Bulat Capreskan Airlangga, Golkar Harus Kapitalisasi Kesuksesan Kinerja Ekonomi

Selasa, 17 Januari 2023 | 18:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo

JAKARTA – Ketua DPP Partai Golkar Dave Laksono mengungkapkan partainya tetap tegak lurus pada keputusan untuk mencalonkan Ketum Golkar Airlangga Hartarto sebagai capres. Partai Golkar fokus untuk mengkapitalisasi dan mengkonversi kinerja Ketum Airlangga dalam bidang perekonomian.

“Kita harus terus mengkapitalisasi semua keberhasilan Pak Airlangga, baik selaku Menko ataupun Ketum Golkar dalam menjaga perekonomian Indonesia yang telah mendapat pengakuan dan pujian serta penghargaan dari seluruh dunia,” tegas Dave, Selasa (17/1).

Ia mengungkapkan partainya tetap tegak lurus pada keputusan untuk mencalonkan Ketum Airlangga Hartarto sebagai capres. Sudah tertutup ruang untuk membahas persoalan tersebut. “Golkar sudah menetapkan. Calon kita adalah Pak Airlangga. Tidak ada ruang untuk pembahasan lagi mengenai hal tersebut,” ujarnya.

Sebelumnya, hasil survei Panel Survei Indonesia (PSI) mengungkap simulasi calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) dengan memasangkan nama-nama tokoh nasional.

Hasilnya, pasangan Airlangga Hartarto-Ganjar Pranowo menjadi pasangan yang paling banyak dipilih dengan tingkat keterpilihan 45,6%. Kemudian di urutan kedua pasangan Prabowo Subianto-Muhaimin Iskandar dipilih sebanyak 19,1%, pasangan Anies Baswedan-Puan Maharani dipilih sebanyak 14,2%.

Menurut Dave, hasil survei positif tidak berkaitan dengan menambah atau mempengaruhi kepercayaan diri Golkar dalam upaya pencalonan Airlangga pada Pilpres 2024. Menurutnya, Golkar saat ini berfokus pada upaya mensosialisasikan partai sekaligus nama Airlangga sebagai capres Golkar.

Baca Juga:  Transnusa Resmikan Penerbangan Perdana Jakarta-Lampung dan Lampung-Kuala Lumpur

“Jadi, sekarang ini bukan masalah percaya diri, akan tetapi giat dan kinerja para kader serta fungsionaris untuk terus lebih intens mensosialisasikan Pak Airlangga dan Partai Golkar,” ungkapnya.

Keunikan

Sementara itu, Direktur Eksekutif Indonesian Presidential Studies (IPS) Nyarwi Ahmad mengatakan, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto perlu menonjolkan keunikan jika ingin berlaga di Pilpres 2024.

“Pak Airlangga atau AH itu adalah profil pemimpin politik partai yang seperti apa sih, punya uniqueness yang kayak apa, kekuatan keunggulan seperti apa, baik dibandingkan dengan ketua umum Golkar sebelumnya maupun ketua-ketua partai yang lain,” kata Nyarwi, Selasa (17/1).

Keunikan ini karena Airlangga adalah seorang Ketum Partai tiga terbesar di Indonesia, dia juga berada dalam pemerintahan sebagai Menko Perekonomian dan memiliki pengalaman, baik sebagai pengusaha maupun politisi.

Dalam kapasitasnya sebagai Ketum Golkar, Nyarwi menjelaskan, “Artinya sebagai ketua umum partai bisa memperkenalkan diri. Misalnya Ketum Partai Golkar yang itu, yang usianya tua, atau muda ya, mengalami orde baru, memiliki peran politik, dalam pemerintahan dan berbagai tantangan, regenerasi kepemimpinan dan sebagainya. Saya kira itu juga bisa menjadi modal bagi Pak Airlangga untuk lebih memasarkan dirinya secara taktis.”

Baca Juga:  Dari Rival Menjadi Sekutu: Strategi Othello Prabowo

Kemudian dengan kapasitas sebagai Menko Perekonomian, dia dekat dengan Presiden Joko Widodo serta memiliki kepentingan dalam program-program yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Golkar dikenal sebagai partai pendukung, penopang, penjaga yang ikut membantu dalam pemerintahan. Jadi, saya kira tidak sulit bagi Golkar maupun Pak Airlangga untuk bersama-sama memasarkan dirinya atau membranding dirinya juga dalam konteks atau dalam tim pemilihan politik Pak Jokowi,” jelas pria yang juga berprofesi sebagai dosen di Universitas Gajah Mada (UGM) ini.

Selanjutnya, pengalaman dia sebagai pebisnis, bisa diaplikasikan di tengah pelemahan perekonomian dunia. “Di tengah tantangan ekonomi global sekarang saya kira juga perlu menunjukkan baik ide-idenya, pemikirannya, yang menarik ke depan di tengah tantangan ekonomi politik global, internasional, itu dikaitkan dengan kepemimpinan politik nasional kayak apa, sosok model identik seperti apa, yang dibutuhkan, yang bisa menjawab itu,” jelas Nyarwi. ##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Mori Hanafi: Kapal Tua Lemah Sistem Keselamatan
Kemdiktisaintek: Pendidikan Gratis Hingga PT Masih di Hitung
Gubernur Mirza: Pelayanan Makin Mudah, Pajak untuk Masyarakat
Aktivitas GAK Menurun dari Siaga ke Waspada
BERITA FOTO: Kecelakaan di Kemiling Rajabasa
Konflik Houthi-Arab Saudi, Israel Happy
Tiongkok Juara Barongsai International Competition 2026
Indonesia Promosikan Peluang Investasi Hijau dan Digital

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 13:40 WIB

Mori Hanafi: Kapal Tua Lemah Sistem Keselamatan

Selasa, 22 September 2026 - 13:36 WIB

Kemdiktisaintek: Pendidikan Gratis Hingga PT Masih di Hitung

Selasa, 22 September 2026 - 13:28 WIB

Gubernur Mirza: Pelayanan Makin Mudah, Pajak untuk Masyarakat

Selasa, 22 September 2026 - 11:18 WIB

Aktivitas GAK Menurun dari Siaga ke Waspada

Selasa, 22 September 2026 - 11:08 WIB

BERITA FOTO: Kecelakaan di Kemiling Rajabasa

Berita Terbaru

DPR RI Diskusikan Kapal Indonesia yang banyak Tua

Berita Utama

Mori Hanafi: Kapal Tua Lemah Sistem Keselamatan

Selasa, 22 Sep 2026 - 13:40 WIB

Kemdikristek Brian

#indonesiaswasembada

Kemdiktisaintek: Pendidikan Gratis Hingga PT Masih di Hitung

Selasa, 22 Sep 2026 - 13:36 WIB

#indonesiaswasembada

Gubernur Mirza: Pelayanan Makin Mudah, Pajak untuk Masyarakat

Selasa, 22 Sep 2026 - 13:28 WIB

Penurunan Status GAK

#indonesiaswasembada

Aktivitas GAK Menurun dari Siaga ke Waspada

Selasa, 22 Sep 2026 - 11:18 WIB

#indonesiaswasembada

BERITA FOTO: Kecelakaan di Kemiling Rajabasa

Selasa, 22 Sep 2026 - 11:08 WIB