Bupati Egi Gandeng Itera Susun Strategi Berbasis Ilmiah

Kamis, 9 April 2026 | 14:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan mulai memperkuat langkah mitigasi bencana banjir dengan melibatkan kalangan akademisi.

Hal ini ditandai melalui kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dan paparan pendahuluan penyusunan dokumen rencana aksi penanggulangan banjir bersama Institut Teknologi Sumatera (Itera), yang digelar secara hybrid dari Aula Rajabasa, Kantor Bupati Lampung Selatan, Kamis (9/4/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Supriyanto, jajaran kepala perangkat daerah, para camat, serta tim akademisi Itera yang mengikuti secara daring.

Dalam pemaparannya, Tim Leader Itera, Arif Rohman, mengungkapkan bahwa intensitas banjir di Lampung Selatan dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan tren peningkatan dan menjadi ancaman serius bagi keberlanjutan pembangunan daerah.

Ia menjelaskan, kondisi geografis wilayah yang relatif datar, keterhubungan sistem daerah aliran sungai (DAS) lintas wilayah, serta belum optimalnya sistem drainase menjadi faktor utama terjadinya banjir berulang di sejumlah titik.

Baca Juga:  Sekdaprov Marindo Ikuti Apel Kehormatan dan Renungan Suci rangkaian HUT ke-81

Selain itu, perubahan tata guna lahan dari kawasan terbuka seperti sawah dan perkebunan menjadi permukiman turut menurunkan daya resap tanah.

Akibatnya, limpasan air permukaan meningkat dan berpotensi menimbulkan genangan hingga banjir, terutama di wilayah hilir.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menegaskan bahwa penanganan banjir harus dilakukan secara terencana dan berbasis kajian ilmiah.

“Kita harus merancang langkah mitigasi yang jelas, baik jangka pendek, menengah maupun panjang. Karena itu persoalan banjir ini perlu melibatkan para ahli agar penanganannya tepat,” ujarnya.

Bupati Egi juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam upaya penanggulangan bencana, tidak hanya melibatkan pemerintah daerah, tetapi juga masyarakat dan akademisi.

Menurutnya, kelestarian lingkungan menjadi faktor kunci dalam mencegah terjadinya bencana di masa mendatang.

“Kalau kita menjaga alam, maka alam juga akan menjaga kita. Karena itu persoalan kerusakan lingkungan harus menjadi perhatian bersama,” tegasnya.

Baca Juga:  World Robot Conference 2026 Resmi Dibuka di Beijing

Lebih lanjut, ia menginstruksikan para camat untuk meningkatkan pengawasan terhadap kondisi lingkungan di wilayah masing-masing, termasuk potensi kerusakan akibat aktivitas seperti penambangan yang dapat memicu bencana.

Bupati Egi menegaskan, langkah pencegahan harus menjadi prioritas utama guna meminimalkan risiko bencana yang lebih besar.

“Lebih baik kita melakukan pencegahan daripada menyesal setelah bencana terjadi. Saya minta potensi kerusakan lingkungan segera dideteksi dan dilaporkan agar bisa cepat ditindaklanjuti,” katanya.

Melalui penyusunan dokumen rencana aksi tersebut, Pemkab Lampung Selatan berharap memiliki strategi penanggulangan banjir yang komprehensif, terukur, dan berkelanjutan, sehingga potensi bencana dapat diantisipasi sejak dini dan pembangunan daerah tetap berjalan optimal.


Penulis : Desty


Editor : Nara


Sumber Berita : Pemkab Lamsel

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Polres Mesuji dan Kodim 0426 TB Padamkan Kebakaran Lahan di 5 Titik Api
Kasus Penundaan Transaksi Rekening Botok; Jangan Balik Logika Hukum
OMC Dilakukan Guna Tekan Karhutla
Marindo Minta BumDes jadi Rantai Eksport
Seminar Pola Asuh Anak di Era Digital di Way Lunik
Galon Bekas untuk Akuaponik,Budidaya Lele dan Kangkung
KKN UIN Ajak Pelestarian Lingkungan Lewat Tanam Pohon Berbuah
Kebakaran, Sedikitnya 14 Bayi Tewas di Pakistan

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:03 WIB

Polres Mesuji dan Kodim 0426 TB Padamkan Kebakaran Lahan di 5 Titik Api

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:43 WIB

Kasus Penundaan Transaksi Rekening Botok; Jangan Balik Logika Hukum

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:28 WIB

OMC Dilakukan Guna Tekan Karhutla

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:23 WIB

Marindo Minta BumDes jadi Rantai Eksport

Rabu, 26 Agustus 2026 - 23:46 WIB

Seminar Pola Asuh Anak di Era Digital di Way Lunik

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Polres Mesuji dan Kodim 0426 TB Padamkan Kebakaran Lahan di 5 Titik Api

Kamis, 27 Agu 2026 - 09:03 WIB

#indonesiaswasembada

Kasus Penundaan Transaksi Rekening Botok; Jangan Balik Logika Hukum

Kamis, 27 Agu 2026 - 08:43 WIB

#indonesiaswasembada

OMC Dilakukan Guna Tekan Karhutla

Kamis, 27 Agu 2026 - 08:28 WIB

Sekdaprov Lampung Marindo Kurniawan [lmp]

#indonesiaswasembada

Marindo Minta BumDes jadi Rantai Eksport

Kamis, 27 Agu 2026 - 08:23 WIB

Pola ASuh Anak di Era Digital UIN RIL [DE]

#indonesiaswasembada

Seminar Pola Asuh Anak di Era Digital di Way Lunik

Rabu, 26 Agu 2026 - 23:46 WIB