangan dan keringat bahkan darah dari semua struktur Partai dari seluruh Indonesia dan kabupaten seluruh Indonesia,” urai Puan.

Perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR ini juga mengingatkan pengurus PDIP Wonogiri agar menjadikan kantor DPC sebagai rumah rakyat dan rumah perjuangan ketika nantinya kantor sudah jadi. Puan meminta supaya kantor DPC PDIP menjadi rumah gotong royong untuk membantu rakyat dan membangun bangsa.

“Jadikan Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Wonogiri sebagai tempat yang rakyat bisa datang bercerita ke kita jika mereka memiliki masalah dan membutuhkan bantuan PDI Perjuangan,” tegasnya

Lebih lanjut, Puan menyinggung agar seluruh kader PDIP terus berjuang mempertahankan apa yang sudah lama diperjuangkan. Apalagi Pemilu 2024 sudah di depan mata.

“Apakah kita siap membawa PDI Perjuangan memenangkan pemilu hingga hattrick, tiga kali berturut-turut?” tanya Puan kepada kader yang disambut dengan teriakan semangat.

Baca Juga:  Dasco pimpin Rapat DPR Dan Pemerintah Bahas Stabilitas Fiskal Dan Moneter

Menurutnya, banyak yang harus dipersiapkan dan dipantau seluruh jajaran partai jelang Pemilu. Puan merinci, salah satuya adalah proses konsolidasi internal partai.

“Kemudian perlu diingat bahwa di pertengahan tahun 2023 itu sudah penetapan Daftar Pemilih Tetap dan menjelang akhir 2023 itu sudah Daftar Calon Tetap untuk legislatif,” jelas mantan Menko PMK itu.

“Lalu ada proses pembentukan penyelenggara Pemilu di tingkat daerah yang perlu mendapat perhatian kita untuk memastikan Pemilu berjalan adil dan baik,” tambah Puan.

Cucu Proklamator RI Bung Karno tersebut juga mengingatkan bahwa PDIP tak hanya ingin menjadi pemenang Pemilu, tapi harus menjadi pembuka jalan untuk mewujudkan Indonesia yang benar-benar berdaulat, berdikari dan berkepribadian dalam kebudayaan. Oleh karenanya, Puan menyebut soliditas di internal menjadi kunci.

“Jadi kalau kita ingin PDI Perjuangan kembali menang di 2024, maka kita harus solid, solid, solid. Kita harus tegak lurus mengikuti arahan Ibu Ketua Umum,” paparnya.

“Kita harus terus turun bertemu rakyat, membantu rakyat, menyejahterakan rakyat. Kita harus gotong royong, gotong royong, gotong royong,” tutup Puan.##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Pemprov Lampung Tegaskan Komitmen Dukung Pelestarian Budaya Melalui Pesenggiri Festival 2026
Jumat Berkah, Satlantas Porles Mesuji Gelar Kegiatan TASI BERKAH PRESISI
Sembelih Satwa Dilindungi Jenis Tapir, 4 Warga Mesuji Terancam Pidana 15 Tahun Penjara
Program Revitalisasi Rp1 Miliar SMKN 2 Kotabumi Bermasalah?
Jelang Pembukaan Sekolah Rakyat, Wagub Jihan Pastikan Kesiapan Akademik dan Sosial Peserta Didik
Purnama Wulan Sari Mirza Dukung Gerakan Sejuta Vaksin HPV, Dorong Perempuan Peduli Kesehatan
Terkait Kemunculan Tapir di Kawasan Register 45, Begini Himbauan Camat Mesuji Timur
Peringati Hari Jadi Ke-14, Skuadron AJY Bantu Sanitasi Warga

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 19:04 WIB

Pemprov Lampung Tegaskan Komitmen Dukung Pelestarian Budaya Melalui Pesenggiri Festival 2026

Jumat, 3 Juli 2026 - 18:56 WIB

Jumat Berkah, Satlantas Porles Mesuji Gelar Kegiatan TASI BERKAH PRESISI

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:08 WIB

Sembelih Satwa Dilindungi Jenis Tapir, 4 Warga Mesuji Terancam Pidana 15 Tahun Penjara

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:18 WIB

Program Revitalisasi Rp1 Miliar SMKN 2 Kotabumi Bermasalah?

Kamis, 2 Juli 2026 - 22:10 WIB

Jelang Pembukaan Sekolah Rakyat, Wagub Jihan Pastikan Kesiapan Akademik dan Sosial Peserta Didik

Berita Terbaru

Satlantas Polres Mesuji, Polda Lampung, menggelar kegiatan bakti sosial TASI BERKAH PRESISI atau sedekah Jumat, dengan membagikan puluhan paket sembako langsung kepada masyarakat kurang mampu yang berada di wilayah Hukum Polres Mesuji, jumat (03/07/2026).[Nya]

#indonesiaswasembada

Jumat Berkah, Satlantas Porles Mesuji Gelar Kegiatan TASI BERKAH PRESISI

Jumat, 3 Jul 2026 - 18:56 WIB

Program revitalisasi satuan pendidikan di SMKN 2 Kotabumi senilai Rp1 miliar lebih yang bersumber dari APBN 2026 diduga terjadi penyimpangan dalam pelaksanaan hingga mengarah pada indikasi korupsi.[Ra]

#indonesiaswasembada

Program Revitalisasi Rp1 Miliar SMKN 2 Kotabumi Bermasalah?

Jumat, 3 Jul 2026 - 12:18 WIB