Dinilai Syarat KKN, Rekruitmen PPK – PPS Bandar Lampung Banyak Titipan Komisioner KPU

Kamis, 19 Januari 2023 | 23:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Anis

BANDAR LAMPUNG – Masyarakat Kota Bandarlampung menilai proses rekruitmen badan ADHOC KPU setempat, PPK dan PPS sarat KKN (Korupsi, Kolusi dan Nepotisme, red).

Tudingan keras dari sejumlah kalangan ini dipicu ketidakjelasan parameter penilaian tes wawancara PPK dan PPS, yang selalu menjadi batu sandungan bagi peserta yang mendapat nilai tertinggi di tes CAT.

Sudah menjadi buah bibir di kalangan calon PPK dan PPS, pemicu hal tersebut disebabkan hampir 90 persen PPK dan PPS terpilih merupakan titipan pejabat dan komisioner KPU Bandarlampung.

“Lelah kita belajar untuk mengejar point tertinggi di CAT, dan sudah dapat nilai bagus tetap saja digagalkan di tes wawancara yang parameter penilaiannya tidak jelas, ” ujar calon PPS di Kecamatan Teluk Betung yang enggan disebutkan namanya, Kamis (19/1).

Hal senada diungkapkan Fuzi warga Kemiling. “Asli digagalinnya di tes wawancara, kawan saya nilai CATnya 100an peringkat satu, jadi cadangan, ”bebernya.

Bahkan menurut informasi yang diterima nya dari sesama calon PPS, banyak calon PPS yang ditetapkan menjadi PPS bawaan oknum Komisioner KPU, pejabat dan organisasi kemasyarakatan.

“Kalau dari proses rekrutmen PPK dan PPS sudah carut-marut begini entah jadi apa pemilu ke depannya,” tambahnya.

Terpisah, warga Sukarame yang sempat mengikuti tes PPK juga membeberkan hal yang sama. Dirinya mendapat nilai CAT besar tapi namanya mendadak hilang, dan dinyatakan gagal tes wawancara. Padahal dia merasa mampu menjawab seluruh pertanyaan dengan baik.

Baca Juga:  Antisipasi Kebocoran Data, Pemda Diminta Bentuk CSIRT

Karena itu dirinya malas ikut tes CAT PPS meski sempat mendaftar seleksi administrasi dan dinyatakan lulus.

“Nah saya ikut lagi deh kemarin seleksi berkas, tapi setelah saya pikir ngapain saya CAT nanti tetap kalah dengan yang ada “backing”, ketusnya.

Dihubungi kawan-kawan media, salah satu PPK terpilih menguraikan kewenangan untuk menjadi PPS tepilih tidak di PPK melainkan harus berkoordinasi dan sesuai perintah KPU Balam.

Bahkan dirinya mengaku untuk menetapkan Ketua PPK saja, dirinya dan kawan-kawan PPK lainnya mendapat intervensi dari oknum Komisioner KPU Bandarlampung. “Kami ditelponin untuk memilih Ketua PPK sesuai pilihan mereka, dan itu wajib, ”ujarnya.

“Dari sini saya menilai seperti nya ada yang mereka akan ‘mainkan’ di 2024 ini, nanti saya kasih tahu info-infonya ya tapi tolong identitas saya dirahasiakan karena saya jadi PPK ingin membongkar adakah permainan kotor ini,”tandasnya.

Sementara Akademisi Unila Darmawan Purba menanggapi dugaan nepotisme rekrutmen PPK dan PPS berpendapat semestinya ada transparansi dari KPU dan tidak mengedepankan kedekatan dengan calon anggota atau mengakomodir intervensi dari Organisasi tertentu dengan meloloskan calon.

“CAT sudah lolos secara logika untuk wawancara pasti dong mengikuti, tetapi kabarnya ada yang CAT di atas nilai nya setelah wawancara hilang, di sini kita tidak tahu bobot penilaian, ada yang susah ada yang mudah, standar nya seperti apa, itu harus di buka di publik, jangan karena dekat pertanyaan mudah sementara peserta laen ada pertanyaan yang susah,” katanya.

Baca Juga:  Wagub Pimpin Ziarah ke Makam Tokoh Pramuka Lampung

Sebelumnya diberitakan, Ketua KPU Balam Dedi Triyadi mengatakan total calon Anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang lolos penelitian administrasi sebanyak 1.385 orang dan yang tidak ikut CAT 224 calon PPS.

Dia menyampaikan hasil rekapitulasi sementara peserta tes CAT yang hadir dan tidak hadir.

Pada Jumat, 6 Januari 2023, jumlah PPS Bandar Lampung yang hadir pada tes CAT sebanyak 241 peserta dan tidak hadir 64 peserta.

Kemudian, pada Sabtu, 7 Januari 2023, jumlah peserta tes CAT yang hadir sebanyak 526 orang dan tidak hadir 100 orang.

Selanjutnya, pada Minggu, 8 Januari 2023, jumlah peserta tes CAT yang hadir sebanyak 394 orang dan tidak hadir 60 orang.

Dedy Triyadi menegaskan 224 calon PPS Bandar Lampung tidak ikut tes CAT dianggap mengundurkan diri.

“Mereka tidak hadir tanpa keterangan dan dianggap mengundurkan diri karena tidak ada tes CAT susulan,” kata dia. ##

Temukan berita-berita menarik Lintas Lampung di Google News
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

Berita Terkait

BEM Unila Desak Prabowo Pecat Menteri Problematik dan Copot Kapolri!
Gedung DPRD Makassar Terbakar Usai Aksi Massa, Ketua JMSI Lampung: “Dengarkan Suara Rakyat dengan Hati
Ketua TP. PKK Provinsi Lampung Ajak Masyarakat Ciptakan Lingkungan Aman dan Ramah Anak
Pemprov dan DPRD Provinsi Lampung Sepakati Raperda APBD 2026
Wagub Pimpin Ziarah ke Makam Tokoh Pramuka Lampung
PKK Provinsi Lampung Pimpin Panen di Agropark
Lampung Jadi Proyek Percontohan Nilai Ekonomi Karbon Perhutanan Sosial Pertama di Indonesia
Jalan Umbar–Putih Doh Rampung Diperbaiki, Warga Tanggamus Lega

Berita Terkait

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 16:18 WIB

BEM Unila Desak Prabowo Pecat Menteri Problematik dan Copot Kapolri!

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 14:08 WIB

Gedung DPRD Makassar Terbakar Usai Aksi Massa, Ketua JMSI Lampung: “Dengarkan Suara Rakyat dengan Hati

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 11:48 WIB

Ketua TP. PKK Provinsi Lampung Ajak Masyarakat Ciptakan Lingkungan Aman dan Ramah Anak

Jumat, 29 Agustus 2025 - 23:23 WIB

Pemprov dan DPRD Provinsi Lampung Sepakati Raperda APBD 2026

Jumat, 29 Agustus 2025 - 23:10 WIB

PKK Provinsi Lampung Pimpin Panen di Agropark

Berita Terbaru

#CovidSelesai

Pemprov dan DPRD Provinsi Lampung Sepakati Raperda APBD 2026

Jumat, 29 Agu 2025 - 23:23 WIB