Fahrizal Darminto Jadi Narasumber Tempo Energy Day 2022

Rabu, 19 Oktober 2022 | 19:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Provinsi Lampung juga mendorong masyarakat untuk menggunakan pupuk organik, dengan semakin banyak penggunaan pupuk organik maka konsumsi dari pupuk pertanian bisa berkurang dan dampak yang diterima sangat baik.

Beberapa perusahaan di lampung sudah melakukan kombinasi, kalau selama ini mereka menggunakan energy batu bara sekarang sudah kombinasi, sebagian dari cangkang sawit. Sehingga cangkang sawit yang selama ini limbah sekarang bisa menjadi pembaruan energy guna mengurangi penggunaan batu bara.

Hal tesebut merupakan pendekatan-pendekatan yang terus dilakukan, dan pada saat ini provinsi lampung juga sedang mengembangkan pembangunan Bakauheni Harbour City dan itu juga pendekatannya adalah pariwisata yang sangat ramah lingkungan, hemat energy dan ekonomi hijau.

Baca Juga:  Optimalkan Potensi Pesisir, Gubernur Mirza Dorong Kawasan Pesisir Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi

Sementara itu Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Teguh Setyabudi, meminta kepada masing-masing daerah untuk mendorong pemerintahan didaerahnya guna mengimplementasikan potensi daerah yang ada.

Menurutnya, diperlukan juga penambahan kewenangan dari pemerintah untuk lebih aktif lagi berkontribusi pada pembangunan-pembangunan. Tidak hanya di aspek kebijakan tetapi percepatan juga sangat dibutuhkan. Insfrastuktur energy mulai dari tahun depan dimulai pengembangan dan percepatan nya lagi.

Pemerintah pusat telah membangun infrastuktur untuk pembangunan daerah yang tertinggal, salah satu contohnya adalah pendirian atau penyaluran listrik ke desa-desa atau ke daerah terpencil, terdepan juga terluar harus tetap terdorong kemajuannya.

Baca Juga:  Komite II DPD RI ke Lampung, Inventarisasi soal Perlindungan Nelayan

Hadir dalam acara, Kepala Bappeda Mulyadi Irsan, Kepala Dinas Kominfo dan Statistik Provinsi Lampung Ganjar Jationo, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Emilia Kusumawati.

Hadir secara virtual Redaktur Tempo Martha Warta Silaban, Kadis Penanaman Modal Gorontalo Bambang Prihandoko, Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri Teguh Setyabudi, Gubernur Bali Wayan Koster.##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Kerja Sama Sektor Energi Tiongkok-Indonesia Raih Momentum
Kabut Asap, Anwar Ibrahim Hormati Hukum Indonesia
Lampung Perkuat Mitigasi dan Layanan Kesehatan Terkait GAK
1.000 Lebih Penerbangan di Inggris di ‘Canceled’
‘Anda adalah Saya’: Pesan Dosen Unila I Wayan Mustika Lewat Film ‘Ageman’
Kasus Arinal; Jaksa Sebut Negara Rugi Rp 268,76 miliar
12 Raperda Inisiatif DPRD Lampung Sasar Sektor Strategis
AS Sanksi 27 Maskapai Iran, Malaysia pun Ikut Terseret

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 22:24 WIB

Kerja Sama Sektor Energi Tiongkok-Indonesia Raih Momentum

Rabu, 9 September 2026 - 22:21 WIB

Kabut Asap, Anwar Ibrahim Hormati Hukum Indonesia

Rabu, 9 September 2026 - 21:19 WIB

Lampung Perkuat Mitigasi dan Layanan Kesehatan Terkait GAK

Rabu, 9 September 2026 - 21:13 WIB

1.000 Lebih Penerbangan di Inggris di ‘Canceled’

Rabu, 9 September 2026 - 21:12 WIB

‘Anda adalah Saya’: Pesan Dosen Unila I Wayan Mustika Lewat Film ‘Ageman’

Berita Terbaru


Peralatan pertambangan cerdas buatan Tiongkok dipamerkan dalam Pameran Industri Energi Internasional (Taiyuan) Tiongkok 2026 di Kota Taiyuan, Provinsi Shanxi, pada 4 September 2026. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Kerja Sama Sektor Energi Tiongkok-Indonesia Raih Momentum

Rabu, 9 Sep 2026 - 22:24 WIB

Menara Kembar Petronas yang diselimuti kabut asap di Kuala Lumpur, Malaysia. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Kabut Asap, Anwar Ibrahim Hormati Hukum Indonesia

Rabu, 9 Sep 2026 - 22:21 WIB

#indonesiaswasembada

Lampung Perkuat Mitigasi dan Layanan Kesehatan Terkait GAK

Rabu, 9 Sep 2026 - 21:19 WIB


Sejumlah penumpang berjalan di Bandar Udara Heathrow di London, Inggris (Xinhua)

#indonesiaswasembada

1.000 Lebih Penerbangan di Inggris di ‘Canceled’

Rabu, 9 Sep 2026 - 21:13 WIB