LAMPUNG UTARA – Pendistribusian surat undangan memilih di TPS pada Pilkada Lampung Utara tahun 2024 banyak dikomentari oleh berbagai kalangan.
Keterlambatan pendistribusian itu apakah sudah benar?sebagian besar publik belum mengetahui alasannya.
Waktu ngopi santai siang tadi bersama rekan jurnalis lainnya, ada celetukan yang mungkin masuk akal.
Keterlambatan pendistribusian surat undangan memilih pada Pilkada di Bumi Ragem Tunas Lampung dispekulasikan atas ketidaksiapan penyelenggara, dan atau keterlambatan pendistribusian oleh si penerima mandat yang mencetak blangko surat undangan memilih untuk Kabupaten Lampung Utara.
Spekulasi itu hadir bukan tanpa dasar, sebab dalam aturan KPU nomor 17 tahun 2024, KPPS akan menyampaikan atau membagikan surat pemberitahuan kepada pemilih paling lambat 3 hari sebelum hari dan tanggal pemungutan suara.
Dengan artian, hari ini, Minggu 24 November 2024 hingga pukul 23.59 WIB adalah hari terakhir pendistribusian ke tiap-tiap pemilih by name by address.
Pergunjingan soal dugaan ketidakprofesionalan KPU Lampung Utara dalam menggelar tahapan Pilkada serentak 2024 di detik-detik akhir ini akhirnya mendapatkan respon dari Ketua Komisioner KPU kabupaten setempat.
Menurut Ketua KPU Lampung Utara, Anthon Ferdiansyah melalui siaran pers yang disampaikan melalui salah satu komisioner, menyatakan bahwa keterlambatan pendistribusian C6 di beberapa kecamatan pada prinsipnya masih dalam tahap proses pendistribusian dari tingkat provinsi.
“Pada prinsipnya masih dalam proses perjalanan dan segera dikabari apabila sudah sampai. Mungkin penjelasan ini terkesan klasik Karena dari kemarin-kemarin begitu terus jawabannya, akan tetapi pada kenyataannya memang demikian,” kata Anthon Ferdiansyah, Minggu, 24 November 2024.
Untuk diketahui, kata dia, bahwa Kasubag KUL selalu berkoordinasi ke provinsi perihal masalah ini.
“Agar memberikan penjelasan kepada masyarakat yang belum menerima undangan C6 agar tidak begitu khawatir, Karena dalam undangan C6 yang sekarang, masyarakat tidak diharuskan untuk mengisi biodatanya kembali, jadi dalam undangan sudah langsung tertera indentitas pemilih,” jelas dia.
“Sampaikan penjelasan tersebut dengan tenang, agar menjadi penyejuk hati dan pikiran ditengah masyarakat Kabupaten Lampung Utara,” tutur dia.
Penulis : Rudi Alfian
Editor : Anis
Sumber Berita : Lampung Utara
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.