Dosen UIN RIL Presentasikan Riset Ketahanan Pangan dan Pemberdayaan Perempuan di Simposium Internasional

Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dosen Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIK) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) , Sri Wahyuni, mempresentasikan hasil penelitian tentang penguatan ketahanan pangan melalui pemberdayaan Kelompok Wanita Tani (KWT) dalam International Symposium on Sustainable Business Growth and Development (SBGD), yang diselenggarakan Azerbaijan State University of Economics (UNEC), Sabtu (23/5/2026), secara daring.[De]

Dosen Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIK) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) , Sri Wahyuni, mempresentasikan hasil penelitian tentang penguatan ketahanan pangan melalui pemberdayaan Kelompok Wanita Tani (KWT) dalam International Symposium on Sustainable Business Growth and Development (SBGD), yang diselenggarakan Azerbaijan State University of Economics (UNEC), Sabtu (23/5/2026), secara daring.[De]

BANDAR LAMPUNG – Dosen Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIK) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) , Sri Wahyuni, mempresentasikan hasil penelitian tentang penguatan ketahanan pangan melalui pemberdayaan Kelompok Wanita Tani (KWT) dalam International Symposium on Sustainable Business Growth and Development (SBGD), yang diselenggarakan Azerbaijan State University of Economics (UNEC), Sabtu (23/5/2026), secara daring.

Penelitian yang dipresentasikan berjudul Building Food Self-Sufficiency Through the Empowerment of Women Farmers Groups in Lampung Province atau Penguatan Ketahanan Pangan Melalui Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani (KWT) di Provinsi Lampung.

Dalam forum internasional tersebut, Sri Wahyuni mewakili tim peneliti yang terdiri dari tiga orang, yakni M. Apun Syaripudin dari UIN Raden Intan Lampung dan Machfud Fauzi dari STAI Tulang Bawang Lampung. Acara tersebut diikuti oleh peneliti dari sejumlah negara.

Baca Juga:  UIN Raden Intan Lampung Resmi Buka Program Doktor Pendidikan Agama Islam

Penelitian ini dilatarbelakangi tantangan swasembada pangan yang dihadapi Indonesia, termasuk Provinsi Lampung. Kebutuhan pangan di Lampung terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk, sementara upaya pemenuhannya menghadapi berbagai tantangan seperti alih fungsi lahan dan perubahan iklim.

Tim peneliti menilai terdapat potensi besar dari kaum perempuan, khususnya istri petani, yang selama ini memiliki peran penting dalam pengelolaan pangan keluarga namun belum terlibat secara optimal dalam sistem produksi pertanian skala besar.

Melalui penelitian tersebut, pemberdayaan Kelompok Wanita Tani (KWT) ditawarkan sebagai salah satu strategi untuk memperkuat ketahanan pangan mulai dari tingkat rumah tangga, daerah, hingga nasional.

Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk mengurai kontribusi KWT dalam pemberdayaan perempuan guna mendorong ketahanan pangan.

Lokasi penelitian dilakukan di Kabupaten Lampung Tengah meliputi Desa Astomulyo, Majapahit, Sri Sawahan, dan Toto Katon, serta di Kota Metro yang mencakup Desa Banjarsari dan Purwosari.

Baca Juga:  UIN Raden Intan Lampung Tuan Rumah Lomba Komik Strip PEKSIMIDA 2026

Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan Focus Group Discussion (FGD).

Hasil penelitian menunjukkan bahwa KWT tidak hanya berfungsi sebagai unit ekonomi, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran, kepemimpinan, dan solidaritas sosial bagi perempuan.

Melalui aksi kolektif yang dibangun dalam KWT, perempuan memperoleh akses terhadap peluang pendapatan yang lebih baik, peningkatan keterampilan teknis dan kewirausahaan, serta berpartisipasi lebih aktif dalam pemerintahan lokal.

Tim peneliti menyimpulkan bahwa KWT merupakan model pemberdayaan perempuan pedesaan yang layak dan transformatif. Pemberdayaan KWT juga dinilai mampu menjaga keberlanjutan rantai pasok hasil pertanian sehingga ketahanan pangan dapat terbangun dengan lebih baik. []


Penulis : Desty Efriyani


Editor : Nara


Sumber Berita : UIN RIL

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Begawi Festival 2026, Gubernur Mirza Dorong Generasi Muda Kreatif Tanpa Meninggalkan Budaya
Lamban Sastra Isbedy Gelar Bengkel Sastra  
Dukung Percepatan Legalitas Aset Daerah, BPN Mesuji Hadiri Undangan Penyerahan Sertipikat Tanah Jalan Provinsi Lampung
Gelapkan Motor Warga Tanggamus, Seorang Pria Asal Lampura Diringkus Polisi
Wagub Jihan: Kejuaraan Renang Piala Kemenpora Jadi Ajang Cetak Atlet Berkarakter dan Berprestasi
Wagub Lampung Dampingi Pendataan Sensus Ekonomi 2026, Ajak Masyarakat Dukung Data Berkualitas
Naik Damri Menuju Tiongkok
Kadis Kominfo Tanggamus Teken Kerja Sama Sertifikat Elektronik dengan BSSN, Tanggamus Jadi Pemanfaat TTE Tertinggi dari 21 Daerah
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 10:58 WIB

Begawi Festival 2026, Gubernur Mirza Dorong Generasi Muda Kreatif Tanpa Meninggalkan Budaya

Minggu, 12 Juli 2026 - 06:44 WIB

Lamban Sastra Isbedy Gelar Bengkel Sastra  

Sabtu, 11 Juli 2026 - 19:16 WIB

Dukung Percepatan Legalitas Aset Daerah, BPN Mesuji Hadiri Undangan Penyerahan Sertipikat Tanah Jalan Provinsi Lampung

Sabtu, 11 Juli 2026 - 19:08 WIB

Gelapkan Motor Warga Tanggamus, Seorang Pria Asal Lampura Diringkus Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 - 15:53 WIB

Wagub Jihan: Kejuaraan Renang Piala Kemenpora Jadi Ajang Cetak Atlet Berkarakter dan Berprestasi

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Lamban Sastra Isbedy Gelar Bengkel Sastra  

Minggu, 12 Jul 2026 - 06:44 WIB

Anggota Unit Reskrim Polsek Tanjung Raya, berhasil menangkap tersangka tindak pidana penipuan atau penggelapan yang terjadi di Desa Kagungan Dalam, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Mesuji pada jumat tanggal 14 November 2025 lalu.[Na]

#indonesiaswasembada

Gelapkan Motor Warga Tanggamus, Seorang Pria Asal Lampura Diringkus Polisi

Sabtu, 11 Jul 2026 - 19:08 WIB