Antisipasi Kekeringan, Pj Bupati Mesuji Keluarkan Edaran Peringatan Dini Bencana

Rabu, 22 Maret 2023 | 11:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Supardi

MESUJI – Hadapi perubahan cuaca pada saat bulan suci Ramadhan 1444 H, Penjabat (Pj) Bupati Mesuji, Drs.Sulpakar.MM., mengeluarkan surat edaran menghimbau warga agar waspada terhadap potensi bencana kebakaran dan kekeringan meteorologis yang mungkin terjadi di musim kemarau ini.

Surat Edaran dengan nomor PB.00/2081/V.05/MSJ/2023 tentang peringatan dini dan langkah-langkah kesiapsiagaan menghadapi bencana kekeringan meteorologis di Kabupaten Mesuji. Hal ini berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dalam konferensi pers nya pada tanggal 7 Maret 2023 lalu.

“Untuk itu saya meminta kepada jajaran OPD, Camat dan Pemerintah Desa agar dapat mengintruksikan ke masyarakat di wilayah kerjanya yang berpotensi terdampak untuk melakukan langkah-langkah dan upaya kesiapsiagaan kekeringan meteorologis di bulan ramadhan ini,” kata Sulpakar, Rabu (22/03/23).

Baca Juga:  Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Bertemu CEO TransNusa Dato Bernard Dorong Penerbangan Lampung-Kuala Lumpur guna Tingkatkan Wisata

Dalam surat Edaran yang di tunjukan kepada Kepala OPD, Camat dan Kepala Desa se-kabupaten Mesuji ini, ada 8 poin penting di sampaikan. Pertama menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih siap dan antisipasi terhadap dampak musim kemarau.

“Ada 8 poin yang ditekankan pak bupati kepada seluruh stekholder terkait perubahan cuaca saat ini yakni dari musim penghujan ke kemarau atau kekeringan,” tambah Kepala Pelaksana BPBD Mesuji Sunardi Nyerupa.

Baca Juga:  Mas Wapres Ke Lampung Beri Motivasi “Makkow Penepik”

Sunardi menambahkan, pihaknya selalu stand by dan siap siaga melakukan pemantauan dan peninjauan lapangan/ groundcheck bersama fihak-fihak lainnya terkait mengantisipasi dan menangani terjadinya kekeringan serta potensi terjadinya kebakaran Hutan, lahan dan semak.

“Bersama dinas-dinas yang terlibat kami selalu siap siaga dan terus memantau daerah yang menjadi langganan kekeringan saat kemarau, serta menghimbau masyarakat untuk dapat lebih optimal melakukan pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS) yang berkelanjutan,” pungkas Sunardi.##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Way Kanan Raih 16 Kali Predikat Opini WTP Dari BPK RI
Konsistensi Satu Dekade, Lampung Selatan Kembali Pertahankan Opini WTP ke-10 dari BPK
Jelang Penerimaan Murid Baru, Ombudsman Lampung Minta Disdik dan Kemenag Maksimalkan Sosialisasi dan Patuhi Aturan
Hukum Harus Tegak: Aparat Melanggar, Negara Wajib Bertindak
Agus Fatoni Terima Penghargaan Digital Innovation Award 2026
DPR Marah, Tuding Kemenkeu tak Serius Tangani Bencana Sumatera
Hadapi El Nino, Lampung Perkuat Mitigasi dan Penyuluh Pertanian
HAJI 2026: Rieke Apresiasi Layanan Jamaah Lansia 

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:58 WIB

Way Kanan Raih 16 Kali Predikat Opini WTP Dari BPK RI

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:52 WIB

Konsistensi Satu Dekade, Lampung Selatan Kembali Pertahankan Opini WTP ke-10 dari BPK

Jumat, 29 Mei 2026 - 11:43 WIB

Jelang Penerimaan Murid Baru, Ombudsman Lampung Minta Disdik dan Kemenag Maksimalkan Sosialisasi dan Patuhi Aturan

Jumat, 29 Mei 2026 - 10:14 WIB

Hukum Harus Tegak: Aparat Melanggar, Negara Wajib Bertindak

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:26 WIB

Agus Fatoni Terima Penghargaan Digital Innovation Award 2026

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Way Kanan Raih 16 Kali Predikat Opini WTP Dari BPK RI

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:58 WIB

#indonesiaswasembada

Hukum Harus Tegak: Aparat Melanggar, Negara Wajib Bertindak

Jumat, 29 Mei 2026 - 10:14 WIB

#indonesiaswasembada

Agus Fatoni Terima Penghargaan Digital Innovation Award 2026

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:26 WIB