Begawi Agung di Lampung Utara, Teguhkan Komitmen Pelestarian Adat dan Budaya Lampung di Tengah Tantangan Modernisasi dan Globalisasi

Minggu, 19 Oktober 2025 | 14:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNG UTARA —– Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga, melestarikan, dan mewariskan adat serta budaya Lampung di tengah tantangan modernisasi dan globalisasi.

Ajakan itu disampaikan Gubernur Mirza saat menghadiri acara Begawi Agung di Nuwo Balai Agung Rajo Negeri, Desa Cahaya Negeri, Kecamatan Abung Barat, Lampung Utara, Sabtu (18/10/2025) malam.

Gubernur Mirza mengungkapkan apresiasi kepada seluruh penyimbang adat, khususnya kepada tuan rumah Suttan Rajo Negeri, Aneg Cahayo Negeri Buay Nunyai yang telah menyelenggarakan kegiatan adat ini dengan penuh semangat.

“Terima kasih kepada seluruh masyarakat Lampung Utara, kepada tokoh adat, panitia, dan para pemuda yang telah menjaga budaya ini dengan sepenuh hati,” ujar Mirza.

Ia meminta seluruh elemen masyarakat untuk menjunjung tinggi pepatah adat Lampung: Kalau bukan kita, siapa lagi. Kalau bukan sekarang, kapan lagi.

“Mari bersama kita jaga dan kita wariskan adat budaya Lampung sebagai bagian dari jati diri dan kebanggaan kita semua. Jangan sampai bahasa dan budaya Lampung tergerus arus modernisasi,” tegasnya.

Baca Juga:  Peringatan Hari Kartini 2026: Ibu Purnama Wulan Sari Mirza Ajak Kalangan Perempuan Maknai Perjuangan R. A Kartini

Mirza mengatakan perayaan Begawi Agung bukan sekadar seremoni adat, melainkan warisan leluhur yang sakral dan penuh makna. Pelaksanaannya pun harus melalui tahapan-tahapan sesuai hukum adat yang berlaku.

“Di dalamnya terkandung nilai pengorbanan, kebersamaan, dan komitmen untuk menjaga warisan budaya agar tetap hidup di tengah masyarakat modern saat ini,” jelasnya.

Gubernur Mirza menekankan bahwa adat dan budaya Lampung merupakan identitas serta jati diri yang mencerminkan kemajuan peradaban sejak masa lampau.

Ia mengungkapkan bahwa dari sekian banyak suku bangsa di Indonesia, hanya tujuh yang memiliki aksara sendiri, salah satunya adalah Aksara Lampung. Ini menjadi bukti nyata tingginya peradaban Lampung yang harus terus dijaga dan dilestarikan.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa adat dan budaya memiliki peran penting dalam membentuk jati diri bangsa, membangun akhlak, serta menjadi tolok ukur dalam arah pembangunan.

Baca Juga:  Pemprov Lampung Dorong RSUD BNH Menuju Green and Sport Hospital

“Hal ini sejalan dengan cita-cita para pendiri bangsa, yakni menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang berkepribadian dalam kebudayaan, berdikari dalam ekonomi, dan berdaulat dalam politik,” katanya.

Dalam rangka menjaga keberlanjutan budaya, Pemerintah Provinsi Lampung telah menggulirkan berbagai program, salah satunya Program Kamis Beradat atau Kamis Berbahasa Lampung.

Program ini mewajibkan seluruh aparatur pemerintah di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, serta pelajar dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi untuk menggunakan Bahasa Lampung setiap hari Kamis.

“Langkah ini menjadi salah satu upaya nyata dalam menjaga bahasa daerah agar tidak hilang ditelan arus globalisasi,” imbuh Gubernur Mirza.

Sebagai bentuk apresiasi, pada kesempatan tersebut Gubernur Lampung menyerahkan piagam penghargaan kepada Suttan Rajo Negeri, Aneg Cahayo Negeri Buay Nunyai Lampung Utara atas upaya dalam perlindungan, pelestarian, pemanfaatan, dan pengembangan kebudayaan di Provinsi Lampung.


Penulis : Desty


Editor : Hadi


Sumber Berita : Pemprov Lampung

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Operasi Pos SAR Tulang Bawang Berakhir, Korban Hilang di Way Rarem Ditemukan
Korpri Lampung Bantu Pemulihan Tapanuli Selatan
Bupati Ayu Lepas 224 Calhaj Way Kanan
Sekber 3 Organisasi Dewan Pers Matangkan Sarasehan dan Penguatan
Apakabar Kasus Register 44 dan 45? Berita Korupsi KONI Lampung Raib di Google Search…
Lampung Maju dari Desa, Mirza Lantik APDESI Merah Putih
Gubernur Bantu Rp 10 Juta Tunai untuk 2.446 Desa
Ekonomi Lampung Triwulan I 2026 Tumbuh, MBG jadi Stimulus, Kinerja Ekspor dan Impor Turun

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:08 WIB

Operasi Pos SAR Tulang Bawang Berakhir, Korban Hilang di Way Rarem Ditemukan

Rabu, 6 Mei 2026 - 11:19 WIB

Korpri Lampung Bantu Pemulihan Tapanuli Selatan

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:36 WIB

Bupati Ayu Lepas 224 Calhaj Way Kanan

Rabu, 6 Mei 2026 - 09:53 WIB

Sekber 3 Organisasi Dewan Pers Matangkan Sarasehan dan Penguatan

Rabu, 6 Mei 2026 - 08:46 WIB

Apakabar Kasus Register 44 dan 45? Berita Korupsi KONI Lampung Raib di Google Search…

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Korpri Lampung Bantu Pemulihan Tapanuli Selatan

Rabu, 6 Mei 2026 - 11:19 WIB

#indonesiaswasembada

Bupati Ayu Lepas 224 Calhaj Way Kanan

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:36 WIB

#indonesiaswasembada

Sekber 3 Organisasi Dewan Pers Matangkan Sarasehan dan Penguatan

Rabu, 6 Mei 2026 - 09:53 WIB