Anjing Pelacak Temukan Titik Diduga Korban Tertimbun Longsor Cianjur

Kamis, 24 November 2022 | 13:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Vini

CIANJUR – Tim K9 SAR Ditpolsatwa Polri mengerahkan 10 anjing pelacak atau K9 untuk mencari korban hilang akibat gempa dan longsor Cianjur, Jawa Barat (Jabar). Sejak kemarin (23/11), dikerahkan 27 personel gabungan dengan 10 ekor K9.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasety menyatakan, salah satu anjing pelacak menemukan satu titik yang terindikasi adanya korban tertimbun tanah longsor di Desa Cideli, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jabar.

Baca Juga:  Asian Games: Angkat Besi Pecahkan Enam Rekor Dunia

“Satwa K9 Ari dengan pawang Bripda Debi, berhasil menemukan satu titik sumber bau yang diperkirakan terdapatnya korban,” kata Dedi dalam keterangan resminya, Kamis (24/11).

Dedi menjelaskan, titik tersebut belum dapat ditindaklanjuti lantaran pada kemarin sore cuaca hujan deras terjadi. Sehingga, tidak aman untuk dilakukan pelacakan lanjutan maupun evakuasi korban.

“Hari ini tim gabungan melanjutkan proses tersebut dan akan terus berkoordinasi untuk mengevakuasi korban yang diduga ada di titik itu,” ucap Dedi.

Baca Juga:  Klarifikasi PT BTB Terkait Kebakaran Disekitar KM 132

Ditambahkan Dedi, faktor cuaca memang menentukan proses evakuasi korban. Terlebih, masih ada desa yang terisolir karena akses jalan yang terputus.

Untuk diketahui, data terkini dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), hingga kini jumlah korban hilang tercatat 40 orang. Kemudian, pengungsi telah mencapai 61.908 orang. Sementara, jumlah korban meninggal dunia sebanyak 271 orang. Selanjutnya, korban luka akibat gempa Cianjur mencapai 2.043 orang.##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

JMSI Apresiasi Seminar Kebangsaan TP Sriwijaya Lampung
Danantara Ungkap Minat Investor Tiongkok pada PLTS, tekstil, dan hilirisasi Mineral
Menkomdigi Bertemu Kapolri Laporkan Maraknya Judol
Komisi III Undang Advokat Dan Mahasiswa Bahas RUU Perampasan Aset
Tiga Hari Gempa, Warga Tempati Rumah di Xizang, Tiongkok
488 Keluarga Palestina Terdampak Operasi Militer Israel
Badan Karantina Indonesia Perkuat Fasilitasi Ekspor
Sinergi Disdik-Bunda PAUD Lampura, Wujudkan ‘STEAM’ Menyenangkan

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:59 WIB

JMSI Apresiasi Seminar Kebangsaan TP Sriwijaya Lampung

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:57 WIB

Danantara Ungkap Minat Investor Tiongkok pada PLTS, tekstil, dan hilirisasi Mineral

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:52 WIB

Menkomdigi Bertemu Kapolri Laporkan Maraknya Judol

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Komisi III Undang Advokat Dan Mahasiswa Bahas RUU Perampasan Aset

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:22 WIB

Tiga Hari Gempa, Warga Tempati Rumah di Xizang, Tiongkok

Berita Terbaru

Berita Utama

JMSI Apresiasi Seminar Kebangsaan TP Sriwijaya Lampung

Selasa, 27 Okt 2026 - 14:59 WIB

Berita Utama

Menkomdigi Bertemu Kapolri Laporkan Maraknya Judol

Selasa, 27 Okt 2026 - 14:52 WIB

Berita Utama

Komisi III Undang Advokat Dan Mahasiswa Bahas RUU Perampasan Aset

Selasa, 27 Okt 2026 - 14:49 WIB

Foto dari udara yang diabadikan menggunakan drone pada 26 Oktober 2026 ini memperlihatkan rumah-rumah prefabrikasi di lokasi relokasi warga desa yang terdampak gempa di Maru, wilayah Baqen, Kota Nagqu, Daerah Otonom Xizang, Tiongkok barat daya. (Xinhua)

Bencana

Tiga Hari Gempa, Warga Tempati Rumah di Xizang, Tiongkok

Selasa, 27 Okt 2026 - 12:22 WIB