Gercep, Warga Glora Puji Keputusan Walikota Eva Dwiana, Polemik Jembatan Cendana Berakhir

Sabtu, 1 November 2025 | 12:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WARGA Glora Persada bangga memiliki Walikota Bandarlampung Eva Dwiana. Polemik pembangunan Jembatan di Jl Cendana tuntas dan menemui titik terang.

Eva Dwiana dengan mengendarai mobil dinas BE 1 A bersama pembantunya Camat dan Lurah Rajabasa Raya meninjau lokasi.

Setibanya dilokasi, Eva langsung melakukan dialog dengan tokoh masyarakat Glora Persada dan pekerja proyek. Setelah melalui diskusi disepakati pembongkaran jembatan yang menjorok ke sungai/kali:

Selain itu, Eva memerintah staf dan pemborong pekerjaan untuk melakukan pembongkaran pondasi yang sudah dibangun. Dan mundur kebelakang sekitar 1 meter 40 cm lebih. Guna mengembalikan luas aliran sungai/kali:

Tokoh masyarakat Hamzah (59) bersama warga lain memuji langkah Eva yang gerak cepat alias gercep. Dan Hamzah berharap pembangunan ini menjadi solusi bagi seluruh masyarakat Glora.

Baca Juga:  Dialog Antarperadaban Xi Jinping; Belajar, Rendah Hati dan Inklusivitas

Tokoh muda lain, Rio pun bersyukur Walikota bisa menerima masukan warga. Sebab pada prinsipnya, pembangunan yang dilakukan pemerintah bertujuan baik, untuk kebaikan masyarakat:

Untuk itu, baik Hamzah maupun Rio berharap semua pihak mengambil hikmah dari perbedaan pandangan ini. Memahami fungsi masing-masing baik itu Walikota, Camat maupun Lurah.

Sebelumnya, warga Glora Persada Rajabasa Bandarlampung keberatan pembangunan jembatan di Jl Cendana Rajabasa Bandarlampung. Warga minta pembangunan jembatan tersebut di stop.

Sebab pembangunan jembatan tersebut bukan untuk perbaikan, melainkan bakal nenggelamkan 200 KK di Komplek Glora Persada Rajabasa. Yang sebahagian, rutin kebanjiran jika hujan lebat.

Baca Juga:  Wulan Sari: Perlindungan Anak Dimulai dari Keluarga

Dikatakan salah seorang warga yang tinggal sekitar 15 meter dari mulut sungai/kali Glora, Hamzah (55), pembangunan jembatan itu bukan memperlebar sungai/kali, malah menyempitkan.

Yang tadinya lebar kali kurang lebih 5-6 meter, akibat pembangunan tersebut sungai/kali menyempit menjadi 2-3 meter saja.

Diketahui, proyek pembangunan jembatan tersebut dikerjakan oleh CV. B Tree dengan pengawasan dari CV. Jasa Teknik Konsultan. Nilai kontrak proyek mencapai Rp618.577.000, yang bersumber dari APBD Kota Bandar Lampung Tahun Anggaran 2025


Penulis : Anis


Editor : Anis


Sumber Berita : Bandarlampung

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Sambut Mahasiswa Baru Unila, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal Dorong Mahasiswa Jadi SDM Penggerak Pembangunan Daerah 
Gubernur Mirza Dorong Mahasiswa Baru Unila Jadi Agen Perubahan dan Pembangunan Lampung
Pemprov Lampung Dorong HMI Kotabumi Perkuat Literasi, Kepemudaan dan Pemberdayaan Masyarakat
51 Peserta Jamnas Way Kanan Dilepas
Komisi III Minta Polisi Usut Tuntas Tragedi Balap Maut Di Kotamobagu
KWP Kecam Pernyataan Benny K. Harman Diduga Sebut Wartawan “Otak Kamu Ada Gak”
Najwa Nur Awalia yang Terpesona Budaya China
Xi: Tidak Ada Satupun Negara Boleh Tertinggal

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:25 WIB

Sambut Mahasiswa Baru Unila, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal Dorong Mahasiswa Jadi SDM Penggerak Pembangunan Daerah 

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:12 WIB

Gubernur Mirza Dorong Mahasiswa Baru Unila Jadi Agen Perubahan dan Pembangunan Lampung

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:58 WIB

Pemprov Lampung Dorong HMI Kotabumi Perkuat Literasi, Kepemudaan dan Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:31 WIB

51 Peserta Jamnas Way Kanan Dilepas

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:56 WIB

Komisi III Minta Polisi Usut Tuntas Tragedi Balap Maut Di Kotamobagu

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

51 Peserta Jamnas Way Kanan Dilepas

Selasa, 11 Agu 2026 - 17:31 WIB

#indonesiaswasembada

Komisi III Minta Polisi Usut Tuntas Tragedi Balap Maut Di Kotamobagu

Selasa, 11 Agu 2026 - 15:56 WIB