WASHINGTON-Amerika Serikat (AS) telah menginformasikan kepada beberapa negara Teluk untuk bersiap menghadapi kampanye militer yang singkat namun intensif terhadap Iran setelah pemilihan umum (pemilu) sela AS, demikian dilansir The Wall Street Journal (WSJ) pada Rabu (28/10), mengutip sumber-sumber yang mengetahui pemberitahuan AS tersebut.
Menurut laporan itu, AS dan Israel sedang mempersiapkan putaran baru operasi militer intensif terhadap Iran. Pasukan AS di Timur Tengah sedang mengisi kembali persediaan amunisi, sementara pesawat pengebom dan jet tempur sedang bersiap untuk kemungkinan melancarkan serangan.
Israel juga telah menyusun rencana dan mengidentifikasi target-target untuk kemungkinan serangan baru, lapor WSJ.Presiden AS Donald Trump belum mengambil keputusan akhir, tetapi cenderung mendukung serangan besar-besaran yang menargetkan infrastruktur dan fasilitas nuklir Iran, papar laporan itu.
Trump juga dapat mengupayakan kesepakatan dengan Iran. Pekan lalu, dia menyebutkan bahwa AS kemungkinan akan melancarkan “Epic Fury kecil” lainnya, merujuk pada kampanye pengeboman AS dan Israel pada musim semi lalu, atau Iran bisa saja menyetujui sebuah kesepakatan. Selain itu, Trump telah menyatakan bahwa dirinya tidak akan menyerang Iran sebelum pemilu sela. []
Penulis : Heri Suroyo
Editor : Nara J Afkar
Sumber Berita : Jakarta





![Ditengah setiap langkahnya kain tak jelas, Trump lempar pernyataan 'Perang Dengan Iran ' adalah perkara kecil. [XInhua]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/Trump-Ngamuk-Bakal-Serang-Iran-Besar-besaran-setelah-kapal-AS-ditembaki-Iran-di-Selat-Hormuz-225x129.jpg)





![Ditengah setiap langkahnya kain tak jelas, Trump lempar pernyataan 'Perang Dengan Iran ' adalah perkara kecil. [XInhua]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/Trump-Ngamuk-Bakal-Serang-Iran-Besar-besaran-setelah-kapal-AS-ditembaki-Iran-di-Selat-Hormuz-129x85.jpg)




