Laporan: Anis
BANDARLAMPUNG-Meski minyak goreng yang di grebek satgas Pangan Mabes Polri sebagian kecil terdistribusi ke daerah, M Alzier Dianis Thabranie mantan Ketua KADIN Lampung mendesak Menteri Perdagangan M Lutfi untuk mencabut izin CV Sinar Laut. Demikian dikatakan Alzier melalui rilisnya malam ini kepada lintaslampung.com (23/2).

“Seperti yang sudah saya jelaskan, Sinar Laut tidak boleh berfikir untung rugi manakala bangsa dalam keadaan susah. Krisis minyak goreng ini butuh pengorbanan pengusaha. Sinar Laut-Sdr Abi ndak memiliki itu. Digrebek dulu baru dikeluarkan,”ujarnya.

Baca Juga:  Rakernas PDIP, Puan Beberkan Ini

Ditambahkan, ini pelajaran dasar bernegara yang tak dimiliki oleh pengusaha seperti Abi dan pengusaha minyak goreng lainnya. “Ini darurat, kita semua butuh pengorbanan. Saya sedih, pendiri bangsa ini mengorbankan nyawa dan harta untuk kemerdekaan loo. Satu sisi, masih berfikir untung rugi,”imbuhnya. AlzierĀ  akan menemui Mendag M Lutfi secepatnya, agar kasus seperti ini tidak terulang.

Baca Juga:  Waketum KSPSI: Kasus Brigadir J Momentum Introspeksi Polri

Seperti diberitakan media, Tim Gabungan Satgas Pangan Mabes Polri, Polda Lampung, dan Dinas Perindustrian Perdagangan (Disperindag) Lampung, inspeksi dadakan (Sidak) di gudang CV Sinar Laut, Panjang, Bandar Lampung, Selasa (22/2). Sebanyak 345.600 liter minyak goreng, ditemukan milik CV Sinar Laut.##

Berita foto ini diperbaiki, sesuai dengan permintaan nara sumber

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini